Game

Joe Rogan Sebut Video Game Hanya Buang Waktu

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 27 Juli 2020
Joe Rogan Sebut Video Game Hanya Buang Waktu

Dianggap hanya buang-buang waktu. (Foto: Unilad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PODCASTER sekaligus komentator, Joe Rogan, terang-terangan sebut video game tak berguna. Dalam acara miliknya, The Joe Rogan Experience, ia mengatakan bermain video game adalah masalah utama. Tanggapannya langsung menyita perhatian masyarakat, terutama para pemain game profesional.

Pada Jumat (24/7), Joe Rogan menghadirkan CEO sekaligus pendiri Spartan and the Death Race, Joe De Sena dalam podcastnya. Bahasan podcast itu ialah bagaimana anak kecanduan bermain game di rumah.

Baca juga:

Main Game Bisa Menyebabkan Kejang-Kejang? Ini Kata Dokter

Rogan mengatakan mereka yang bermain video game akan jadi adiktif dan menarik perhatian dalam jangka waktu tertentu.

"Video game adalah masalah yang nyata. Kamu tahu kenapa? Karena mereka sangat mengasyikkan. Kamu bermain, dan mereka sangat menarik perhatian, tetapi kamu tidak bisa kemana-mana," ujar Rogan.

Satu hal yang mungkin diketahui oleh penggemar podcast Rogan adalah ia dulu penggemar berat video game. Bahkan sering memainkannya secara obsesif.

Rogan berpendapat para pemain tidak akan mendapatkan apa-apa dari bermain video game. Gamer hanya melakukan hal sia-sia.

Ninja menanggapi ucapan Rogan. (Foto: Essentially Sports)

Rogan pun membuat sebuah perbandingan yang tidak jauh berbeda, antara petarung yang terobsesi dengan olahraga dengan para pemain game yang terobsesi dengan video game. Ia mengklaim secara finansial lebih menguntungkan berprofesi sebagai olahragawan daripada menjadi seorang gamer.

Baca juga:

Video Game Ini Bisa Turunkan Berat Badan 9 Kilogram dalam 30 Hari?

Melihat kondisi saat ini, Rogan juga menyinggung bagaimana anak zaman sekarang yang bersikeras ingin menghasilkan uang dari bermain game. Jika dilihat, tahun lalu saja sudah banyak kasus kecanduan video game pada anak kecil.

Hal ini pun ditanggapi oleh YouTuber Richard Tyler Blevins atau yang dikenal juga dengan nama samaran Ninja. Dalam video berdurasi dua menit yang diunggah melalui akun Twitternya, Ninja berusaha untuk mengklarifikasi dan membantah beberapa tanggapan Rogan.

Ninja menjelaskan Rogan tidak benar-benar memahami konteks penuh tentang apa itu komunitas game dan berapa banyak jalan berbeda yang bisa dilakukan untuk sukses dalam industri tersebut.

Ninja menunjukkan gamer dapat menemukan kesuksesan melalui streaming, membuat konten di YouTube, atau bahkan menjadi pelatih esports. "Tetap bermain game, terus mendidik dirimu sendiri, dan aku cinta kalian," kata Ninja.

Ninja pun berharap dapat berada di konten podcast Joe Rogan untuk berbicara lebih banyak seputar game. (and)

Baca juga:

Tidak Selalu Negatif, Bermain Video Game Juga Punya Dampak Positif

#Game
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Bagikan