JK Dijadwalkan Hadiri Harlah ke 89 PBNU

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Sabtu, 31 Januari 2015
JK Dijadwalkan Hadiri Harlah ke 89 PBNU

Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wapres Jusuf Kalla (kanan) di Istana Bogor (Foto: Antarafoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres) RI Jusuf Kalla dijadwalkan akan menghadiri Hari Lahir (Harlah) ormas Nahdlatul Ulama yang jatuh pada Sabtu (31/1). Perayaan harlah ke 89 akan dilakukan secara sederhana bertempat di halaman kantor PBNU, jalan Kramat Raya, Salemba, Jakarta.

"Berdasarkan kunjungan kami ke Kantor Wakil Presiden, beliau (Jusuf Kalla) yakin akan hadir. Pak JK bilang ‘Insyaallah’. Sekitar pukul 19.30 WIB beliau tiba di lokasi acara,” terang Ketua Panitia Harlah ke-89 NU, H Abdul Manan A Ghani seperti dilansir dari situs NU Online, Sabtu (31/1).

BACA JUGA: PBNU Minta KPK dan Polri Jaga Keharmonisan

Dalam harlah ke 89, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) yang juga Mustasyar PBNU dijadwalkan memberikan sambutan dan menandatangani Prasasti Universitas Nahdlatul Ulama yang merupakan simbol bagi puluhan perguruaan tinggi NU dan didirikan pada periode kepengurusan PBNU kali ini.

Sejumlah tokoh nasional juga dijadwalkan akan hadir, di antaranya Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, utusan lintas agama. Bukan hanya itu perayaan Harlah ke 89 PBNU juga akan dihadiri beberapa menteri Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla, diantaranya Menteri Sosial, Menteri Agama; Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi; serta Dirut Perum Perhutani. (bhd)

 

BERITA LAINNYA:

Gerakan Rehabilitasi Seratus Ribu Penyalahgunaan Narkoba Sukses Digelar

Politisi PDIP Sebut Ada Dubes yang Punya Rekening Gendut, Siapa Dia?

#Harlah NU #Ketua Umum PBNU #PBNU
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
PBNU mendukung penuh langkah penegakan hukum sekaligus penguatan sistem perlindungan santri secara internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Pesan Idul Adha Ketum PBNU: Spirit Kurban Berjuang Demi Masa Depan Peradaban
Idul Adha sendiri memiliki makna mendalam, memperingati ketaatan Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, sebelum Allah menggantinya dengan seekor domba.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Pesan Idul Adha Ketum PBNU: Spirit Kurban Berjuang Demi Masa Depan Peradaban
Indonesia
Muktamar ke-35 NU Digelar 1 - 5 Agustus 2026, Tempat Masih Belum Ditetapkan
Hingga saat ini, persiapan menuju Muktamar ke-35 NU masih terus dimatangkan. PBNU juga sedang memverifikasi daftar peserta yang memiliki hak suara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Muktamar ke-35 NU Digelar 1 - 5 Agustus 2026, Tempat Masih Belum Ditetapkan
Indonesia
PBNU Mulai Verifikasi Administrasi Kepengurusan Jelang Muktamar, Diketuai Muhammad Nuh
Dalam menuju Muktamar NU, panitia kecil saat ini sudah dibentuk dan sedang merampungkan berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan kegiatan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
PBNU Mulai Verifikasi Administrasi Kepengurusan Jelang Muktamar, Diketuai Muhammad Nuh
Indonesia
Strategi Cerdas Pakistan Mediasi Iran-Amerika Dapat Jempol dari PBNU
PBNU mendorong Indonesia untuk terus memposisikan diri sebagai sahabat bagi semua negara yang terlibat demi menjaga nilai-nilai kemanusiaan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 April 2026
Strategi Cerdas Pakistan Mediasi Iran-Amerika Dapat Jempol dari PBNU
Indonesia
Prabowo Ingin Buka Ruang Dialog Redakan Konflik di Timur Tengah
PBNU menilai Indonesia memiliki posisi yang cukup strategis untuk membuka ruang komunikasi di antara pihak-pihak yang terlibat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Maret 2026
 Prabowo Ingin Buka Ruang Dialog Redakan Konflik di Timur Tengah
Indonesia
Ketum PBNU Khawatir Serangan Israel-AS terhadap Iran Bisa Bangkitkan Radikalisme
“Ini bisa menciptakan alasan bangkitnya kembali radikalisme dan ekstremisme," ujar Gus Yahya
Frengky Aruan - Selasa, 03 Maret 2026
Ketum PBNU Khawatir Serangan Israel-AS terhadap Iran Bisa Bangkitkan Radikalisme
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Minta Umat Islam Jangan Ribut Masalah Perbedaan Awal Puasa
Pemerintah menekankan bahwa keberagaman dalam memulai ibadah puasa merupakan hal lumrah yang sudah sering terjadi di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Menag Nasaruddin Umar Minta Umat Islam Jangan Ribut Masalah Perbedaan Awal Puasa
Indonesia
PBNU Tetapkan Awal Ramadan Kamis 19 Februari, Sama Seperti Pemerintah
Gus Yahya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas yang bekerja di berbagai wilayah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
PBNU Tetapkan Awal Ramadan Kamis 19 Februari, Sama Seperti Pemerintah
Indonesia
Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina
PBNU nyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo membawa Indonesia bergabung dalam Board of Peace, upaya diplomasi strategis untuk membela Palestina.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina
Bagikan