TAK terbayangkan bila semua mobil di satu negara dikendalikan oleh sekelompok teroris hacker. Dampaknya jauh dari menyenangkan, pun melebihi ancaman senjata nuklir.
Kebanyakan mobil yang diproduksi setelah tahun 2005 dapat dikendalikan dari jauh. Bahkan mobil-mobil yang berumur 17 tahun disinyalir rentan pula diganggu oleh teroris hacker.
Pakar komputer Amerika, Justin Cappos dari New York University menyebutkan di laman The Sun, negara manapun yang mampu membuat serangan cyber memiliki potensi untuk menewaskan jutaan orang hanya dengan menghack mobil yang dipakai warga negara tertentu.
Hacker dapat mengendalikan sistem operasi di mobil. Mulai dari gas, rem, setir atau menjadikan pengemudi dan penumpangnya sebagai sandera. Hacker melakukan semuanya tanpa kecurigaan pemerintah sama sekali. Tak ada bukti yang dapat mengarah pada hacker.
Namun dari asosiasi produsen dan penjual mobil menjamin bahwa mobil-mobil terbaru sudah dilengkapi dengan sofware yang menihilkan pengendalian jarak jauh. (psr)