MerahPutih.com - JHL Merah Putih Kasih Foundation menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan bagi santri yatim piatu pada Ramadan 2026.
Acara tersebut berlangsung di Jeep Station Indonesia Resort (JSI Resort), kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/3).
Kegiatan ini diikuti para santri dan santriwati dari Pondok Pesantren Al-Abror dan Pondok Pesantren Al-Idrisiya yang berada di sekitar kawasan JSI Resort.
Program buka puasa bersama tersebut telah rutin dilaksanakan sejak 2014 sebagai bagian dari kegiatan sosial JHL Group selama bulan Ramadan.
Ketua Yayasan JHL Merah Putih Kasih, Marisi Panggabean, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan para santri di bulan suci.
“Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Bulan yang mengajarkan kita tentang kesabaran, keikhlasan, dan kebaikan. Karena itu kami bersyukur dapat kembali berbagi kebahagiaan bersama para santri,” ujar Marisi dalam sambutannya.
Baca juga:
JHL Group Gelar JHL Award 2026, Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing
Dalam kesempatan tersebut, Marisi juga menyampaikan pesan dari Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo.
Dalam pesannya, Jerry berharap para santri dapat mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang kelak berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Anak-anak pesantren adalah generasi penerus bangsa yang insya Allah diharapkan akan menjadi pemimpin di masa depan,” kata Marisi membacakan pesan Jerry.
Ia juga mengingatkan para santri untuk terus menuntut ilmu dan tidak pernah lelah belajar. Menurutnya, ilmu pengetahuan merupakan salah satu kunci penting untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Selain itu, para santri diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, serta menghormati orang tua, guru, dan sesama.
Mereka juga didorong untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Teruslah berusaha menjadi generasi yang membawa kebaikan bagi sesama. Setiap kebaikan yang kita lakukan akan mendapat balasan dari Allah SWT,” tutup Marisi. (*)

