Jerman Kritik Kebijakan Tarif AS, Sebut Kerugian akan Dirasakan Konsumen

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 03 Februari 2025
Jerman Kritik Kebijakan Tarif AS, Sebut Kerugian akan Dirasakan Konsumen

Donald Trump (foto: whitehouse.gov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump telah menetapkan kebijakan tarif terhadap Kanada, Meksiko, dan China. Kebijakan itu memicu kritik dan kekhawatiran di Jerman.

Presiden Trump memerintahkan penerapan tarif 25 persen untuk impor dari Meksiko dan Kanada, serta tarif 10 persen untuk barang-barang dari China, Sabtu (1/2) waktu AS. Selain itu, ia juga mengisyaratkan bahwa Uni Eropa (UE) bisa menjadi sasaran berikutnya, menyebut surplus perdagangan yang terus-menerus dari blok tersebut dengan AS.

Seperti dilansir ANTARA, Kanselir Jerman Olaf Scholz mengomentari kebijakan itu, menekankan bahwa prioritas utama haruslah menghindari memecah belah dunia dengan banyak hambatan tarif. Di saat yang sama, Scholz menegaskan kembali komitmen Jerman terhadap hubungan ekonomi dengan AS.

Sementara itu, Presiden Asosiasi Grosir, Perdagangan Luar Negeri, dan Jasa (BGA) Jerman Dirk Jandura menyebut tarif itu sebagai peringatan yang jelas bagi UE dan Ursula von der Leyen, serta menekankan bahwa baik Jerman maupun UE tidak boleh bersikap pasif.?? Menurut Jandura, langkah Trump akan menjadi beban berat bagi rakyat AS. “Pihak yang selalu dirugikan ialah konsumen akhir, yang akan merasakan kenaikan harga saat membayar,” tegasnya.??

Baca juga:

China Protes Kebijakan Tarif AS, Janji Berikan Balasan

Perusahaan-perusahaan Jerman juga tengah bersiap menghadapi dampak dari kebijakan ini, mengingat banyak dari mereka yang memasok pasar AS dari Meksiko, terutama di industri otomotif. Menurut surat kabar Jerman, Handelsblatt, Meksiko telah menjadi tujuan investasi terpenting Jerman di Amerika Latin selama bertahun-tahun, dengan total investasi melampaui USD 45 miliar sejak 2000-an.

"Tarif bukanlah cara yang tepat untuk menyelesaikan konflik kebijakan perdagangan," kata Ketua Uni Kristen Demokrat Jerman Friedrich Merz. Ia memperingatkan bahwa langkah itu berpotensi memicu reaksi keras di AS, karena kenaikan biaya impor akan mendorong naik inflasi dan membebani langsung konsumen AS.

Volkswagen Group, yang mengoperasikan salah satu pabrik kendaraan terbesarnya di Meksiko, memproduksi hampir 80 persen kendaraan mereka untuk pasar Amerika Utara di Meksiko dan Kanada. Seorang juru bicara Volkswagen menyuarakan kekhawatiran tentang potensi dampak ekonomi dari tarif tersebut, memperingatkan akan adanya dampak negatif terhadap konsumen AS dan industri otomotif global.

Menurut badan pemeringkat kredit S&P, Kanada dan Meksiko memproduksi sekitar 5,3 juta unit mobil penumpang setiap tahunnya, dengan sekitar 70 persen ditujukan ke AS.

Para importir amat mungkin akan membebankan sebagian besar, atau bahkan semua, kenaikan harga kepada konsumen. S&P mengingatkan bahwa biaya tambahan tersebut akan semakin menekan keterjangkauan harga di pasar mobil AS.(*)

Baca juga:

Balas Kebijakan Tarif Donald Trump, Kanada Kenakan Bea pada Produk AS

#Amerika Serikat #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Bagikan