Merahputih.com - Manchester City akan melakoni laga pembuka fase liga Liga Champions 2026-2027 melawan FC Porto di Estadio do Dragao, Rabu (9/9) dini hari WIB.
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, menyadari sejumlah pemainnya belum sepenuhnya berada dalam kondisi terbaik setelah menjalani Piala Dunia 2026.
Padatnya jadwal pertandingan membuat para pemain harus langsung kembali memperkuat klub setelah membela tim nasional.
Baca juga:
Porto vs Manchester City: The Citizens Punya Rekor Bagus di Laga Pembuka
Situasi tersebut, menurut Maresca, membuat kondisi fisik dan mental mereka terkuras.
Saya rasa benar jika Anda melihat para pemain memulai musim dalam kondisi lelah,
kata Maresca dikutip dari AFP.
Haaland Rasakan Dampaknya
Pernyataan Maresca sejalan dengan keluhan penyerang Manchester City, Erling Haaland. Bomber asal Norwegia itu sebelumnya mengungkapkan bahwa dirinya hampir tidak memiliki kesempatan menjalani pramusim setelah membawa Norwegia melaju hingga perempat final Piala Dunia.
Musim baru dimulai dan saya bahkan tidak menjalani pramusim. Biasanya saya punya waktu untuk pramusim, tetapi kali ini benar-benar tidak ada,
ujar Haaland.
"Sisi fisik akan kembali jika Anda bisa tetap bebas dari cedera. Tetapi Anda juga harus tajam secara mental, dan itu tidak mudah," tuturnya.
Baca juga:
Prediksi Porto vs Manchester City: Misi Baru Enzo Maresca di Liga Champions 2026/27
Pemain Butuh Jeda
Haaland menilai pemain membutuhkan waktu untuk benar-benar menjauh sejenak dari sepak bola. Namun, semakin padatnya kalender kompetisi membuat kesempatan tersebut semakin sulit didapat.
Kami perlu memiliki kembali rasa ingin bermain, tetapi kami tidak mendapatkannya karena tidak ada waktu untuk benar-benar menjauh dari sepak bola. Pertandingan terlalu banyak dan musim juga semakin panjang,
kata Haaland.
"Saya tidak mengeluh karena tetap menjadi hal positif bisa bermain sepak bola sepanjang tahun dan hidup dari pekerjaan ini. Tetapi terkadang kami juga membutuhkan jeda," ujarnya.
Baca juga:
Maresca Siapkan Waktu Istirahat
Maresca memahami kondisi yang dirasakan Haaland. Menurutnya, persoalan kelelahan juga dialami sejumlah pemain lain yang harus langsung kembali bertanding setelah memperkuat tim nasional.
Ini tidak mudah bagi mereka. Ini juga tidak mudah bagi Erling dan sebagian besar pemain yang terus bermain untuk tim nasional,
ujar Maresca.
Karena itu, waktu istirahat bisa menjadi bagian penting dari pengelolaan skuad. Maresca membuka kemungkinan memberikan pemain jeda, baik dengan mengistirahatkan mereka dalam satu pertandingan maupun memberi waktu libur sekitar sepekan.
"Memberikan mereka waktu istirahat adalah hal yang tepat. Mereka bisa saja absen satu pertandingan atau mendapat waktu satu pekan, tergantung kondisi dan momentum yang sedang kami jalani," katanya.