Jelang HUT RI, PDIP akan Umumkan 75 Calon Kepala Daerah

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 04 Agustus 2020
Jelang HUT RI, PDIP akan Umumkan 75 Calon Kepala Daerah

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (4/8).Foto: MP/Ponco

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyatakan di dalam waktu dekat pihaknya akan kembali mengumumkan 75 pasangan calon kepala daerah yang akan mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak Desember 2020.

Hasto tak bersedia menyebutkan detil nama atau daerah mana saja yang akan diumumkan. Yang jelas, publik masih menunggu nama calon kepala daerah yang akhirnya akan diusung partai itu untuk wilayah Kota Medan dan Surabaya.

Baca Juga

Petinggi Gerindra Ungkap Alasan Prabowo Usung Denny Indrayana di Pilgub Kalsel

Pada pengumuman sebelumnya, PDIP memastikan usungannya terhadap Gibran Rakabuming di Pilwalkot Solo, setelah berbulan-bulan penuh drama politik serta spekulasi. Namun, untuk pilwalkot Medan di mana Bobby Nasution muncul, dan Pilwalkot Surabaya di mana Tri Rismaharini sudah tak bisa maju lagi, PDIP belum memutuskan.

"Untuk yang selanjutnya, akan kami umumkan 75 pasangan calon sekaligus," kata Hasto, di sela-sela penyerahan berkas resmi pengurus daerah partainya ke KPU, Selasa (4/8).

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat membuka diskusi virtual di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (24-7-2020). ANTARA/HO-DPP PDIP
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat membuka diskusi virtual di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (24-7-2020). ANTARA/HO-DPP PDIP

Soal waktu pengumuman, Hasto memberikan sebuah kode. Bahwa sepertinya pengumuman akan dilaksanakan berdekatan dengan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-75 pada 17 Agustus mendatang.

"(Pengumuman ini) sekaligus membangun spirit patriotisme nasionalisme dalam rangka kemerdekaan Indonesia. Dalam waktu dekat kami akan umumkan," kata Hasto.

Menurut dia, karena politik itu memerlukan kalkulasi, semua diperhitungkan dengan matang. Maka itu calon kepala daerah tak asal diumumkan.

Pada kesempatan itu, Hasto juga mengatakan bahwa pihaknya akan melaksanakan pendaftaran secara serentak untuk calon kepala daerah yang diusung di pilkada serentak 2020. Rencananya akan dilaksanakan pada 4 September mendatang.

"PDI Perjuangan akan melakukan pendaftaran itu pada hari pertama secara serentak pada tanggal 4 September 2020 itu bertepatan dengan hari Jumat. Nanti setelah jumatan. Kami menyesuaikan waktu Indonesia timur, tengah, dan barat," kata Hasto.

Hasto juga menyatakan kepercayaan diri pihaknya atas kemampuan para calon kepala daerah yang diusung partainya di pilkada serentak 2020. Sebab semua nama dihasilkan berdasar proses yang sehat, penuh gagasan, dan berbasis komitmen membangun masa depan yang lebih baik.

Kondisi itu didukung oleh PDIP yang didukung oleh akar grassroot yang kuat di tingkat bawah, dengan strategi utama gotong royong.

Baca Juga

Gerindra Resmi Dukung Gibran, Ketua DPC PDIP Solo: Dua Partai Lainnya Menyusul

"Kami punya akar kuat di grassroot, dan kami mempersiapkan calon kepala daerah kami dengan sebaiknya. Kami punya strategi gotong royong, strategi komunikasi baik, dan sekolah calon kepala daerah," ujar Hasto.

"Maka siapapun calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan, pasti akan siap berkontestasi secara sehat dan demokratis, melawan calon independen dan parpol lain," pungkasnya. (Pon)

#PDIP #Hasto Kristiyanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Demokrasi menghadapi tantangan serius ketika kekuasaan politik dan ekonomi semakin terkonsentrasi, kepercayaan publik terhadap institusi melemah, ketimpangan membesar, serta populisme mendapatkan ruang untuk berkembang.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Bagikan