Jeffrie Geovanie Buka Kongres PSI, Ceritakan Sempat Minta Nama dan Logo Partai dari Jokowi

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 19 Juli 2025
Jeffrie Geovanie Buka Kongres PSI, Ceritakan Sempat Minta Nama dan Logo Partai dari Jokowi

Ketua Dewan Pendiri PSI, Jeffrie Geovanie membuka Kongres PSI di Graha Sabha Solo, Sabtu (19/7). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KETUA Dewan Pendiri PSI Jeffrie Geovanie menceritakan pada awal berdiri, partai sempat meminta Presiden Ketujuh RI Jokowi agar memberikan nama dan logo partai. Hal tersebut terungkap dalam sambutan Jeffrie di pembukaan Kongres Pertama PSI di Graha Sabha, Solo, Sabtu (19/7).

Salah satu cerita menarik yang ia ungkap yakni soal keinginan awal untuk meminta Presiden Jokowi memilihkan nama dan logo partai. Namun, Jeffrie menolak ide tersebut.

“Saya bilang ke mereka (pendiri partai). 'Memangnya kalian siapa? Pak Jokowi baru dilantik, kalian minta beliau pikirkan logo partai?' Akhirnya kita putuskan bikin nama dan logo sendiri. Kita buktikan dulu kita serius,” ujar Jeffrie, Sabtu (19/7).

Dia menjelaskan, setelah 10 tahun berselang, PSI tumbuh menjadi partai yang dikenal luas dengan semangat terbuka dan keterlibatan generasi muda.

Baca juga:

Kaesang Diarak Ribuan Suporter ke Lokasi Kongres PSI, Bawa Bekal Restu Jokowi



Jeffrie menyebut saat ini partai memasuki fase penting dalam konsolidasi struktural. Dalam AD/ART terbaru yang disahkan dalam kongres ini, posisi dewan pembina akan terdiri dari dua nama yang ditunjuk ketua umum terpilih.

“Saya ingatkan, Ketua Umum PSI bukanlah pemilik kekuasaan tunggal. Struktur dewan pembina yang menjadi pengimbang utama. Siapa pun yang menang, kekuasaan itu tidak bisa dimonopoli. Ini menekankan prinsip checks and balances di tubuh partai,” ucap dia.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada tiga kandidat Ketum PSI Kaesang Pangarep, Ronald Aristone Sinaga (Bro Ron), dan Agus Mulyono Herlambang agar tetap menjaga persatuan setelah pemilihan.

“Saya titip satu hal. Siapa pun yang menang, yang dua lainnya jangan ditinggalkan. PSI dibangun kolaborasi, bukan kompetisi tanpa arah,” katanya.

Jeffrie lalu menyinggung dinamika politik nasional pasca dua kali pilpres yang membelah publik. Ia mencontohkan sikap kenegarawanan Jokowi dan Prabowo sebagai teladan yang harus ditiru.

“Bayangkan, Pak Prabowo yang dua kali dikalahkan Pak Jokowi, akhirnya duduk di kabinet. Pak Jokowi, yang sempat diserang habis-habisan, justru merangkul Pak Prabowo. Ini bukan soal kalah-menang, melainkan soal kedewasaan berdemokrasi. PSI harus belajar dari keteladanan ini,” ujarnya penuh penekanan.

Jeffrie juga menyebut bahwa selama beberapa tahun terakhir, PSI mengalami fase sulit. Elektabilitas sempat stagnan di bawah 1 persen, banyak pengurus pesimistis, bahkan ia menyebut sempat merasa 'menangis dalam diam'.

“Kita pernah ada di titik nol koma. Tapi kita tidak menyerah. Hari ini kita bangkit, dan kita harus menatap ke depan. Kita buktikan PSI bukan hanya partai muda, tapi partai yang matang dalam ujian,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Prabowo, Jokowi dan Gibran Bakal Hadiri Kongres PSI, Jokowi Diagendakan Diskusi Dengan Kader

#PSI #Kongres PSI #Kaesang Pangarep
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Indonesia
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harusnya memberikan perhatian lebih besar lagi terhadap kondisi infrastruktur jalanan di Ibu Kota.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Indonesia
Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Menurut dia, virus itu berpotensi menjadi pandemi seperti COVID-19 apabila tidak ditangani dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
 Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Indonesia
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
PSI beralasan kasus yang menyeret Grace bukan urusan partai karena melibatkan pernyataan yang menjadi tanggung jawab pribadi.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Sebanyak 22 ribu anak di Jakarta Utara putus sekolah. DPRD DKI pun meminta Pemprov bisa bertindak cepat mengatasi masalah tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
349 Ribu Warga Jakarta Menganggur, PSI Kritik Sistem Pendidikan
PSI menyoroti angka pengangguran di Jakarta naik. Sistem pendidikan pun dianggap makin mengkhawatirkan.
Soffi Amira - Kamis, 02 April 2026
349 Ribu Warga Jakarta Menganggur, PSI Kritik Sistem Pendidikan
Indonesia
Ketua DPW PSI Jateng Sebut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Merusak Nilai Demokrasi dan Suara Kritis
Mendesak pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.
Dwi Astarini - Selasa, 17 Maret 2026
Ketua DPW PSI Jateng Sebut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Merusak Nilai Demokrasi dan Suara Kritis
Bagikan