Musik

Jazz Gunung Bromo 2021 Digelar dengan Protokol Kesehatan Ketat

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 24 September 2021
Jazz Gunung Bromo 2021 Digelar dengan Protokol Kesehatan Ketat

Jazz Gunung Bromo 2021 menerapkan prokes ketat serta pembatasan jumlah penonton. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUKSES dengan panggung Jazz Gunung Series Hybrid Concert Ijen Bromo 2020 dengan prokses ketat, dilengkapi dengan fasilitas antigen pertama. Tahun ini, Jazz Gunung Bromo 2021 siap diselenggarakan di luar ruangan, dengan kapasitas penonton terbatas dan tetap menerapkan prokes ketat, plus penonton yang hadir harus sudah divaksin sebelumnya.

Kolaborasi pemerintah dan kelompok masyarakat di gelaran Jazz Gunung Bromo 2021, menjadi kunci terwujudnya pergelaran seni dan budaya di tengah masa PPKM. Berdasarkan data assessment level COVID-19 di Jawa Timur, Kabupaten Probolinggo sudah turun menajdi PPKM level dua.

Baca juga:

Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, Jazz Gunung Ijen 2020 Sukses Digelar

https://www.instagram.com/p/CUG8iuZBgVC/
Konferensi pers virtual Jazz Gunung Bromo 2021. (Foto: Istimewa)

Sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk level dua, bahwa sektor pertunjukkan seni dan budaya sudah bisa dilaksanakan dengan beberapa ketentuan.

“Jazz Gunung Bromo 2021 merupakan jawaban atas bagaimana beradaptasi dengan aturan PPKM dan menjadi titik kebangkitan penyelenggaraan event seni dan budaya,” ungkap Penggagas Jazz Gunung Indonesia, Sigit Pramono dalam konferensi pers virtual yang digelar pada Kamis (23/9).

Lebih lanjut, Sigit menekankan, dengan disiplin dari semua pihak dan vaksinasi, semua akan mampu menyelamatkan ekonomi di sketor pariwisata dan ekonomi kreatif secara bersama sama.

Nantinya, semua orang yang berasa di Kawasan amfiteater pertunjukan Jazz Gunung Bromo 2021 wajib memakai masker standar SNI yang didukung oleh GPM (Gerakan Pakai Masker) dalam pelaksanaan protokol kesehatan.

Serta melakukan tes antigen oleh Gerakan Sejuta Tes Antigen untuk meyakini tidak ada yang positif terinfeksi virus Corona, dan wajib sudah divaksin.

Baca juga:

Mengenang Djaduk Ferianto di Jazz Gunung Bromo 2020

Selain itu, pihak panitia juga membatasi jumlah penonton yang hadir di Jazz Gunung Bromo 2021 dengan hanya menerima 25 persen atau 500 penonton. Adapun satu orang LO (liaison officer) akan mendampingi 25 orang untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan secara baik selama acara berlangsung.

https://www.instagram.com/p/CUG8iuZBgVC/
Para penampil di Jazz Gunung Bromo 2021. (Foto: Istimewa)

“Musisi dan semiman saat ini sangat disiplin, kami bergerak dan beradaptasi dengan prokes yang berlaku. Semoga Jazz Gunung Bromo menjadi momentum percontihan event lain untuk juga beradaptasi,” jelas Dewa Budjana.

Jazz Gunung Indonesia juga memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk pemerintah, pengisi acara, serta penonton yang disiplin terhadap prokes dan aturan PPKM.

Kolaborasi ini terbukti mampu menjawab adaptasi kita terhadap pandemi untuk tetap menyelenggarakan kegiatan seni dan budaya, serta mendorong sektor perekonomian kreatif dan pariwiasata.

Para penampil di konser Jazz Gunung Bromo yang digelar pada 25 September 2021 akan dimeriahkah oleh Ring of Fire Project feat. Fariz RM, JANAPATI (Dewa Budjana dan Tohpati), Dua Empat, Surabaya Pahlawan Jazz, dan The Jam’s (Otti Jamalus dan Yance Manusama). (Far)

Baca juga:

Kembali Digelar, Jazz Gunung Hybrid Concert 2020 Siap Cetak Sejarah

#Jazz Gunung Indonesia #Musik #Musik Indonesia #Festival Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
Tak Ingin Pulang menggambarkan perasaan seseorang yang begitu menikmati kebersamaan dengan orang terkasih hingga tak ingin momen tersebut berakhir.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
ShowBiz
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
Barsena mengangkat kisah tentang seseorang yang tengah menghadapi masa-masa sulit hingga berada di titik terendah kehidupannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
ShowBiz
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
Siapa Duluan Rindu bercerita tentang beratnya merelakan seseorang untuk pergi, sekaligus keinginan untuk tetap memberikan dukungan kepada orang tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
Fun
BAIC Ajak Bersantai di Movement Hub Selama Synchronize Festival 2026
BAIC ingin menghadirkan suasana yang nyaman dan santai sehingga pengunjung dapat menikmati pengalaman bersama merek tanpa harus terpaku pada aktivitas promosi.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
BAIC Ajak Bersantai di Movement Hub Selama Synchronize Festival 2026
ShowBiz
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
'Our' menjadi ruang bagi Min-hyun untuk merefleksikan perjalanan dirinya sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang terdekat
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
ShowBiz
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Para penerka dalam balutan topeng Munir pun ikut membentangkan poster-poster berisi pesan perjuangan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
'PRESS PLAY' dijadwalkan meluncur pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
ShowBiz
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
Sejalan dengan judulnya, Oh Semoga yang merepresentasikan sebuah ungkapan yang mencerminkan harapan seseorang terhadap sesuatu yang ingin diwujudkan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
ShowBiz
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
Rimba membawa perpaduan melodi pop, aransemen musikal yang eksploratif, serta lirik berbahasa Indonesia yang kaya makna
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Synchronize Fest kembali menghadirkan deretan penampil dari beragam genre dan generasi.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Bagikan