Jangan Tunda Hapus Pesan Email Agar Tak Sebabkan Pemanasan Global

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Sabtu, 29 Januari 2022
Jangan Tunda Hapus Pesan Email Agar Tak Sebabkan Pemanasan Global

Membairkan gmail penuh dengan pesan tidak penting sudah seakan menjadi keiasaan banyak orang. (Unsplash-Yogas Design)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEBIASAAN menimbun pesan email ternyata memiliki efek cukup besar vagi lingkungan. Dunia media sosial sempat dihebohkan salah satu video akun Tik-Tok menginformasikan tentang bahaya menimbun email.

“Menumpuk email salah satu penyebab pemanasan global, di saat kamu menumpuk pesan di email, pesan akan tersimpan di mesin di perusahaan”. Kemudian postingan tersebut pun di teruskan di twitter @AREAJULID, sehingga beroleh respon beragam.

Baca juga:

Tundapedia, Kamus Besar Si Tukang Nunda

Setelah unggahan tersebut dibagikan di Twitter, banyak netizen memberikan beragam komentar, mulai dari positif dan juga negatif.

Penggunaan email tentunya memiliki banyak manfaat untuk kehidupan sehari- hari, seperti memudahkan mengirim surat atau file, tempat menyimpan data, mempermudah komunikasi, dan masih banyak lainnya.

Namun, tak sedikit orang tidak pernah mengetahui secara pasti efeknya untuk lingkungan dari penyimpanan email. Bersumber dari Resetorg, setiap email di mailbox akan disimpan di sebuah server menyimpan email milik seluruh orang di dunia.

email
Email jadi salah satu layanan pesan digital digunakan banyak semua orang. (Unsplash-Solen Feyissa)

Server raksasa menyimpan banyak email mengkonsumsi energi dalam jumlah besar. Belum lagi penggunaannya 24 jam non stop kemudian membuat server tersebut membutuhkan berliter-liter air dan sistem pendinginan ruangan untuk mendinginkan mesin. Semakin banyak pesan dikirim, terima, dan simpan, semakin banyak server dibutuhkan, berarti lebih banyak energi dikonsumsi dan lebih banyak emisi korban.

Menurut Spesialis Carbon Footprint Mike Berners Lee (saudara dari Tim Benners- Lee penemu world wide web), setiap email spam bahkan tidak pernah dibuka, melepaskan sekitar 0,3 gram CO2. Email dengan banyak teks dan lampiran dapat bertanggung jawab hingga 50 gram.

Baca juga:

Mengapa Orang Nunda Bayar Utang Justru Lebih Galak Saat Ditagih

Emisi karbon ini berasal dari energi digunakan untuk mengoperasikan komputer, mengakses internet, dan seluruh sistem fisik serta infrastruktur di balik semuanya, termasuk penyimpanan dan transmisi informasi melalui pusat data.

Pesan spam menyumbang 54,68 persen kekalahan dari semua email di seluruh dunia pada 2019. Namun perhitungan ini dibuat Berners-Lee sepuluh tahun lalu, jadi dampak sebenarnya bisa lebih tinggi.

Melansir dari Sciencefocus, setiap email dikirim akan menggunakan listrik untuk menampilkannya dan koneksi jaringan menggunakan listrik saat email sedang ditransfer. Namun, mengirim email hanya menggunakan sekitar 1,7% energi tetapi tentu pesan dikirim tak hanya satu dan dikalikan banyak orang.

email
Menghapus pesan email jadi hal kecil namun bedampak besar bagi lingkungan. (Unsplash-Krsto Jevtic)

Email biasa membuat listrik bertanggung jawab atas 4g emisi CO2, sedangkan jika memiliki lampiran gambar, membutuhkan penyimpanan dan waktu lebih lama sehingga karbon naik menjadi rata- rata 50g. Email sampah sebagian besar dihapus secara otomatis server sebelum kamu melihatnya sehingga mereka tidak melakukan perjalanan jauh dan hanya menghasilkan masing- masing 0,3g.

Mengirim 65 email setara dengan mengemudi 1km. Dalam setahun rata- rata orang di negara maju menambahkan 136kg CO2 ke jejak karbon mereka dari email dikirim dan diterima. Secara global, penggunaan email di dunia menghasilkan CO2 sebanyak tujuh juta mobil tambahan di jalan.

Baca juga:

Bahaya Menunda Buang Air Kecil Bagi Kesehatan Tubuh

Emisi karbon merupakan jumlah total emisi gas rumah kaca berasal dari produksi, peggunaan, hingga pembuangan akhir produk atau layanan. Gas tersebut merupakan gas penangkap panas matahari seperti karbon dioksida (CO2), metana, nitrous oxide, gas fluorinated, dan lainnya. Emisi ini dapat menyebabkan perubahan iklim dan pemanasan global. Dampak pemanasan global antara lain mencairnya gletser, badai, kebakaran hutan, kekeringan, hingga gelombang panas.

Sebenarnya untuk megurangi emisi CO2, tidak hanya dengan menghapus pesan di email tidak penting saja, kita harus rutin melakukan pembersihan, menghapus folder sampah, mengelola subscrise email, mematikan notifikasi media sosial karena beberapa media sosial mengirimkan notifikasi melalui email, serta penggunaan penyedia green email.

Green email merupakan layanan menggunakan renewable energy atau energi terbarukan, contohnya ada Posteo.de, Mailbox.org, Runbox, dan Tutanota.

Dalam tweet diunggah tersebut banyak juga netizen memberikan respon positif mengenai hal ini, bahkan beberapa netizen juga membagikan cara agar lebih mudah menghapus email- email sudah sangat lama.

email
Hapus pesan email juga baik sebagai penghilang stress. (Unsplash-Brett Jordan)

Ternyata tanpa sadar kebiasaan menumpuk email tersebut memiliki dampak negatif berpengaruh terhadap bumi. Walaupun mungkin penumpukan sampah di email tidak terlihat memiliki efek sangat besar tetapi dengan mengurangi sampah tersebut diharapkan bisa sedikit mengurangi emisi karbon.

Di sisi lain jika benar-benar ingin melakukan pengurangan emisi karbon secara lebih lanjut, kamu juga harus menghemat seluruh aktivitas digital, tidak hanya sekedar menghapus email. Saat mengirim email setidaknya memerlukan energi untuk menyalakan laptop, wifi, dll.

Tentunya hal itu juga membutuhkan energi besar. Demi mencegah pemanasan global, tiap orang harus benar- benar melakukan tindakan ramah lingkungan di setiap aktivita sehari-hari. Pengehematan aktivitas digital, konsumsi bahan bakar fosil, konsumsi listrik harus dilakukan secara terintegrasi, agar mendapat hasil optimal. (Pid)

Baca Juga:

Jangan Tunda Pakai Sunscreen Walau Hanya di Rumah

#Januari +62 Bicara Yang Tertunda #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
iPhone Duo Kini Dukung Apple Pencil di iOS 27.2, Begini Cara Menggunakannya
iPhone Duo kini mendukung Apple Pencil di iOS 27.2. Berikut fitur hingga cara menggunakannya di iPhone lipat pertama Apple.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
iPhone Duo Kini Dukung Apple Pencil di iOS 27.2, Begini Cara Menggunakannya
Tekno
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max Resmi Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max resmi meluncur. Namun, kedua HP ini hadir dengan baterai lebih kecil di pasar global.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max Resmi Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
Tekno
Video Unboxing iPhone Duo Mulai Beredar, Lipatan Layar Ternyata Masih Terasa saat Disentuh?
Seperti apa layar HP lipat pertama Apple saat digunakan? Video awal iPhone Duo ini memperlihatkan lipatan yang samar dan area engsel yang lunak.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Video Unboxing iPhone Duo Mulai Beredar, Lipatan Layar Ternyata Masih Terasa saat Disentuh?
Tekno
Apple Perluas Layanan Self Service Repair, Komponen iPhone 18 Pro Kini Sudah Tersedia
Apple kini menjual komponen resmi iPhone 18 Pro. Pemilik pun bisa memperbaiki sendiri HP tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Apple Perluas Layanan Self Service Repair, Komponen iPhone 18 Pro Kini Sudah Tersedia
Tekno
Bocoran Spesifikasi OPPO Reno 17 Pro, Bawa Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
OPPO Reno 17 Pro dikabarkan membawa kamera 200MP dan baterai 7.000mAh. Spesifikasi lengkapnya pun kini mulai terungkap.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Bocoran Spesifikasi OPPO Reno 17 Pro, Bawa Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
Tekno
POCO X8s Diam-diam Sudah Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
POCO X8s kini sudah resmi meluncur di Vietnam. HP ini membawa chipset Snapdragon 7 Gen 4.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
POCO X8s Diam-diam Sudah Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
Tekno
iPhone 18 Dirumorkan Bawa Kamera Belakang Lebih Besar, ini Bocoran Desainnya
iPhone 18 standar diperkirakan membawa desain kamera belakang lebih lebar. HP ini kemungkinan meluncur 2027?
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
iPhone 18 Dirumorkan Bawa Kamera Belakang Lebih Besar, ini Bocoran Desainnya
Tekno
Redmi K100 Siap Meluncur dengan Baterai Jumbo 10.000 mAh, Debut 27 Oktober 2026?
Redmi K100 bakal meluncur dengan baterai 10.000mAh. HP ini kabarnya bakal debut 27 Oktober 2026.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Redmi K100 Siap Meluncur dengan Baterai Jumbo 10.000 mAh, Debut 27 Oktober 2026?
Olahraga
POCO X8s Tiba-tiba Muncul di NBTC Thailand, ini Bocoran Spesifikasinya
POCO X8s segera meluncur usai mengantongi sertifikasi NBTC Thailand. HP ini membawa Snapdragon 7 Gen 4.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
POCO X8s Tiba-tiba Muncul di NBTC Thailand, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Biaya Perbaikan iPhone Duo Tembus Rp 28 Juta, Hampir Setengah Harga HP Baru!
Biaya perbaikan iPhone Duo bisa menembus Rp 28 juta. Harga resmi ini baru saja dirilis di India.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Biaya Perbaikan iPhone Duo Tembus Rp 28 Juta, Hampir Setengah Harga HP Baru!
Bagikan