Jangan Terlalu Percaya Diri, Bahaya

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 02 November 2021
Jangan Terlalu Percaya Diri, Bahaya

Percaya diri boleh tapi jangan berlebihan. (Foto: Unsplash/Matthew Hamilton)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PUNYA rasa percaya diri memang dibutuhkan, tapi ingat jangan berlebihan karena bisa menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan pribadi, sosial, dan karier. Manfaat percaya diri bisa diperoleh jika dilakukan dengan kadar yang pas, tidak kurang atau pun lebih.

Ada banyak faktor yang bisa membuat seseorang bersikap over confidence, mulai dari pola asuh, budaya, lingkungan sekitar, hingga trauma masa lalu. Mengutip laman Alodokter, berikut beberapa alasan mengapa kamu tidak boleh menjadi orang yang terlalu percaya diri.

Baca juga:

Seberapa Penting Rasa Percaya Diri Itu?

1. Melewatkan peluang

Jangan Terlalu Percaya Diri, Bahaya
Banyak peluang yang mereka lewatkan. (Foto: Unsplash/Cytonn Photography)

Tidak hanya karena kurang percaya diri, terlalu percaya diri juga bisa membuat seseorang melewatkan banyak peluang, lho. Orang yang terlalu percaya diri sering meremehkan atau menolak suatu hal karena menganggap terlalu mudah dan tidak sebanding dengan kemampuannya. Mereka menganggap dirinya tidak pantas mendapatkan kesempatan itu karena 'mudah'.

2. Menghambat pekerjaan

Jangan Terlalu Percaya Diri, Bahaya
Merasa segala pekerjaan bisa ia selesaikan. (Foto: Unsplash/Annie Spratt)

Karena saking percaya dirinya, orang yang over confidence kerap kali mengambil banyak pekerjaan dalam satu waktu karena menganggap itu mudah dilakukan dan bisa selesai dalam waktu yang cepat. Namun kadang kala, keyakinan tersebut tidak disertai dengan kemampuan yang mumpuni. Akibatnya, pekerjaan tidak terselesaikan dengan baik dan tidak tepat waktu.

3. Kurang tepat dalam mengambil keputusan

Jangan Terlalu Percaya Diri, Bahaya
Orang dengan percaya diri yang berlebihan biasanya abai dalam mengambil keputusan. (Foto: Unsplash/Florian Schmetz)

Dalam mengambil sebuah keputusan, tentu kamu harus mempertimbangkan berbagai aspek terlebih dahulu, termasuk baik dan buruknya. Namun, orang dengan percaya diri yang berlebihan biasanya abai dengan hal ini. Alhasil, mereka bisa salah salah dalam membuat keputusan. Kesalahan dalam memutuskan suatu hal tidak hanya akan berdampak pada diri sendiri, lho, namun juga bisa merugikan orang lain.

Baca juga:

Apakah Salah Jadi Orang Terlalu Percaya Diri?

4. Merusak hubungan dengan orang lain

Jangan Terlalu Percaya Diri, Bahaya
Bisa merusak hubungan dengan orang lain. (Foto: Unsplash/Priscilla Du Preez)

Sadar tidak, sih, jika orang yang over confidence cenderung bertindak dominan? Mereka juga merasa telah bersikap baik dan benar ketika menghadapi suatu hal, padahal kenyataannya mereka sering meremehkan pekerjaan bahkan tanpa sadar sampai merendahkan orang lain.

Sikap ini akan membuat dirinya dianggap sombong, narsis, dan arogan. Bahkan, bisa membuat orang lain terganggu dengan kehadirannya. Jika ini terus terjadi, bukan tidak mungkin dirinya akan kehilangan orang-orang di sekelilingnya satu per satu.

5. Sulit mengembangkan hidup

Jangan Terlalu Percaya Diri, Bahaya
Sulit menerima kritikan orang lain. (Foto: Unsplash/Ramiro Pianarosa)

Orang yang over confidence biasanya sulit menerima kritikan. Karena terlalu percaya dengan diri sendiri, mereka pun biasanya tidak tahu bagaimana caranya untuk mengintrospeksi diri. Sikap seperti ini bisa membuat seseorang stuck di situ saja dan tidak berkembang dalam hidup.

Melihat banyaknya dampak buruk dari terlalu percaya diri, sebaiknya kamu lebih berhati-hati dengan sikap ini, ya. Jika kamu yakin terhadap suatu hal namun tetap mempertimbangkan aspek lain dan perasaan orang lain, besar kemungkinan kadar percaya dirimu sudah tepat. (and)

Baca juga:

Moobs Bikin Enggak Percaya Diri? Pilihan Pakaian ini Bisa Membantu

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Fun
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Gigi berlubang hingga mencapai saraf belum tentu harus dicabut. drg. Yulita Bong, menjelaskan pilihan perawatan dan kondisi yang menentukan pencabutan gigi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Bagikan