Jangan Panik! Tarif Trump Justru Buka Pintu Emas Pariwisata Lokal Jadi Tulang Punggung Negeri

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 07 April 2025
Jangan Panik! Tarif Trump Justru Buka Pintu Emas Pariwisata Lokal Jadi Tulang Punggung Negeri

Presiden AS Donald Trump (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kebijakan tarif proteksionis Presiden AS Donald Trump mulai berdampak pada berbagai sektor, termasuk pariwisata Indonesia.

Namun, Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, melihat ini sebagai peluang emas untuk memperkuat pariwisata domestik sebagai penggerak utama ekonomi nasional.

Menurut Novita, melemahnya nilai tukar Rupiah akibat gejolak ekonomi global dan tarif internasional secara langsung memengaruhi masyarakat, terutama yang gemar bepergian ke luar negeri.

Baca juga:

Hadapi Kebijakan Trump, Prabowo Bahas Langkah Respons AS bareng Negeri Jiran

"Mahalnya biaya perjalanan ke luar negeri menjadi momentum krusial untuk mengalihkan fokus wisatawan ke destinasi dalam negeri," tegas Novita dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (7/4).

Data Mastercard Economics Institute (2023) mencatat bahwa rata-rata pengeluaran wisatawan Indonesia untuk satu perjalanan ke luar negeri pada tahun 2022 adalah USD 1.200. Dengan tren pelemahan Rupiah yang berkelanjutan, angka ini berpotensi meningkat signifikan.

"Ini adalah sinyal kuat bahwa pariwisata domestik harus diprioritaskan, bukan hanya sebagai alternatif, melainkan pilihan utama," ujar politisi PDI-Perjuangan ini.

Legislator asal Trenggalek tersebut menekankan bahwa krisis bukanlah alasan untuk berdiam diri. Sebaliknya, sejarah membuktikan bahwa krisis seringkali memicu inovasi.

"Pemerintah harus memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat kebijakan fiskal, memberikan insentif bagi pengembangan destinasi lokal, serta menjaga kepercayaan investor di sektor pariwisata," lanjutnya.

Novita juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar kementerian terkait, pelaku industri, dan pemerintah daerah dalam menyediakan akses transportasi yang terjangkau, promosi wisata yang gencar, serta menciptakan pengalaman wisata domestik yang berkualitas dan berdaya saing.

Baca juga:

Industri Padat Karya Paling Terpukul Kebijakan Trump, Potensi PHK Massal Ancam Indonesia

"Pengalihan wisatawan domestik ke destinasi lokal akan memberikan dampak besar pada perputaran ekonomi daerah. Ini bukan hanya tentang pariwisata, tetapi juga tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat," kata satu-satunya legislator perempuan dari Dapil 7 Jawa Timur itu.

Dalam konteks visi ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang mengedepankan kemandirian nasional, Novita berpendapat bahwa pariwisata tidak lagi bisa dianggap sebagai sektor pelengkap.
"Pariwisata adalah motor penggerak baru ekonomi Indonesia. Sektor ini harus tangguh, kompetitif, dan inklusif. Kebijakan Trump bisa menjadi katalis perubahan arah, asalkan kita mampu membaca peluang di tengah tantangan," pungkasnya.

#Donald Trump #Trump Effect #Pariwisata #Pariwisata Indonesia #Ekonomi
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyatakan keprihatinan mendalam mengenai potensi dampak terhadap stabilitas regional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Presiden AS, Donald Trump, dikabarkan akan menangkap Presiden RI, Prabowo Subianto, jika melakukan kerusakan alam hingga terjadi bencana.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Dunia
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Denmark memperingatkan obsesi Presiden Donald Trump mencaplok Greenland akan menjadi lonceng kematian bagi aliansi militer Atlantik Utara atau NATO.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Dunia
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Presiden AS Donald Trump menegaskan Denmark tidak dapat diandalkan untuk melindungi Greenland dari potensi ancaman Rusia maupun China.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Indonesia
Penurunan Daya Beli Warga Akibat Pekerja Sektor Formal Minim
Untuk mengatasi tekanan terhadap daya beli dan konsumsi masyarakat tersebut, pemerintah perlu merevisi kebijakan perpajakan yang amat berpengaruh terhadap masyarakat kelas menengah
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Penurunan Daya Beli Warga Akibat Pekerja Sektor Formal Minim
Indonesia
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Iran menekankan bahwa intervensi Amerika Serikat itu secara khusus melanggar prinsip kedaulatan nasional, nonintervensi dalam urusan internal negara, dan larangan ancaman atau penggunaan kekerasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Indonesia
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Trump meminta Indonesia memberikan akses pada sumber daya alam, mineral serta meminta Indonesia membeli minyak dari Amerika.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Dunia
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan baru berupa tarif sebesar 25 persen terhadap semua negara yang masih menjalin perdagangan dengan Iran.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Kekacauan di Iran sendiri dipicu oleh ambruknya nilai tukar Rial yang menyebabkan inflasi hebat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Bagikan