Jalur Alternatif Jawa Timur-Jawa Tengah Terhambat

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 03 Maret 2017
 Jalur Alternatif Jawa Timur-Jawa Tengah Terhambat

Tebing Longsor di Jawa Timur (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Tebing setinggi 15 meter di Jalan Raya Sarangan-Cemoro Sewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan longsor hingga mengganggu lalu lintas di jalur alternatif penghubung Provinsi Jawa Timur dengan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Fery Yoga Saputra, Jumat, mengatakan pihaknya bersama petugas terkait berupaya mempercepat pembersihan material tanah longsor yang menutupi setengah badan jalan dengan mendatangkan alat berat ke lokasi.

"Proses evakuasi material longsoran dilakukan dengan bantuan alat berat agar lalu lintas bisa berjalan normal kembali," ujar Fery kepada wartawan.

Menurut dia, akibat longsor tersebut jalur yang menghubungkan Kabupaten Magetan (Jatim) dengan Kabupaten Karanganyar (Jateng) tersebut sempat terganggu.

Pihaknya meminta bantuan petugas Satuan Lalu Lintas dari Polres Magetan untuk mengatur lalu lintas yang macet. Akibat tertutup longsor sebagian, polisi terpaksa memberlakukan sistem buka dan tutup jalan untuk mengurai kemacetan.

Tebing Longsor di Jateng
Tebing Longsor di Jawa Tengah (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Menjelang Jumat malam, jalur alteratif penghubung Jatim-Jateng tersebut sudah dapat dilalui normal. Meski telah normal, pihak BPBD mengimbau para pengguna jalan untuk waspada saat melintasi jalur tersebut karena dinilai rawan longsor saat musim hujan berlangsung.

Sebelumnya, pada pekan lalu BPBD setempat mencatat, terjadi bencana tanah longsor di tiga titik lokasi berbeda di lereng Lawu, yakni di Desa Joketro, kecamatan Parang, longsor menimpa rumah dan pemilik rumahnya hingga mengalami luka patah tulang tangan. Kemudian di Desa Cileng, Kecamatan Poncol, terjadi tebing longsor yang menutup akses jalan antardesa. Longsor yang ketiga terjadi di Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, yang juga menutup akses jalan desa.

Untuk itu, BPBD meminta warga yang tinggal di daerah lereng Gunung Lawu yang sangat rawan longsor agar waspada jika hujan deras mengguyur kawasan setempat. Diprediksi bencana longsor masih dapat terjadi lagi seiring tingginya curah hujan pada beberapa hari terakhir.

BPBD setempat memetakan wilayah rawan longsor di Magetan terdapat di lima kecamatan di lereng Gunung Lawu. Yakni Kecamatan Plaosan, Poncol, Parang, Panekan, dan Sidorejo.

Sumber: ANTARA

#Kabupaten Magetan #Jawa Timur #Jawa Tengah #Longsor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Indonesia
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Bea Cukai Surakarta mengamankan 12.866.052 batang rokok ilegal dan 164.400 ml MMEA. Potensi kerugian negara mencapai Rp12,53 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Indonesia
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Produksi jagung Jateng mencapai 3,7 juta ton pipilan kering dengan kadar air 28 persen, atau sekitar 17,02 persen dari produksi nasional.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Berita
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Abu Bakar Ba’asyir diduga kelelahan setelah melakukan perjalanan untuk menghadiri pemakaman di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
BMKG memprediksi musim hujan Jawa Tengah 2026-2027 dimulai November. El Nino kuat dan IOD positif diperkirakan membuat musim hujan mundur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Sebanyak 75,4 juta liter air bersih telah disalurkan ke 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah akibat kekeringan. Distribusi menjangkau 2,34 juta jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Indonesia
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Wapres Gibran meminta maaf atas dugaan keracunan MBG di Batang. Sebanyak 700 siswa terdampak dan 34 masih dirawat, investigasi berlangsung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Bagikan