Jalan Tol Semarang-Demak Masuk Proyek Giant Sea Wall Dicanangkan Presiden Prabowo
Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 ruas Sayung-Demak. ANTARA/HO-Kementerian PUPR
MerahPutih.com - Presiden Prabowo berencana membangun tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall di pantai utara Pulau Jawa sepanjang 700 kilometer dari Banten sampai dengan Jawa Timur. Proyek Giant Sea Wall Pantai Utara Jawa masuk dalam daftar indikasi Proyek Strategis Nasional 2025-2029.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan Proyek Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1B yang terintegrasi tanggul laut nantinya menjadi bagian dari Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall.
"Bagian dari Giant Sea Wall," ujar Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Wilan Oktavian dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Saat ini, progres pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak masih berlangsung, terutama pembangunan tol Semarang-Demak Seksi I Kaligawe – Sayung di mana untuk untuk yang seksi IA progres konstruksinya mencapai 47,81 persen, kemudian untuk Seksi 1B yang terintegrasi tanggul laut mencapai 29,78 persen, untuk Seksi 1C yang dilengkapi kolam retensi mencapai 20,92 persen.
Baca juga:
Jabodetabek Banjir, Jokowi Sebut Pembangunan Tanggul Laut Raksasa Harus segera Dirampungkan
Pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi I tersebut tetap ditargetkan untuk selesai secara keseluruhan pada kuartal II tahun 2027.
"Jadi target selesainya masih tetap seperti yang pernah kita laporkan di kuartal II tahun 2027," kata Wilan.
Sedangkan untuk Jalan Tol Seksi II Sayung – Demak sepanjang 16,01 km telah beroperasi.
Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Proyek merupakan salah satu PSN yang tercantum Permenko No. 12 Tahun 2024 yang masih berlaku hingga saat ini.
Selain pemenuhan serta meningkatkan konektivitas, pembangunan jalan tol Semarang-Demak bertujuan untuk mengurai kemacetan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menjadi solusi atas banjir rob di wilayah pesisir.
Tol Semarang - Demak memiliki total panjang 26,95 km yang dibangun dalam 2 seksi yakni Seksi 1 Kaligawe - Sayung sepanjang 10,64 km yang berada di atas laut dan Seksi 2 ruas Sayung - Demak sepanjang 16,31 km yang berada di daratan dan telah beroperasi sejak 25 Februari 2023.
Untuk Seksi 1 Kaligawe - Sayung menjadi porsi pemerintah yang terbagi menjadi 3 paket yakni paket 1 A dengan Penyedia Jasa Hutama Karya (HK) dan Beijing Urban Construction Group (BUCG).
Paket 1B adalah Pembangunan Perumahan (PP), Wijaya Karya (WIKA) dan China Road and Bridge Corporation (CRBC) serta Paket 1C adalah Adhi Karya dan Sinohydro.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Presiden Prabowo Sebut Indonesia kini Mitra Setara Investor Global lewat Danantara
Pidato Presiden Prabowo di WEF 2026: Indonesia Tegas Pilih Perdamaian daripada Kekacauan
Di Davos, Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia sebagai Titik Terang Ekonomi Global
Presiden Prabowo Teken BoP Charter di Davos, Sebut sebagai Peluang Nyata Perdamaian Gaza
Diaspora Indonesia Titip Harapan ke Presiden Prabowo di World Economic Forum, Bawa Pemuda RI Mendunia
Tiba di Swiss untuk Hadiri World Economic Forum, Presiden Prabowo Disambut Diaspora Indonesia
Presiden Prabowo Paparkan Konsep 'Prabowonomics' di Davos Swiss Hari ini, Buka Strategi Capai Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8 Persen
Dasco Tegaskan Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI bukan Usul Prabowo
Presiden Prabowo Janjikan Indonesia Dapat Keuntungan Ekonomi setelah Pertemuan dengan PM Inggris di London
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel