Jakarta Tunggu Arahan dari Pusat soal Modifikasi Cuaca
Ilustrasi awan tebal. (Foto: Unsplash/ Marc Wieland)
MerahPutih.com - Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohamad Yohan mengaku masih menunggu arahan dan rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait peluang untuk kembali melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC).
Pemprov DKI sebelumnya melaksanakan modifikasi cuaca selama beberapa hari sejak tanggal 14 hingga 21 Februari lalu. Operasi modifikasi cuaca (OMC) juga dilakukan pada tanggal 1 hingga 6 Februari.
"Kami masih menunggu arahan selanjutnya ya, karena OMC itu kan butuh koordinasi lebih lanjut dan ini bermula dari rekomendasi dari BMKG," kata Yohan di Jakarta, Selasa (4/3).
Disamping itu, Yohan mengungkapkan, bahwa Jakarta masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas deras sampai dua hari ke depan, berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Baca juga:
Wilayah Jakarta Masih Berpotensi Diguyur Hujan Deras 2 Hari ke Depan
"Perkiraan BMKG itu masih 2 hari ke depan juga masih cukup deras ya curah hujannya. Jadi karena ini juga yang masif itu terjadi di wilayah Jawa Barat ya, artinya dari hulu sungai Ciliwung," kata Yohan di Jakarta, Selasa (4/3).
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan pada Selasa (4/3) siang ada 105 RT kebanjiran akibat hujan yang melanda wilayah Bogor pada Minggu, 2 Maret dan hujan deras di Jakarta pada Senin, 3 Maret.
Kondisi terparah di Kelurahan Gedong, Jakarta Timur dengan ketinggian air pada siang ini mencapai 5 meter.
Curah hujan ekstrem juga mengakibatkan beberapa sungai meluap, seperti Sungai Ciliwung, Kali Pesanggrahan, Kali Krukut, hingga Kali Grogol. Titik banjir paling parah berada di permukiman dekat bantaran kali yang meluap.
Bencana banjir ini juga mengakibatkan ribuan warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
BPBD DKI Imbau Warga Pesisir Jakarta Waspada Banjir Rob hingga 3 Februari 2026
Pemprov DKI Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca di Hari Ke-12, Lakukan 4 Sorti
DPRD DKI Sebut Banjir Jakarta akibat Tata Ruang Kota yang Rusak
Gubernur Pramono Gencar Gelar Modifikasi Cuaca Atasi Banjir, DPRD DKI: Buang-Buang Duit
Jalan Rusak di Jakarta Belum Bisa Diperbaiki, Gubernur: Masalahnya Bukan Biaya
Gubernur Pramono Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga Awal Februari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Alasan Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca di Daerah Penyangga: Cegah Banjir Kiriman ke Jakarta
Karhutla di Aceh Barat Berpotensi Terus Meluas, BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Sepekan Ke Depan
Pemprov DKI Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026