Jakarta Terus Dilanda Banjir, Dewan PSI Minta Pemprov DKI Benahi Tata Guna Lahan

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 10 Juli 2025
Jakarta Terus Dilanda Banjir, Dewan PSI Minta Pemprov DKI Benahi Tata Guna Lahan

Petugas BPBD DKI Jakarta saat mengevakuasi warga terdampak banjir di Jakarta, Minggu (6/7/2025). ANTARA/HO-BPBD DKI Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Bun Joi Phiau, mendesak Pemerintah Pemprov untuk mengevaluasi tata guna lahan dan ruang yang juga mengakibatkan banjir parah di ibu kota.

Pasalnya, kata dia, pemakaian lahan yang tidak sesuai dengan rencana peruntukkannya membuat Jakarta kehilangan banyak lahan hijau.

"Seharusnya, ruang-ruang hijau itu tetap dipertahankan sebagai wilayah serapan air untuk mencegah terjadinya banjir," kata Bun di Jakarta, Kamis (10/7).

Idealnya, Jakarta memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebanyak 30 persen dari keseluruhan wilayahnya. Namun, sampai dengan 2023 lalu hanya 5,2 persen yang baru tercapai oleh Pemprov DKI. Ke depannya, Jakarta harus punya ruang terbuka hijau yang cukup.

Baca juga:

Gubernur Pramono Sodorkan Bantuan ke Banten dan Kota Bekasi, Pinjamkan Pompa untuk Atasi Banjir

"Selama ini, baru ada sekitar 5 persen dari 30 persen RTH yang harusnya dibangun di seantero ibukota. Selain menyangkut isu beautifikasi dan menciptakan ruang-ruang terbuka untuk publik, kondisi tersebut mengurangi kemampuan kota ini dalam menyerap air ketika hujan deras di sekitarnya terjadi," lanjut Bun.

Ia juga menyorot gedung-gedung yang dibangun bukan di tempat-tempat yang seharusnya, seperti bantaran kali di berbagai tempat. Hal itu mengurangi daya serap wilayah-wilayah di sekitar sungai dan bisa mengganggu lajunya air, sehingga menciptakan genangan-genangan yang akhirnya mengakibatkan banjir, khususnya di pemukiman-pemukiman warga.

"Pada gilirannya, itu bisa mengakibatkan banjir dan memperparahnya ketika terjadi hujan di Jakarta, beserta wilayah-wilayah sekitarnya," ujarnya.

Ucap dia, DPRD DKI ingin mendukung upaya Pemerintah DKI dalam mengatasi permasalahan banjir.

Baca juga:

Kongres PSI Digelar 19-20 Juli, Prabowo dan Jokowi Bakal Hadir

"Setelah banjir yang tidak henti-hentinya ini, sepertinya Pemprov DKI harus mengatasinya secara serius dan tuntas supaya warga Jakarta tidak perlu mengalaminya lagi setelah ini," tuturnnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum menjelaskan, bahwa Jakarta hanya memiliki daya tampung yang cukup untuk hujan berdurasi 4 jam.

"Kapasitas tampungan kita ini kalau hujannya 4 jam cukup. Tapi yang terjadi kemarin hujannya itu 7 jam serentak di 5 wilayah," ungkapnya dalam Rapat Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) di Komisi D DPRD DKI Jakarta, Selasa (8/7).

Ika juga menyatakan, bahwa pihaknya harus mengevaluasi perubahan serta penggunaan tata guna lahan dan ruang di Jakarta dalam rangka mengatasi permasalahan banjir.

"Problemnya (yang) memang harus kita evaluasi adalah perubahan tata guna lahan dan perubahan tata ruang," ujarnya. (Asp)

#Banjir #Banjir Jakarta #Pemprov DKI #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Berita Foto
Pemprov DKI Masih Kaji Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta
Bus Transjakarta memasuki Halte TB Simatupang kawasan Cilantak, Jakart Selatan, Selasa (28/7/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 28 Juli 2026
Pemprov DKI Masih Kaji Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Buru-Buru Revitalisasi 11 Gedung Rusak Parah Buntut Atap Sekolah Ambruk di Kebayoran
Pemerintah menetapkan besaran alokasi dana khusus guna memastikan proses renovasi total berjalan sesuai standar keamanan gedung
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Pemprov DKI Jakarta Buru-Buru Revitalisasi 11 Gedung Rusak Parah Buntut Atap Sekolah Ambruk di Kebayoran
Indonesia
Kaesang si Bungsu Jokowi Incar Kursi DPR 2019, Maju Lewat Dapil V Jateng
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep resmi maju Pileg DPR RI 2029 dari Dapil V Jateng. Fokus utama Kaesang adalah menggarap suara dari Kota Solo, basis keluarga Jokowi.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kaesang si Bungsu Jokowi Incar Kursi DPR 2019, Maju Lewat Dapil V Jateng
Indonesia
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI
Ada dugaan pemakaian pelat nomor palsu oleh kendaraan Alphard yang berada di tengah-tengah insiden ini.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI
Bagikan