Jakarta Kirim 1000 Paket Perlengkapan Keluarga ke Korban Banjir Sumatera
Ratusan warga masyarakat korban banjir bandang dan tanah longsor Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, ditampung di sebuah lokasi di wilayah Kecamatan Batang Toru. Suasana ini direkam, Jumat (28/11/2025) ANTARA-HO/Dok.BPBD Ts
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara (Sumut).
Bantuan yang disalurkan seperti 1.000 paket makanan siap saji, selimut, serta perlengkapan keluarga dan anak.
Pemprov DKI Jakarta berharap dukungan ini dapat membantu pemulihan awal serta memperkuat solidaritas lintas daerah,
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan, respon cepat menjadi prioritas utama dalam menghadapi situasi darurat tersebut.
Baca juga:
Banjir Bandang Sumatera Bawa Batang Pohon, Menhut Akui Ada Kesalahan Kelola Lingkungan
"Kami bertindak cepat dan langsung merespons bencana yang terjadi di Sumatera. Saya minta agar bantuan bisa terkumpul paling lambat hari ini, Sabtu (29/11), agar dapat segera dikirimkan," ucap Rano di Jakarta, Sabtu (29/11)
Koordinasi intensif terus dilakukan agar bantuan yang dihimpun benar - benar sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan.
"Kami memastikan barang - barang yang dikirim adalah yang paling dibutuhkan, berdasarkan laporan langsung dari tim penanggulangan bencana yang sudah bersiaga di lokasi," urainya.
Bantuan dari BUMD DKI Jakarta juga mengalir dari berbagai sektor, sebagai bentuk gotong royong dan solidaritas antar warga. Bantuan dari BUMD yang diberikan berupa sembako, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, bahkan tandon air bersih dan kebutuhan pokok lainnya.
BUMD yang berpartisipasi yaitu PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Pembangunan Jaya Ancol, PAM Jaya, PT Jakarta Tourisindo, Dharma Jaya, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Jamkrida, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), MRT Jakarta, PAL Jaya, Transjakarta, Pasar Jaya, dan Sarana Jaya. (Asp).
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Banjir Pekalongan Surut, Jalur KA Pantura Dibuka Lagi Kecepatan Maksimal 10 Km/jam
Tanggul Kalimalang Jebol, Jasa Tirta II Matikan 3 Pompa Air Bendung Curug
PT KAI Alihkan Rute Kereta Api ke Jalur Selatan Buntut Banjir di Pekalongan, Lokomotif Khusus BB 304 Dikerahkan
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Sejumlah Perjalanan Kereta Api ‘Ngaret’ sampai 2,5 Jam Pasca Rel Terendam Banjir di Pantura Jawa Tengah
1.790 Pasukan Orange Disiagakan Angkut Sampah Bekas Banjir
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan