Kesehatan

Jaga Kesehatan saat Berpuasa dengan Mengonsumsi Multivitamin

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 24 Maret 2023
Jaga Kesehatan saat Berpuasa dengan Mengonsumsi Multivitamin

Tubuh membutuhkan asupan multivitamin. (Foto: Unsplash/Volodymyr Hryshchenko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KESEHATAN fisik harus dalam kondisi optimal di bulan ramadan ini. Tubuh yang sehat akan membantu kamu untuk menjalankan ibadah puasa. Salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap prima dan bugar ialah dengan mengonsumsi multivitamin.

Multivitamin berkhasiat untuk menjaga daya tahan tubuh. Dengan begitu, tubuh juga dapat terhindar dari berbagai macam penyakit, termasuk COVID-19. Direktur Utama Phapros Hadi Kardoko menyarankan agar kamu menjalani pola hidup sehat selamada Ramadan. Konsumsi banyak makanan bergizi beserta multivitamin agar tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup.

Baca Juga:

Mana Lebih Penting, Skincare atau Makanan Sehat?

"Masyarakat juga sebaiknya mengonsumsi suplemen makanan tambahan seperti multivitamin agar ibadah puasa berjalan lancar dan tubuh tetap fit," ujar Hadi dalam rilis pers yang diterima merahputih.com, Jumat (24/3).

Selain multivitamin, konsumsi juga makanan bergizi. (Foto: Unsplash/Anna Pelzer)

Senada dengan hal tersebut, dokter spesialis paru dari RSUD Banyuwangi Ririek Parwitasari menyarankan agar masyarakat mengonsumsi vitamin, buah dan sayuran selama bulan puasa. Apalagi kegiatan sehari-hari tidak ada yang berubah secara signifikan, sehingga tubuh tetap membutuhkan asupan mikro nutrien yang terdapat dalam vitamin agar tetap stabil dalam beraktivitas.

“Kita memang melihat tren pandemi COVID-19 cenderung menurun, jauh dibandingkan dua tahun yang lalu. Namun kita harus tetap memperhatikan kondisi badan karena cuaca saat ini mudah berubah, terkadang hujan dan terkadang panas, sehingga sangat memengaruhi daya tahan tubuh kita," ungkap Ririek.

Baca Juga:

Kebiasaan Positif untuk Hidup Lebih Sehat di 2023


Menjelang mudik, lanjut Ririek, asupan vitamin juga harus dijaga karena terjadi peningkatan aktivitas fisik. Menurut pengalaman para dokter di daerah, terjadi peningkatan pasien selama periode mudik lebaran. Kesehatan mereka menurun karena tidak mengimbangi aktivitas mudik dengan konsumsi vitamin. "Apalagi mereka rata-rata tetap berpuasa, dan ini perlu didukung dengan asupan nutrisi yang optimal."

Produk multivitamin Phapros selalu tersedia selama ramadan. (Foto: Phapros)



Ririek menyarankan agar masyarakat memperhatikan konsumsi gizi setidaknya seminggu sebelum mudik, khususnya mereka yang membawa kendaraan pribadi. Ia juga mengimbau agar para orang tua memperhatikan asupan vitamin anak-anak. Sebab, kata Ririek, anak-anak lebih rentan terhadap paparan radikal bebas saat mudik, terlebih jika mereka berpuasa.

Terkait pentingnya kebutuhan vitamin, Phapros yang memiliki banyak lini multivitamin untuk semua kalangan konsumen memastikan bahwa stok produk-produk multivitaminnya terjaga dan aman selama Ramadan.

"Produk-produk multivitamin kami, dapat dengan mudah ditemui oleh masyarakat, mulai dari apotek, toko retail, hingga e-commerce," tegas Hadi. (ikh)

Baca Juga:

Masukan Makanan Berikut di Menu Berbuka Puasa

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan