Piala Eropa 2020

Italia Vs Spanyol: Pertarungan Berbalut Sejarah

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 06 Juli 2021
Italia Vs Spanyol: Pertarungan Berbalut Sejarah

Italia Vs Spanyol. (Twitter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Duel panas dan sengit bakal tersaji di laga semifinal Piala Eropa 2020 yang mempertemukan Italia melawan Spanyol di Wembley Stadium, London, Inggris, Rabu (7/7) dini hari WIB.

Sejauh ini, La Furia Roja menjadi tim yang mencetak gol terbanyak dalam Euro 2020. Mereka juga sudah 13 kali berturut-turut tak terkalahkan siapa pun. Namun, Azzurri lebih superior, karena sudah 32 kali tak terkalahkan sejak September 2018.

Baca Juga

Piala Eropa 2020: Ketika Italia Melawan Sang Guru

Pencapaian anak asuh Roberto Mancini hingga semifinal terbilang mengesankan. Sebab, Italia memasukkan 11 gol dan kebobolan dua gol, Azzurri adalah satu-satunya dari empat semifinalis Euro 2020 yang selalu menang dalam lima pertandingan sebelumnya.

Spanyol memang tak terkalahkan dalam lima pertandingan sebelumnya, tapi dua di antaranya berakhir seri, dan satu lainnya diakhiri adu penalti ketika mengalahkan Swiss pada perempatfinal.

Italia mungkin lebih teruji karena menaklukkan peringkat satu dunia Belgia yang masuk perempatfinal selalu menang dalam empat laga sebelumnya. Sedangkan Spanyol malah susah payah menaklukkan Swiss dengan adu penalti.

Foto Arsip 1 Juli 2012 - Gelandang Spanyol David Silva (kiri) berduel bola dengan bek Italia Leonardo Bonucci dalam final Euro 2012 di Olympic Stadium, Kiev, Ukraina. Semifinal 2020 adalah pertemuan ke-34 Italia dan Spanyol yang sekaligus menjadi ajang pembalasan Italia untuk final 2012 itu. Spanyol sudah tiga kali menjuarai Euro pada 1964, 2008 dan 2012, sedangkan Italia baru satu kali pada 1968. Foto: FILIPPO MONTEFORTE

Tetapi, itu tidak menurunkan kelas Spanyol terhadap Italia. Kedua negara malah terlampau sering bertemu dalam pertandingan level atas. Bahkan siklus dominasi Spanyol dalam sepak bola Eropa naik turun ketika menghadapi Italia yang juga berusaha menuntut balas atas apa yang dilakukan Spanyol pada turnamen-turnamen sebelumnya.

La Roja versus Azzurri memang selalu menjadi pertarungan berbalut sejarah, termasuk pengalaman pelatih Luis Enrique yang tulang hidungnya retak akibat ulah Mauro Tassotti ketika Spanyol kalah dalam perempatfinal Piala Dunia 1994. Tassotti bebas tanpa koreksi wasit dan ini membuat Spanyol diperlakukan tidak adil.

Tapi Spanyol juga memiliki kenangan indah saat perempatfinal Euro 2008 ketika menang adu penalti setelah 0-0 selama 120 menit melawan Italia. La Roja kemudian memenuhi penantian 44 tahun menjadi juara turnamen utama sepak bola internasional.

Keduanya kembali bertemu dalam final Euro 2012, di mana La Roja menang besar 4-0 yang saking besarnya membuat kapten Spanyol Iker Casillas memohon wasit segera meniup peluitnya agar penderitaan Italia berakhir.

Namun, empat tahun kemudian Italia membalas dalam 16 besar Euro 2016. Azzurri yang ditangani Antonio Conte menang 2-0 di Stade de France untuk mengakhiri periode panjang hegemoni Spanyol di Eropa. Sayang, Italia tak bisa menuntaskan perjalanan ini dengan trofi Eropa karena Portugal yang menjadi juaranya, setelah menaklukkan tuan rumah Prancis.

Baca Juga

Fans Italia Dibatasi di Stadion Wembley, Mancini: Tak Adil

Kemenangan itu juga tidak mendorong Italia bangkit. Dan Spanyol pula yang membuat Italia menderita ketika menyingkirkan mereka dari kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan kemenangan 3-0. Untuk pertama kali sejak 1958, Italia pun absen dalam putaran final Piala Dunia. Krisis identitas pun hebat menerjang timnas Italia, sampai kemudian mereka menunjuk Roberto Mancini.

Mancini berhasil membuat negaranya mencintai kembali timnasnya, dengan menciptakan sebuah tim yang begitu tinggi kebersamaannya dan memainkan sepak bola menyerang sekaligus solid sampai 32 kali tak terkalahkan hingga sekarang. Ini membuat rakyat Italia merasa trofi Euro, dan mungkin Piala Dunia 2022, sudah dalam jangkauan mereka kembali.

Italia Vs Spanyol. (Twitter)
Italia Vs Spanyol. (Twitter)

Rasa kebersamaan Azzurri bisa dilihat di lapangan ketika mereka bertahan bagaikan para gladiator yang bertaruh nyawa saat menang 2-1 atas Belgia dalam perempatfinal. Tetapi, aksi heroik mereka membuat salah satu andalan mereka, bek Leonardo Spinazzola, cedera otot achillesnya sehingga tak bisa menuntaskan turnamen ini.

Meskipun demikian, berbekal catatannya sendiri, Spanyol tidak silau dengan kehebatan Italia. Seri melawan Swedia dan Polandia sebelum bersinar ketika menang 5-0 atas Slovakia dan 5-3 atas Kroasia, Alvaro Morata Cs dipaksa Swiss melalui adu penalti guna menentukan pemenang perempatfinal di antara mereka.

Head to head:

Spanyol 3-0 Italia (Kualifikasi Piala Dunia 2018)
Italia 1-1 Spanyol (Kualifikasi Piala Dunia 2018)
Italia 2-0 Spanyol (Piala Eropa 2016)
Italia 1-1 Spanyol (Uji Coba 2016)
Spanyol 1-0 Italia (Uji Coba 2014)

Prediksi Susunan Pemain

Italia: Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Emerson; Nicolo Barella, Jorginho, Marco Verratti; Federico Chiesa, Ciro Immobile, Lorenzo Insigne

Spanyol: Unai Simon; Cesar Azpilicueta, Eric Garcia, Aymeric Laporte, Jordi Alba; Koke, Sergio Busquets, Pedri; Gerard Moreno, Alvaro Morata, Dani Olmo

Prediksi MerahPutih.com: Italia 55-45 Spanyol. (*)

Baca Juga

Luis Enrique: Kalau Menang Bahagia, jika Kalah Dukung Italia Juara

#Piala Eropa #Piala Eropa 2020 #Timnas Italia #Timnas Spanyol #Italia Vs Spanyol
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Marcos Llorente Pensiun dari Timnas Spanyol, Pilih Tinggalkan La Roja Usai Juara Piala Dunia 2026
Marcos Llorente mengumumkan keputusan tersebut melalui media sosial pada Kamis, hanya beberapa pekan setelah Spanyol mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 04 September 2026
Marcos Llorente Pensiun dari Timnas Spanyol, Pilih Tinggalkan La Roja Usai Juara Piala Dunia 2026
Indonesia
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Baresi telah memperkuat Rossoneri sejak 1977 dan menjadi salah satu one man club dengan pensiun pada 1997.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Olahraga
Roberto Mancini Kembali ke Timnas Italia dengan Harapan Besar, Bukan Hanya Hadirkan Trofi
Roberto Mancini kembali ke Timnas Italia dengan harapan besar.
Frengky Aruan - Kamis, 30 Juli 2026
Roberto Mancini Kembali ke Timnas Italia dengan Harapan Besar, Bukan Hanya Hadirkan Trofi
Olahraga
Roberto Mancini Resmi Kembali Latih Timnas Italia, Claudio Ranieri Jadi Direktur Teknik
Roberto Mancini resmi kembali menjabat sebagai pelatih Timnas Italia.
Frengky Aruan - Rabu, 29 Juli 2026
Roberto Mancini Resmi Kembali Latih Timnas Italia, Claudio Ranieri Jadi Direktur Teknik
Olahraga
Andrea Pirlo Mundur dari Kandidat Pelatih Timnas Italia, Polemik Duta Judi Jadi Pemicunya
Andrea Pirlo resmi mundur dari bursa transfer pelatih timnas Italia. Ia diketahui menjadi duta perusahaan judi asal Rusia, yang menjadi polemik.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Andrea Pirlo Mundur dari Kandidat Pelatih Timnas Italia, Polemik Duta Judi Jadi Pemicunya
Olahraga
Pep Guardiola Resmi Tolak Kursi Pelatih Tim Nasional Italia, Andrea Pirlo Jadi Kandidat Terkuat
Langkah Federasi Sepak Bola Italia mendekati Pep Guardiola menjadi bagian dari upaya mendatangkan sosok berkualitas demi meningkatkan prestasi tim nasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
Pep Guardiola Resmi Tolak Kursi Pelatih Tim Nasional Italia, Andrea Pirlo Jadi Kandidat Terkuat
Olahraga
Ferran Torres Pamer Topi 'Make Spain Great Again' Saat Parade Juara, Gedung Putih Angkat Bicara
Penampilan pemain berusia 26 tahun mengenakan topi bertuliskan empat kata tersebut memicu dua penafsiran berbeda
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
Ferran Torres Pamer Topi 'Make Spain Great Again' Saat Parade Juara, Gedung Putih Angkat Bicara
Olahraga
FIGC Buka Peluang Pengecualian, Siap Penuhi Gaji Pep Guardiola
Selama ini, besarnya gaji Pep Guardiola dianggap menjadi kendala utama
Frengky Aruan - Rabu, 22 Juli 2026
FIGC Buka Peluang Pengecualian, Siap Penuhi Gaji Pep Guardiola
Olahraga
Perjalanan Timnas Spanyol Sabet Piala Dunia 2026, Kawinkan Dua Gelar
Kesuksesan Spanyol di Piala Dunia 2026 melengkapi catatan prestasi mereka yang sebelumnya hanya memiliki satu gelar juara.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Perjalanan Timnas Spanyol Sabet Piala Dunia 2026, Kawinkan Dua Gelar
Olahraga
Profil Rodri, Jenderal Lapangan yang Antar Spanyol Taklukkan Piala Dunia 2026
Rodri menjadi salah satu pahlawan Spanyol di Piala Dunia 2026. Ia menjadi motor permainan La Roja sepanjang turnamen.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Profil Rodri, Jenderal Lapangan yang Antar Spanyol Taklukkan Piala Dunia 2026
Bagikan