Istana Beberkan Jumlah WNI di Wuhan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 31 Januari 2020
Istana Beberkan Jumlah WNI di Wuhan

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, di halaman Istana Negara, Jakarta pada Selasa (22/10) siang. Foto: ANTARA FOTO/Bayu Prasetyo.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menyampaikan berdasarkan laporan yang diterima per 24 Januari, terdapat 93 warga negara Indonesia yang berada di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok.

"Jumlah WNI yang ada di Provinsi Hubei sebanyak 243 orang. Berdasarkan surat dari pengurus perhimpunan pelajar Indonesia Tiongkok cabang Wuhan, jumlah WNI yang ada di Kota Wuhan 93 orang," ujar Fadjroel dalam keterangan di Jakarta, Jumat (31/1).

Baca Juga:

Bill Gates Sumbang Dana Jutaan Dollar untuk Perangi Virus Corona

Sementara 150 WNI lain di Provinsi Hubei tersebar di kota-kota lain selain Wuhan. Pengurus perhimpunan pelajar Indonesia di Wuhan selalu bekerja sama dengan KBRI di Beijing di bawah direktorat perlindungan WNI.

Fadjroel menyampaikan tidak ada WNI di Wuhan yang terjangkit virus corona. Semua mahasiswa di Wuhan rata-rata tinggal di asrama dan selalu dipantau oleh pihak kampus.

Presiden Jokowi sendiri secara tegas telah memerintahkan agar evakuasi seluruh WNI di Provinsi Hubei segera dilaksanakan.

Virus Corona pertama kali dilaporkan menginfeksi warga Wuhan, China. (Foto: ABC12)

Namun, perlu ditekankan bahwa berdasarkan keterangan perhimpunan pelajar Indonesia di Tiongkok cabang Wuhan disebutkan bahwa akses transportasi dari dan menuju Wuhan ditutup sementara untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona.

Setelah rapat terbatas terkait penanganan WNI di Provinsi Hubei, Kamis (30/1), semua kementerian dan pihak terkait terus-menerus melakukan koordinasi berdasarkan instruksi Presiden, di bawah koordinasi dua Menkopolhukam dan Menko PMK.

Baca Juga:

Gara-Gara Virus Corona, Pabrik Tesla di Tiongkok Ditutup

Sedangkan pemerintah sejauh ini telah mengalokasikan dana sedikitnya Rp133, 2 juta untuk keperluan logistik WNI yang berada di Hubei, terutama untuk dimanfaatkan membeli makanan dan kebutuhan sehari-hari selama dalam kondisi karantina. (*)

#Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan