Isi Daya Tren Fesyen dengan Produk Local Pride

Febrian AdiFebrian Adi - Selasa, 13 Desember 2022
Isi Daya Tren Fesyen dengan Produk Local Pride

Kolaborasi Double School dengan Inul Daratista. (Foto: Instagram/@doubleschool)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAHUN 2022 sebentar lagi akan berakhir, perubahan sebuah tren pun tak bisa dihindari. Mulai dari outfit hingga sneakers terkadang mengalami pergantian begitu masif, sehingga banyak hal yang dilakukan untuk terus memompa supaya tak ketinggalan FOMO (fear of missing out).

Hal ini juga terjadi pada gelaran Urban Sneakers Society (USS) yang tahun ini tidak hanya berfokus pada tren sneakers saja tetapi melebar ke lifestyle dan memperpadat jenamanya menjadi USS.

“Tahun ini, kami tidak hanya berfokus pada sneakers, kami fokus kepada lifestyle. Banyak sekali jenama lokal yang tidak kalah kualitasnya daripada punya luar,” ungkap CEO of USS Sayed Muhammad.

Baca juga:

Kiat Isi Daya Referensi Tren Musik di 2023

Memakai produk lokal mungkin masih menjadi tren di 2023. (Foto: Merahputih.com/Febrian Adi)

Benar saja apa yang dikatakan oleh Sayed, para merek lokal ini mulai menunjukkan taringnya agar tak ketinggalan dari produk luar, mulai dari kualitas hingga kuantitas terus mereka asah. Lalu bagaimana dengan tren di 2023?

Mungkin kamu memerlukan isi daya mengenai tren fesyen seperti apa yang mungkin digandrungi di 2023 mendatang. Kali ini, Merah Putih sudah memperkirakan tren yang mungkin akan banyak diminati pada 2023 mendatang:

1. Lokal lebih vokal

Ungkapan ini memang pas disandingkan dengan apa yang terjadi di industri fesyen Indonesia. Banyak sekali jenama lokal yang mulai unjuk gigi dan tak kalah kualitasnya dengan produk luar negeri. Pemilihan merek lokal ini tentu bisa menjadi tren yang akan digandrungi masyarakat, terutama anak muda di 2023.

Beberapa nama dengan kualitas produk yang tak kalah dengan luar negeri di antaranya RawType-Riot, Double School, Round Two by Round Two, Agelessgalaxy, Heartbreak, Unionwell, hingga elhaus.

Baca juga:

Begini Cara Isi Daya Kantung Dompetmu Biar Bisa Rayain Tahun Baru

Merek lokal tak kalah kualitasnya dengan produk luar negeri. (Foto: Merahputih.com/Febrian Adi)

2. Kolaborasi tak pernah basi

Kolaborasi tentu saja tak hanya terjadi antar musisi saja. Mereka yang menggeluti dunia fesyen pun lantas melakukan hal yang sama. Melihat beberapa catatan sepanjang 2022 ini, banyak jenama lokal yang melakukan kolaborasi untuk meningkatkan minat serta menggaet pasar lebih besar.

Seperti yang dilakukan brand Poison Street dengan band The SIGIT merilis koleksi sepatu terbarunya, atau kolaborasi apik antara AGLXY dari Jakarta dengan The Hundreds dari Los Angeles yang menampilkan beberapa artikel, dari kaus hingga workshirt. Streetwear elhaus berkolaborasi dengan Common Grounds merilis berbagai kaus dengan desain yang kece.

3. Sepertinya jenama lokal kembali tren di 2023

Melihat prestasi serta perubahan akan pemilihan bahan untuk kualitas yang lebih baik, memungkinkan para jenama lokal berani bersaing, bahkan secara internasional. Hal ini mencangkup seluruh lini fesyen, karena Indonesia tidak kehabisan ide brilian serta produk yang tak kalah apik.

Dengan harga yang lebih murah tapi memiliki kualitas sama dengan merek luar, kenapa harus repot membeli produk luar tersebut. Sekalinya ada harga yang mungkin terbilang mahal tetapi tetap, kualitas bahan disajikan tak kalah kuat dan nyaman dibandingkan dengan merek-merek luar yang sudah memiliki nama besar. (far)

Baca juga:

Perlunya Recharge Otot supaya Berkembang

#Fashion #Desember Charger Warga +62
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Bagikan