Intip Khasiat Rutin Konsumsi Anggur

Febrian AdiFebrian Adi - Selasa, 06 Juni 2023
Intip Khasiat Rutin Konsumsi Anggur

Tiga porsi anggur dalam sehari sudah cukup untuk meningkatkan microbiota usus. (Foto: Unsplash/Ferdiansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SIAPA sangka ternyata buah kecil berwarna ungu atau hijau ini ternyata memiliki banyak manfaat. Buah anggur yang cocok sebagai makanan penutup ini memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh, antara lain meningkatkan imunitas, menjaga kesehatan kardiovaskular, hingga mengatur kadar gula darah. Tapi, baiknya berapa banyak anggur yang baik dikonsumsi dalam sehari?

Dikutip dari Medical Daily, Jumat (2/6), salah satu pakar farmasi dari Western New England University College of Pharmacy and Health Sciences John M. Pezzuto menuturkan, tiga porsi anggur dalam sehari sudah cukup untuk meningkatkan microbiota usus yang berperan untuk memperlancar pencernaan, meningkatkan fungsi sistem imun, dan manfaat kesehatan lainnya.

Baca juga:

Buah Anggur Melawan Penuaan

Buah anggur memiliki banyak manfaat kesehatan. (Foto: Unsplash/Bernd)

“Karena kita tahu bahwa diet dapat memodulasi microbiota usus, dan kita tahu bahwa diet anggur memiliki beberapa efek bagi tubuh, ini masuk akal untuk diketahui: bisakah anggur memodulasi microbiota usus? Ini mungkin akan berkaitan dengan tindakan mekanisme secara keseluruhan,” ucap John.

Sebelumnya, John dan tim risetnya telah melakukan penelitian untuk menggali manfaat diet anggur bagi kesehatan tubuh yang sudah dipublikasikan di jurnal Scientific Reports. Tim riset menggunakan sampel 41 orang dengan kondisi tubuh sehat dengan kisaran usia 21 sampai 56 tahun.

Ketika para peserta uji coba menjalankan diet anggur selama dua minggu, populasi beberapa tipe bakteri usus tertentu seperti Holdemania sp mengalami penurunan sementara jumlah bakteri Streptococcus thermophiles meningkat.

Baca juga:

Langka, Anggur Lebih Besar daripada Telur Ayam

Buah anggur bisa menjadi solusi untuk menurunkan berat badan. (Foto: Unsplash/David Kohler)

“Karena setiap anggota mikroba dalam komunitas memiliki enzimnya sendiri yang berpartisipasi dalam berbagai jalur metabolism, pergeseran jumlah (bakteri) akan memperngaruhi tingkat enzim dan jalur (metabolism), baik naik atau turun,” jelas John.

Mikrobioma pada beberapa peserta juga turut berubah meskipun mereka sudah berhenti diet selama 30 hari.

Selain itu, buah anggur memliki kandungan air yang banyak dan hal tersebut turut membantu proses penurunan berat badan. Air yang diperoleh dari buah anggur juga membuat kamu merasa lebih cepat kenyang. Sehingga potensi menambah asupan kalori dari makanan lain akan bisa dihindari. Dengan begini, proses menurunkan berat badan bisa menjadi lebih lancar. (Far)

Baca juga :

Miliki Kulit Wajah Cantik dengan Masker Alami dari Buah Anggur dan Madu

#Kesehatan #Makanan Sehat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan