INTI dan PBNU Bahas Kerja Sama Kebangsaan dan Kemanusiaan

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 05 April 2022
INTI dan PBNU Bahas Kerja Sama Kebangsaan dan Kemanusiaan

Ketua Umum Perhimpunan INTI, Teddy Sugianto bersama Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya. Foto: MP/INTI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersilaturahmi ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat, Senin (4/4).

Kedatangan INTI disambut dan diterima dengan sukacita oleh Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya.

Baca Juga

Heboh Masjid di Sragen Dirobohkan, PBNU Turun Tangan

Selain silaturahmi, pertemuan Perhimpunan INTI dan PBNU juga membahas berbagai agenda kebangsaan dan kemanusiaan.

"Kami sudah lama bekerja sama dengan PBNU. Kami mulai bersilaturahmi lagi dengan kepengurusan baru mengingat kedua organisasi ini memang belum lama ini memasuki periode kepengurusan yang baru," kata Ketua Umum Perhimpunan INTI, Teddy Sugianto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (5/4).

Teddy melanjutkan, kerja sama antara INTI dan PBNU salah satunya di bidang pendidikan. Yakni beasiswa INTI kuliah di Republik Rakyat Tiongkok (RRT). INTI ingin kader NU atau santri dan santriwati mendapatkan prioritas beasiswa tersebut.

“INTI dan PBNU bekerja sama mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami ingin memberangkatkan santri dan satriwati atau kader NU kuliah ke Tiongkok. Kuliah gratis plus uang saku hasil kerja sama INTI dan Kedutaan Besar Indonesia di RRT," sambungnya.

Baca Juga

PBNU Era Gus Yahya Siap Beking Jokowi Wujudkan IKN Nusantara

Terlepas dari pembicaraan program kerja sama, Perhimpunan INTI juga mengajak PBNU terlibat dalam program bela negara.

Semua program-program tersebut pun disambut dengan tangan terbuka oleh Gus Yahya. Ketua Umum PBNU itu kembali ingin mempererat hubungan antaretnis dan agama.

“Bercampur dan berbaur antarumat beragama sangat penting agar tidak menghambat terciptanya kerukunan. Saya berpikir kenapa ada perubahan sehingga membuat anak-anak generasi saya tidak dapat berbaur sebagaimana generasi sebelumnya," ujarnya.

“Ternyata hadirnya sekat-sekat kecil yang membuat hal itu berubah. Saya kira ini perlu kita (PBNU dan INTI) memikirkan lewat berbagai kegiatan yang positif seperti ruang-ruang dialog antarumat beragama,” ucap Gus Yahya.

Sebelumnya, ikatan kerja sama Perhimpunan INTI dan PBNU sudah terjalin sejak lama. Sebut saja, kedua organisasi tersebut sudah bahu-membahu dalam penanggulangan bencana dan berbagai kegiatan kemanusiaan lain. (Knu)

Baca Juga

Sikap PBNU Terkait Wacana Penundaan Pemilu 2024

#Ketua INTI #PBNU
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bantah Laporkan Panji Pragiwaksono ke Polisi, PBNU: Pelapor Bukan Bagian dari Kami
PBNU menegaskan aliansi yang melaporkan Pandji Pragiwaksono ke polisi bukan bagian dari NU. Gus Ulil menyebut tidak ada lembaga resmi bernama Angkatan Muda NU.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Bantah Laporkan Panji Pragiwaksono ke Polisi, PBNU: Pelapor Bukan Bagian dari Kami
Indonesia
Gus Yahya Tegaskan Konflik PBNU Telah Selesai, Kepengurusan Kembali Kesemula
Terkait agenda Muktamar Nahdlatul Ulama dan dinamika struktural PBNU, Gus Ipul menegaskan bahwa hal tersebut akan disampaikan pada waktu yang tepat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
Gus Yahya Tegaskan Konflik PBNU Telah Selesai, Kepengurusan Kembali Kesemula
Indonesia
Hasil Rapat Konsultasi Syuriyah PBNU Sudah Final, Islah Dua Kubu Harus Terjadi
Muhibul Aman juga menyerukan kepada seluruh warga dan struktur NU untuk menghentikan polemik dan narasi yang memperuncing konflik, kembali kepada adab ber-jamiyah
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Hasil Rapat Konsultasi Syuriyah PBNU Sudah Final, Islah Dua Kubu Harus Terjadi
Indonesia
2 Kubu Berkonflik di PBNU Dikabarkan Sepakat Gelar Muktamar
Langkah-langkah teknis akan disiapkan oleh PBNU agar pelaksanaan Muktamar dapat berlangsung tertib, sah, dan bermartabat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Desember 2025
2 Kubu Berkonflik di PBNU Dikabarkan Sepakat Gelar Muktamar
Berita Foto
Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf Sampaikan Persiapan Jelang Muktamar ke-35 PBNU
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf bersama Sekjen PBNU Amin Said Husni (kanan) saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/12/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 24 Desember 2025
Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf Sampaikan Persiapan Jelang Muktamar ke-35 PBNU
Indonesia
Musyawarah Kubro di Lirboyo Didorong Jadi Jalan Islah Pengurus PBNU
Forum tersebut sebagai langkah penting dan patut diapresiasi, terlebih karena menjadi kelanjutan dari rangkaian pertemuan ulama sebelumnya di Ploso dan Tebuireng.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Musyawarah Kubro di Lirboyo Didorong Jadi Jalan Islah Pengurus PBNU
Indonesia
Gus Yahya Siap Laksanakan Keputusan Musyawarah Kubro demi Islah NU
Membuka diri sepenuhnya untuk proses pemeriksaan dan tabayun (klarifikasi) atas segala tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Gus Yahya Siap Laksanakan Keputusan Musyawarah Kubro demi Islah NU
Indonesia
Gus Yahya Tolak Hasil Rapat Pleno, Ingatkan Tertib Anggaran Dasar
Penegasan tersebut disampaikan Gus Yahya dalam pernyataan sikap resmi PBNU yang ditandatangani langsung olehnya pada 13 Desember 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
Gus Yahya Tolak Hasil Rapat Pleno, Ingatkan Tertib Anggaran Dasar
Indonesia
Gus Yahya Tidak Masalah Muktamar NU Mau Digelar Besok, Asal Syarat Terpenuhi
Gus Yahya menegaskan syarat muktamar NU yang sah wajib dihadiri Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Desember 2025
Gus Yahya Tidak Masalah Muktamar NU Mau Digelar Besok, Asal Syarat Terpenuhi
Indonesia
Konsesi Tambang Picu Perpecahan PBNU, Gus Yahya Rela Kembalikan ke Negara dengan Syarat
KH Said Aqil Siradj sampai meminta agar hak konsesi tambang dikembalikan kepada pemerintah untuk menyelesaikan konflik internal di tubuh PBNU.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Konsesi Tambang Picu Perpecahan PBNU, Gus Yahya Rela Kembalikan ke Negara dengan Syarat
Bagikan