Teknologi

Inovasi Baru Bernama Reels untuk InstaStory

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 13 November 2019
Inovasi Baru Bernama Reels untuk InstaStory

Inovasi dari Instagram untuk InstaStory (Foto: YouTube/Josh Constine)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SALAH satu fitur yang paling sering digunakan dalam Instagram ialah InstaStory. Dengan fitur tersebut, pengguna dapat membagikan momen untuk dilihat para followernya selama seharian. Melihat kepopuleran fitur tersebut, Instagram membuat inovasi untuk memperkaya InstaStory. Selasa lalu (12/11), Instagram menambah fitur baru untuk InstaStory.

Inovasi tersebut bernama Reels yang dapat membuat pengguna membikin video klip musik berdurasi 15 detik dengan menggabungkan beberapa rekaman. Instagram menyediakan banyak musik yang dapat digunakan sebagai audio Reels. Pengguna pun dapat meminjam audio dari video lain untuk menciptakan video klip yang unik atau lucu. Jika kamu mengijinkan InstaStorymu dilihat oleh semua orang, Reels yang kamu buat juga bisa jadi viral melalui bagian Explore Instagram.

Baca Juga:

Ingin Akun Instagram Kamu Terverifikasi? Ini Caranya!



Jika dilihat secara seksama, cara kerja Reels mirip dengan aplikasi bernama TikTok. Nampaknya ini merupakan cara Instagram untuk dapat bersaing dengan kepopuleran TikTok. Sama seperti cara kerja InstaStory yang bisa dikatakan meniru Snapchat.

Dilansir dari laman TechCrunch, Robby Stein, direktur manajemen produk Instagram, mengatakan cara kerja Reels memang mirip dengan TikTok. Dia juga mengatakan bahwa sebelum TikTok muncul, sudah ada aplikasi yang menggunakan format seperti ini yaitu Musically. Tapi memang benar TikTok lah yang mempopulerkan format tersebut.

"Tidak ada dua produk yang sama persis, di akhir cerita, membagikan video dengan musik adalah ide yang universal dan menarik banyak orang. Yang harus difokuskan adalah bagaimana cara membuat hal tersebut menjadi format yang unik bagi kita," ungkap Stein.


Baca Juga:

Restrict, Fitur Anti-Bullying Terbaru Instagram

insta
Instagram berusaha bersaing dengan sosmed lainnya. (Foto: Pexels/pixabay)


Apakah TikTok nantinya akan bernasib sama dengan Snapchat? Belum ada yang bisa menjawab saat ini. Akan tetapi melihat pengguna dan jangkauan Instagram yang besar dan mendunia, TikTok nampaknya harus mulai mencari cara untuk dapat bersaing dan bertahan hidup.

Saat ini Reels hanya dapat digunakan di Brazil saja untuk masa percobaan. Brazil dipilih karena populasi pengguna Instagramnya yang besar. Budaya bermusik dan jumlah komunitas pembuat konten yang besar juga menjadi alasan dipilihnya negara Brazil. Jika tidak ada masalah yang muncul selama masa percobaan, Reels seharusnya akan mulai dibuka di negara-negara lain. (sep)

Baca Juga:

Tak Usah Repot-Repot Delete, Begini Cara Filter Komentar 'Nyinyir' di Instagram

#Instagram #Sosmed
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Tekno
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Paket baru langganan lengkap Instagram, Facebook, dan WhatsApp ini khusus menyasar kalangan pengguna untuk bisnis, konten kreator, dan Meta AI.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Indonesia
Akun Centang Biru Sempat Kena Hack Jadi Dagang Emas, Ahmad Dhani Lapor Polisi
Ahmad Dhani memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kasus ini selesai secara hukum guna memulihkan nama baiknya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Akun Centang Biru Sempat Kena Hack Jadi Dagang Emas, Ahmad Dhani Lapor Polisi
Indonesia
10 Twibbon Hari Kartini yang Sedang Viral dan Cara Menggunakannya, Bisa Dibagikan di Medsos
Dengan template-template bertema Hari Kartini 2026 yang viral di media sosial, setiap orang bebas mengekspresikan dan memilih tema yang bisa dikombinasikan dengan foto terbaik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
10 Twibbon Hari Kartini yang Sedang Viral dan Cara Menggunakannya, Bisa Dibagikan di Medsos
Indonesia
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas yang terdampak keliru, Meta menyediakan mekanisme verifikasi usia dan pengajuan banding.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Indonesia
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Meta selaku pemilik Facebook, Threads, dan Instagram telah mengubah ketentuan dalam Panduan Komunitas pada platform media sosialnya, khususnya terkait batas usia pengguna.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Indonesia
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Tingkat kepatuhan Meta dalam menindaklanjuti temuan pelanggaran lainnya sangat buruk, yakni hanya mencapai 28,47 persen atau tidak sampai 30 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Maret 2026
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Indonesia
Meta Sudah Dipanggil, Komdigi Jamin Reset Password Instagram Aman
Berdasarkan penjelasan Meta, proses reset kata sandi berjalan melalui sistem resmi Instagram dan tidak membuka akses kata sandi kepada pihak lain.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Meta Sudah Dipanggil, Komdigi Jamin Reset Password Instagram Aman
Lifestyle
RIP Foto! Instagram Ganti Total Tampilan, Reels dan DM Jadi 'Anak Emas'
Adam Mosseri umumkan uji coba tampilan baru dengan tab khusus Reels dan DM
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Oktober 2025
RIP Foto! Instagram Ganti Total Tampilan, Reels dan DM Jadi 'Anak Emas'
Lifestyle
Instagram Kini Punya Fitur Repost di Feed dan Reels, Begini Cara Pakainya
Instagram baru saja merilis fitur Repost di Feed dan Reels. Pengguna bisa membagikan unggahan tersebut ke pengikut lainnya.
Soffi Amira - Kamis, 07 Agustus 2025
Instagram Kini Punya Fitur Repost di Feed dan Reels, Begini Cara Pakainya
Fun
Pemerintah Belanda Rekomendasikan Orangtua Larang Anak Di bawah 15 Tahun Main TikTok dan Instagram, Cegah Kecemasan dan Gangguan Tidur
Pemerintah Belanda mengimbau anak-anak di bawah 15 tahun tidak memakai media sosial seperti TikTok dan Instagram karena dampak buruk bagi kesehatan mental dan fisik.
Hendaru Tri Hanggoro - Rabu, 18 Juni 2025
Pemerintah Belanda Rekomendasikan Orangtua Larang Anak Di bawah 15 Tahun Main TikTok dan Instagram, Cegah Kecemasan dan Gangguan Tidur
Bagikan