Ini Tawaran Jabatan Presenter TV Swasta Ni Luh Puspa dari Prabowo

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 Oktober 2024
Ini Tawaran Jabatan Presenter TV Swasta Ni Luh Puspa dari Prabowo

Presenter TV swasta Ni Luh Puspa usai pembekalan tugas calon wakil menteri di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Hambalang,. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pembekalan bertajuk "Hambalang Retreat" itu diikuti calon wakil menteri kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dengan 54 peserta, termasuk Presenter TV swasta Ni Luh Puspa menjadi salah satu tokoh yang mengikuti pembekalan.

Ni Luh Puspa menceritakan bagaimana proses hingga akhirnya ia diminta ikut dalam pembekalan tersebut. Ia dipanggil mendadak, karena sebelumnya ia tak melewati pemanggilan di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara Jakarta seperti yang lainnya.

“Ini tuh prosesnya cepat yah, jadi bener-bener baru kemarin, saya juga dihubungi sama Pak Teddy (Mayor Teddy) sudah malam,” ungkap Ni Luh Puspa.

Saat itu, kata ia, Mayor Teddy juga menjelaskan beberapa hal yang harus dipenuhi terkait agenda pembekalan calon wamen hari ini, termasuk dresscode yang harus digunakan.

Baca juga:

Calon Menteri Stella Christie Kagum dan Sebut Pembekalan Prabowo ‘Daging’ Semua

“Terus kemudian dengan beberapa detailing yang kemudian harus saya penuhi, terus kemudian terkait agenda hari ini, dresscode hari ini, jadi memang prosesnya sangat cepat sekali,” ujarnya.

Saat ditanya soal apa tawaran menarik yang membuatnya ikut bergabung, Ni Luh Puspa mengaku ada beberapa hal yang disampaikan.

Hal itu kemudian dipertimbangkan dengan matang dan didiskusikan dengan banyak orang yang selama ini dianggap berpengaruh dalam hidup Ni Luh Puspa.

“Sebenarnya kan ini garis besarnya sih yah arahnya adalah ini suatu kepercayaan yang kemudian dengan beberapa hal yg mungkin nanti yah, maksudnya ada beberapa hal yang disampaikan, saya juga mempertimbangkannya dengan matang dan berdiskusi dengan banyak orang yang saya rasa adalah orang-orang beri pengaruh di hidup saya yang kemudian akhirnya saya memilih untuk memantapkan hati kemarin malam," ungkapnya.

Yang jelas, Ni Luh Puspa mengaku tawaran tersebut sesuatu yang merupakan passionnya selama ini. Atas dasar itu, ia kemudian memantapkan diri masuk dalam bursa calon wamen di kabinet Prabowo - Gibran.

Baca juga:

Rekayasa Lalu Lintas saat Pelantikan Prabowo, Polisi Utamakan VVIP

“Karena hal yang ditawarkan juga adalah suatu hal yang saya rasa passion saya di situ, terus juga merasa ini adalah bidang yang bisa saya lakukan. Kalau sesuatu yang enggak, kayaknya saya juga enggak deh, enggak bisa,” terang Ni Luh Puspa.

Soal posisinya nanti, Ni Luh Puspa masih enggan menjawab pasti. Katanya, biar Prabowo yang mengumumkannya nanti.

“Part yang itu (posisi jabatan) biar pak Presiden yang mengumumkan. Intinya sesuatu hal yang saya sukai, sesuatu hal yang melekat dengan saya, sesuatu hal yang saya tumbuh bersamanya,” tuturnya. (*)

#Prabowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Jurnalis yang lebih banyak menulis terkait ekonomi makro dan juga pendamping petani.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Ini 26 Kesepakan Presiden Prabowo dan PM Singapura, Implentasikan Perdagangan Listrik Lintas Batas
Indonesia dan Singapura sepakat memperluas kolaborasi di sektor pangan, rantai pasok, pertahanan dan keamanan, serta implementasi kerja sama pertanian.
Alwan Ridha Ramdani - 38 menit lalu
Ini 26 Kesepakan Presiden Prabowo dan PM Singapura, Implentasikan Perdagangan Listrik Lintas Batas
Berita Foto
Momen Akrab Pertemuan Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Indonesia–Belarus
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bergandengan tangan dengan Presiden Belarus Alexandr Lukashenko (kanan) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 02 Juli 2026
Momen Akrab Pertemuan Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Indonesia–Belarus
Indonesia
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Partai politik yang berada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Karena itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya harus jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Indonesia
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka
Presiden Lukashenko dikawal 17 motoris dan 80 pasukan berkuda Batalyon Kavaleri Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka
Indonesia
Prabowo Berikan Pangkat Kehormatan Kepada 3 Purnawirawan Polri
Pangkat kehormatan tersebut merupakan penghargaan atas jasa luar biasa ketiga purnawirawan tersebut kepada negara.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Prabowo Berikan Pangkat Kehormatan Kepada 3 Purnawirawan Polri
Indonesia
Pertama Kali Upacara HUT Bhayangkara Digelar di Luar Monas, Ada Jokowi Hadir
Upacara HUT Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema "80 Tahun Pengabdian Polri untuk Masyarakat" dan untuk pertama kalinya digelar di luar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Pertama Kali Upacara HUT Bhayangkara Digelar di Luar Monas, Ada Jokowi Hadir
Indonesia
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Peningkatan produktivitas pertanian itu memperkuat upaya Indonesia menuju swasembada pangan dan lumbung pangan dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Indonesia
Dihadapan Ulama, Prabowo Sebut Alasan Gaji Guru Kecil
Kepala Negara menegaskan, kebocoran sistemik yang diperkirakan mencapai Rp 2.500 triliun setiap tahunnya tersebut kini sedang diperbaiki secara masif oleh jajaran Kabinet Merah Putih.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
 Dihadapan Ulama, Prabowo Sebut Alasan Gaji Guru Kecil
Indonesia
Presiden Prabowo Janji Tambah Dana Pembagunan Infrastruktur di Daerah
Presiden mengajak pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Presiden Prabowo Janji Tambah Dana Pembagunan Infrastruktur di Daerah
Indonesia
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Pengacara Ferdinand Hutahaean yang mendampingi Garda Prabowo, mengatakan bahwa pernyataan Tiyo yang diadukan adalah terkait membandingkan Presiden Prabowo dengan hewan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Bagikan