Ini Risiko Perekonomian Indonesia Akibat Eskalasi Antara AS dan Israel dengan Iran

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Maret 2026
Ini Risiko Perekonomian Indonesia Akibat Eskalasi Antara AS dan Israel dengan Iran

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KITA Edisi Maret di Jakarta, Rabu (11/3/2026) (ANTARA/Bayu Saputra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Eskalasi konflik di Timur Tengah meningkatkan volatilitas harga minyak dunia dalam jangka pendek. Harga minyak Brent sempat menyentuh USD 103,74 per barel pada 9 Maret lalu, namun dalam beberapa hari terakhir kembali turun ke kisaran USD 87-88 per barel. Sementara. Harga Indonesia Crude Price (ICP) hanya 4 dolar di bawah Brent biasanya.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan sejumlah risiko yang dapat dihadapi perekonomian Indonesia akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran di kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, salah satu risiko utama berasal dari potensi penutupan Selat Hormuz yang bisa mengganggu suplai energi global dan memicu lonjakan harga komoditas, khususnya minyak.

"Ketidakpastian ini tercermin dari meningkatnya sentimen risk off di pasar keuangan global, ditandai volatilisasi tinggi pada indeks pasar baik VIX maupun MOVE, pergeseran investor ke aset safe haven, penguatan indeks dolar AS, DXY, serta kenaikan yield US Treasury yang 10 Tahun," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA Edisi Maret di Jakarta, Rabu (11/3).

Baca juga:

Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Minyak, DPR: Kenaikan BBM Bersubsidi Harus Jadi Opsi Terakhir

Dari jalur perdagangan, kenaikan harga minyak berpotensi meningkatkan beban impor migas Indonesia. Kondisi ini bisa menekan surplus neraca perdagangan sekaligus mempengaruhi neraca pembayaran.

Sementara di sektor pasar keuangan, meningkatnya ketidakpastian global berpotensi memicu arus modal keluar (capital outflow). Hal ini berpotensi menekan pasar saham, pasar obligasi, serta nilai tukar rupiah, sekaligus meningkatkan biaya pendanaan (cost of fund).

Di sisi fiskal, Purbaya menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan berperan sebagai shock absorber meski menghadapi potensi kenaikan subsidi energi dan beban bunga utang.

Namun demikian, pemerintah juga dapat memperoleh tambahan penerimaan dari kenaikan harga komoditas seperti batu bara, nikel, dan minyak kelapa sawit (CPO).

Pemerintah bakal terus memantau perkembangan konflik tersebut secara ketat untuk memastikan instrumen APBN dapat bekerja secara responsif.

"Pemerintah juga terus memantau perkembangan ini secara ketat, memastikan instrumen APBN bekerja secara responsif dan menjaga fiskal tetap prudent agar respons kebijakan tetap terukur guna menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat," tuturnya.

#Harga Minyak Dunia #Purbaya Yudhi Sadewa #Krisis Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Langkah tersebut akan memungkinkan harga bahan bakar di stasiun pengisian turun sebesar 12-18 sen euro per liter.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Dunia
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Dilakukan sebagai tanggapan atas melonjaknya harga dan meningkatnya volatilitas di pasar energi global.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Indonesia
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Harga minyak dunia meroket tembus US$ 107 per barel akibat konflik AS-Iran. Pemerintah pastikan Pertalite tidak naik, namun BBM nonsubsidi bakal disesuaikan!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Salah satu upaya perluasan pasar ekspor adalah melalui Trade Expo Indonesia 2026 yang akan digelar pada 14-18 Oktober.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Indonesia
Istri Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Kondisi Terkini sang Suami, Sedih hingga Melamun dan Tertawa Sendiri
Suaminya masih sering tertawa terkadang melamun dan masih menyimpan kekecewaan serta kesedihan
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Istri Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Kondisi Terkini sang Suami, Sedih hingga Melamun dan Tertawa Sendiri
Indonesia
Lempar Urusan PR Whoosh ke Menkeu Baru, Purbaya: Alhamdulillah Selamat Gue!
Eks Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bersyukur tak lagi mengurus pengalihan saham KCIC Whoosh ke Kemenkeu pasca-sertijab. Simak kelakar dan detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Lempar Urusan PR Whoosh ke Menkeu Baru, Purbaya: Alhamdulillah Selamat Gue!
Indonesia
Habis Kena PHK, Eks Menkeu Purbaya Mau Mancing Sambil Melamun Kenapa Dipecat
Memang ada-ada saja pernyataan yang disampaikan mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bikin masyarakat geleng-geleng kepala sambil tertawa.
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Habis Kena PHK, Eks Menkeu Purbaya Mau Mancing Sambil Melamun Kenapa Dipecat
Indonesia
Cuma 57 Kata, Ini yang Disampaikan Purbaya saat Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil
Purbaya Yudhi Sadewa hanya menyampaikan sambutan singkat saat serah terima Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara di Kemenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Cuma 57 Kata, Ini yang Disampaikan Purbaya saat Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil
ShowBiz
Purbaya Yudhi Sadewa Unggah Foto di TikTok, Pakai Lagu 'Wasap Mamen' DJiamputh & Andi Mbendol
Purbaya Yudhi Sadewa kembali menarik perhatian lewat unggahan TikTok. Ia membagikan foto dengan lagu 'Wasap Mamen' dengan caption “Udah siap belum?”
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Unggah Foto di TikTok, Pakai Lagu 'Wasap Mamen' DJiamputh & Andi Mbendol
Bagikan