Kesehatan

Ini nih, Manfaat Kacang Pinus dalam Mengelola Berat Badan dan Kolesterol

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 06 Agustus 2023
Ini nih, Manfaat Kacang Pinus dalam Mengelola Berat Badan dan Kolesterol

Cover_Camilan sehat banyak berbagai manfaat_pexels, enzo varsi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENCINTA camilan, arahkan perhatian kamu ke jenis kacang-kacangan. Mengudap kacang-kacangan disebut memberi manfaat baik untuk diet kamu. Salah satu jenis kacang-kacangan yang layak kamu lirik yakni kacang pinus. Di Indonesia, kacang pinus bisa saja tidak sepopuler kacang tanah atau kacang almond. Namun, di beberapa negara seperti Tiongkok , Korea, Pakistan, Afghanistan, Mongolia, Turki, Italia, dan Amerika Serikat, kacang ini menjadi favorit.

Kacang pinus adalah biji yang dapat dimakan yang berasal dari berbagai spesies pohon pinus. Kacang pinus menyehatkan jika ditambahkan dalam menu makanan anda dalam jumlah sedang.

BACA JUGA:

Kacang, Makanan Ampuh Penghalau Obesitas

Seperti dilansir Nourish, kacang pinus mengandung berbagai nutrisi yang penting bagi kesehatanmu, seperti vitamin, mineral, dan lemak yang dapat menyehatkan jantung. Selain itu, dalam 28 gram kacang pinus mengandung 191 kalori dan beragam nutrisi penting lainnya, seperti 3,8 gram protein, 19,4 gram lemak, 3,7 gram karbohidrat, 1 gram serat, 71 mg magnesium, 169 mg kalium, dan 163 mg fosfor.

Meski ukuran kacang pinus mini, nutrisi yang padat di dalamnya memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Seperti disebut Alodokter, berikut beberapa manfaat kacang pinus.

kacang pinus
Kacang pinus dapat menurunkan berat badan.(foto: pexels, ketut subiyanto)

1. Membantu menurunkan berat badan

Kalau kamu sedang diet, kacang pinus bisa jadi alternatif cemilan diet kamu. Kacang pinus bisa diolah dengan cara dipanggang.

2. Mengendalikan kadar gula darah

Protein, lemak, dan serat yang terkandung dalam kacang pinus diketahui bisa menstabilkan kadar gula darah. Selain itu, kacang pinus mengandung magnesium yang terbukti dapat meningkatkan penyerapan glukosa sehingga kadar gula lebih terkontrol.

3. Menurunkan kolesterol

Lemak yang terkandung dalam kacang pinus tergolong tinggi. Namun, kamu wajib tahu lemak yang ada di dalam kacang pinus justru lemak baik bukan lemak jenuh. Dengan mengonsumsi kacang pinus dapat meningkatkan HDL (kolesterol baik) dan menurunkan LDL (Kolesterol jahat).

BACA JUGA:

Manfaat Kacang Azuki untuk Ibu Hamil

4. Meminimalisasi risiko penyakit jantung

Selain mengendalikan kolesterol jahat, kacang pinus mampu menurunkan terjadinya fibrilasi atrium dan gagal jantung. Hal ini berkat asam lemak omega 3 dan asam pinolenat yang terkandung dalam kacang pinus.

kacang pinus
Kacang pinus dapat menyehatkan jantung dan menurunkan kolesterol.(foto:pexels, karolina grabowska)

5. Mencegah kanker usus besar

Asam pinolenat dalam kandungan kacang pinus ternyata terbukti dapat mencegah perkembangan sel kanker di usus besar. Lalu, kacang pinus kaya serat yang bisa menyehatkan saluran pencernaan.(zvw)

BACA JUGA:

Penelitian: Makanan Ini Dapat Memperpanjang Umurmu

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan