Ini Curhat Politikus Korban Tonjok

Fredy WansyahFredy Wansyah - Kamis, 09 April 2015
 Ini Curhat Politikus Korban Tonjok

Muljadi bercerita ihwal penonjokan di DPR kemarin, Rabu (8/4). (Foto: MP/Rere)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Muljadi mengaku bahwa dirinya korban penganiayaan oleh Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mustofa Assegaf. Politikus Partai Demokrat ini mengaku dirinya ditonjok oleh Mustofa dan sama sekali tidak membalas perbuatan partai Kakbah tersebut. (BacaUsai Ditonjok, Politikus Demokrat Ini Diam-diam Tinggalkan DPR)

"Saya dipukul dan tidak membalas. Ini murni penganiayaan," kata Muljadi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/4).

Terkait hal tersebut, Muljadi mengaku bahwa dirinya akan dipanggil oleh Pimpinan DPR dan Dewan Kehormatan untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut. (BacaUsai Adu Tonjok, Pelipis Robek Muka Bonyok)

Kronologi penonjokan tersebut dipicu dari kekesalan Mustofa kepada Muljadi. Dalam rapat kerja tersebut, Muljadi merupakan pimpinan sidang yang menegur Mustofa lantaran menyampaikan pendapat melebihi batas waktu yang sudah ditentukan. Setiap anggota DPR RI hanya diberikan waktu 10 menit untuk menyampaikan pendapat dan pertanyaan kepada Kementrian ESDM, Jajaran PLN, dan SKK Migas.

Setelah teguran itu, rapat sempat berjalan sekitar 2 jam. Suasana rapat saat itu berjalan tertib hingga 15 menit sebelum dihentikan sementara.
Namun, tiba-tiba sesaat sebelum skorsing Mustofa mendekati Mulyadi. Kemudian, tangan Mustofa menghantam tepat di pelipis kiri dan pipi kanan. Peristiwa ini berlangsung cepat dan tidak ada yang mengamankan.

Berdasarkan penuturan Dokter yang enggan disebutkan namanya Insiden tersebut tepat mengenai pelipis mata namun tidak berdarah.
"Kacamatanya pecah, pelipis kiri dan pipi kanan yah. Tidak dijahit,"kata seorang dokter yang enggan disebutkan namanya. (bhd)

#Adu Tonjok Anggota DPR #Partai Demokrat #Mustofa Assegaf #Muljadi
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Demokrat menolak usulan KPK terkait masa jabatan ketum parpol. Demokrat menilai, kebijakan itu merupakan urusan internal partai.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Indonesia
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Partai Demokrat melakukan kegiatan sosial dengan penyaluran sembako di Gereja Katolik Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (12/4).
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Indonesia
Bicara dengan Gen Z di Jakarta, AHY Tekankan Kota Global Harus Berakar pada Identitas Lokal
AHY menegaskan modernisasi kota harus tetap berakar pada identitas lokal saat berdialog dengan generasi Z di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Bicara dengan Gen Z di Jakarta, AHY Tekankan Kota Global Harus Berakar pada Identitas Lokal
Berita Foto
AHY Beri Penghargaan ke Deddy Corbuzier dalam Perayaan Imlek Nasional 2026
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono berikan penghargaan kepada Stafsus Menhan Bidang Komunikasi dan Publik, Deddy Corbuzier saat Perayaan Imlek.
Didik Setiawan - Kamis, 19 Februari 2026
AHY Beri Penghargaan ke Deddy Corbuzier dalam Perayaan Imlek Nasional 2026
Berita Foto
Atraksi Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek Nasional 2026 Partai Demokrat di Jakarta
Atraksi barongsai meriahkan perayaan Imlek Nasional Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 18 Februari 2026
Atraksi Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek Nasional 2026 Partai Demokrat di Jakarta
Berita Foto
Motivator Merry Riana Bareng Komunitas Tionghoa Resmi Bergabung dengan Partai Demokrat
Motivator sekaligus penulis buku Merry Riana menyampaikan sambutan saat Penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Didik Setiawan - Senin, 09 Februari 2026
Motivator Merry Riana Bareng Komunitas Tionghoa Resmi Bergabung dengan Partai Demokrat
Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Indonesia
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Negara dan demokrasi harus diatur oleh rule of law, bukan rule of noise atau kebisingan rumor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Bagikan