Ini Aturan Main DPR dalam Pergantian Ketua
Ketua DPR Ade Komarudin. (Foto: Twitter/akom2005)
MerahPutih Nasional - Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) DPP Partai Golkar Yorrys Raweyai mengatakan bahwa proses pergantian ketua DPR dari Ade Komarudin tergantung DPR. Hal itu bukan kewenangan partai.
"Pihak DPR sendiri memiliki mekanisme untuk mengatur itu. Kita sudah bikin surat, fraksi akan menyampaikan kepada pimpinan. Kalau pimpinan sepakat, dia akan memerintahkan ke Bamus untuk membuat rapat. Baru kemudian Bamus nanti ditetapkan kapan mau paripurna. Di paripurna pun ada proses setuju apa tidak," Kata Yorrys saat ditemui di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (23/11).
Yorrys menegaskan, kembalinya Setya Novanto menjadi ketua DPR kembali sebagai keputusan tepat.
"Kita lihat juga kalau Ade digantikkan dengan bukan Setya Novanto, atau kader yang lain, itu pasti jadi masalah. Berarti Ade kan melakukan kesalahan. Ini kan enggak ada," tuturnya.
Menurut Yorrys, sejak kasus 'Papa Minta Saham' mencuat ke permukaan, ada kompromi yang saat itu ketumnya masih dipegang Aburizal Bakrie. Akhirnya, ada kesepakatan Ade Komarudin sebagai ketua fraksi menggantikan posisi Setya Novanti di ketua DPR.
"Dulu kan ada pilihan Aziz, Airlangga, semua senior tapi jatuhlah pilihan ke Ade untuk mengantar, menyelamatkan politik, untuk menyelamatkan proses politik. Saat itu Desember. Jadi sebetulnya, engga ada masalah. Ini kan hanya pengembalian posisi saja kan." tandasnya. (Abi)
BACA JUGA:
- Zulkifli Hasan Bertemu Setya Novanto Bahas Tiga Hal
- Pengamat Minta Pengangkatan Setya Novanto Ditinjau Ulang
- Zulkifli Hasan Enggan Komentari Pengangkatan Setya Novanto Jadi Ketua DPR
- Setya Novanto Bakal Galang Fraksi-Fraksi di DPR Revisi Undang-Undang Terorisme
- Setya Novanto Gelar Open House dengan Konsep Modern
Bagikan
Berita Terkait
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kesal Rapat DPR Bahas Bencana Alam Sudah Habiskan Anggaran Rp 20 Miliar
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
PKB Sentil Golkar Ngomong Koalisi Permanen di Tengah Derita Warga Akibat Bencana
Bahlil Dorong Pilkada Dipilih DPRD Agar UU Tak Diobrak-Abrik
Ketua DPR Puan Maharani Sampaikan Refleksi Akhir Tahun 2025
Viral Bupati Aceh Tenggara Sebut ‘Prabowo Presiden Seumur Hidup’, Golkar: Bentuk Ekspresi Kegembiraan
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Angkat Titiek Soeharto Jadi Ketua DPR RI untuk Basmi Koruptor dan Mafia
Golkar Solo Bakal Gelar Tasyakuran Soeharto Jadi Pahlawan Nasional