Alasan Indonesia Kekurangan Tenaga Pendidik Khusus
(Foto: Unsplash/Feliphe Schiarolli)
Merahputih.com - Indonesia menghadapi fenomena kekurangan Guru Pendidikan Khusus meski punya banyak sarjana lulusan Pendidikan Luar Biasa (PLB).
Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Putra Asga Elevri mengatakan angka lulusan Pendidikan Luar Biasa berpotensi menyentuh angka 11 ribu.
Menurutnya, penyabab Indonesia kekurangan tenaga pendidik luar biasa karena tidak adanya jalur ASN atau PPPK untuk mereka.
"Mungkin ada 10 ribu -11 ribu, tapi sekarang gak tahu kerja apa. Tapi kalau mungkin ada (jalur) ASN atau PPPK mereka akan tertarik kan," kata dia saat ditemui Merahputih dalam sebuah diskusi di Lobi Gedung A Kemendikbud, Jakarta Pusat, Selasa (3/12).
Baca juga:
Gaji Guru Honorer Naik, Sistem Pendidikan Nasional Diyakini Makin Baik
Perkiraan angka 11 ribu tersebut merupakan kalkulasi keseluruhan di Indonesia. Dari beberapa universitas lulusan SI tahun 2014-2018 ada 5.000. Lalu lulusan S1 tahun 2019-2023 ada 6.000.
Asga mengaku pihaknya terus melakukan diskusi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan-RB) untuk membahas masalah ini.
Kendati wacana PNS dan PPPK mungkin menarik untuk skema Guru Pendidikan Khusus, sayangnya hal tersebut tidak sesuai dengan yang diatur di dalam nomenklatur Permendikbuk nomor 48 Tahun 2023 terkait Guru Pendidik Khusus.
"Cuma kami tantangannya adalah itu nomenklatur baru, rekrut freshgradute yang bukan guru," ujarnya. (tka)
Bagikan
Tika Ayu
Berita Terkait
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Bertemu Rektor Seluruh Indonesia di Istana Negara, Presiden Prabowo Terima Dokumen Berisi Kritik dan Masukan kepada Pemerintah
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP di 2026
Pemerintah Terbitkan 156 Izin Prodi Spesialis Kedokteran Baru
Presiden Minta Program Revitalisasi Ditambah 60 Ribu Sekolah, DPR Sebut masih Banyak Gedung Rusak
Prabowo Canangkan Taruna Nusantara Cetak Pemimpin Antikorupsi
Prabowo Dorong Perbanyak SMA Unggulan Seperti Taruna Nusantara
Pemerintah Revitalisasi 897 Sekolah Semua Tingkat Termasuk SLB di Sumut dengan Anggaran Rp 852 M, Target Rampung Akhir Januari 2026
Mendikdasmen Pastikan Pembelajaran di Lokasi Bencana Sumut Berjalan Mulai 5 Januari
Revitalisasi 71.000 Satuan Pendidikan di Seluruh Indonesia Dimulai Tahun 2026