Buka saat Pandemi, Bioskop malah Sepi

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 07 Maret 2021
Buka saat Pandemi, Bioskop malah Sepi

Ada sejumlah alasan yang membuat bioskop tetap sepi (Foto: pixabay/derks24)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SIAPA yang tidak rindu akan bioskop? Menonton film terbaru sambil menikmat popcorn dan softdrink di akhir pekan merupakan suatu hal yang menyenangkan.

Namun, sejak pandemi melanda Indonesia di awal 2020, seluruh bioskop ditutup untuk sementara. Namun, seiring berjalannya waktu, akhirnya bisokop dibuka kembali sejak Oktober 2020 lalu.

Baca Juga:

Waras Menahan Diri Pergi ke Bioskop Saat Pandemi dengan Menonton Netflix

Meski bioskop sudah dibuka kembali, jumlah penontonnya tetap minim. Salah satu alasannya ialah banyak orang yang masih takut untuk datang.

Menurut Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin, saat ini pemasukan bioskop rata-rata hanya 10%-15% jika dibandingkan dengan sebelumnya (keadaan normal).

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan bioskop masih sepi.(foto: unsplash/kilyansockalingum)

Menurut Djonny, ada banyak faktor yang melatarbelakangi keadaan tersebut, antara lai kekhawatiran, ekonomi, dan film yang tayang.

"Pertama, penonton masih ragu daang karena banyak ahli dan sebagainya suka nakut-nakutin, sehingga masyarakat jadi khawatir. Kedua, masalah ekonomi kita sekarang lagi susah," tutur Djonny seperti dikutip Antara (7/3).

Adapun faktor selanjutnya yang membuat bioskop masih sepi pengunjung, yakni sedikitnya jumlah film yang diputar. Banyak rumah produksi yang tak mau mengambil risiko untuk memutar film mereka di tengah pandemi. Akibatnya, beberapa bioskop memutaskan untuk menampilkan film-film lama.

Baca Juga:

Sejarah Singkat Popcorn yang Menjadi Camilan 'Wajib' di Bioskop

Menurut Djonny, film-film nasional belum berani masuk ke pasar bioskop saat ini lantaran banyak pertimbangan, seperti kapasitas penonton 50%. Sementara itu, untuk film internasional ada sedikit yang berani mengambil risiko.

"Tapi, Doraemon sudah mau dua minggu tayang. Jika dibandingkan dengan film lainnya, hasilnya masih bagus. Artinya ini memberi semacam harapan," tambah Djonny.

Vaksinasi dinilai bisa menjadi angin segar bagi industri film Indonesia (foto: pixabay/alexandra_koch)

Djonny menjelaskan kapasitas jumlah penonton yang saat ini dibatasi hanyalah 50% dari normal bukanlah yang memengaruhi sepi atau tidaknya bioskop sepi atau tidaknya, dan menurutnya, program vaksinasi yang sedang berjalan diharapkan bisa memulihkan kondisi bioskop.

"Vaksinasi ini sebenarnya punya harapan besar untuk perbioskopan. Kalau sudah divaksin semua, orang-orang akan punya keyakinan dan percaya diri untuk datang," jelas Djonny.

Baca Juga:

Ini Film yang Paling Mengerikan, Bisa Membunuh Penontonnya

Selain itu, Djonny pun mendukung langkah yang dilakukan para insan film Indonesia, yang ramai-ramai melayangkan surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo. Karena, menurutnya pemerintah harus mendukung industri film, seperti pada sektor lainnya.

Lebih lanjut Djonny menambahkan bioskop tidak 'cengeng', namun dia berharap ada perhatian dari pemerintah untuk karyawan yang dirumahkan. Bila vaksinasi berjalan dengan lancar, baginya, akhir tahun seharusnya sudah bisa normal kembali. (Ryn)

#Film #Bioskop #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
Netflix menyiapkan film Blue Road. Film ini mengungkap misteri pembunuhan berantai. Film ini dibintangi Son Suk Ku dan Eita Nagayama.
Soffi Amira - 10 menit lalu
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
Andrew Garfield berharap film The Uprising yang tayang 11 September 2026, dapat menggugah masyarakat dan membuat para miliarder merasa ketakutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
ShowBiz
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Film 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini akan tayang di Tokyo International Film Festival setelah perjalanan internasionalnya dari Toronto dan Busan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
ShowBiz
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Film adaptasi Indonesia 'Descendants of the Sun' dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, disutradarai Hanung Bramantyo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan 25 Film yang Lolos Seleksi Awal Tahap 1, Ada 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'
FFI 2026 mengumumkan 25 film yang lolos Seleksi Awal Tahap 1 kategori Film Cerita Panjang, dari 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
FFI 2026 Umumkan 25 Film yang Lolos Seleksi Awal Tahap 1, Ada 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'
Bagikan