Ingin Mencoba Makan di Atas Pohon, Datangi Rumah Pohon Bukit Lemped
Suasana wisata di Bukit Lemped yang terletak Desa Pladung, Kelurahan Padang Kerta, Kabupaten Karangasem. Senin (5/3). (MP/MKF)
WISATA di Bali tak akan pernah akan habis jika diekspolrasi. Di setiap tempat, di pulau Dewata ini selalu menawarkan wisata yang menarik untuk para wisatawan mengabiskan waktu bersantai dengan keluarga.
Dari beberapa wisata yang ada di Bali, salah satunya adalah Bukit Lemped yang terletak Desa Pladung, Kelurahan Padang Kerta, Kabupaten Karangasem. Di sini, areal perbukitan disulap menjadi rumah pohon yang asri untuk dikunjungi. Jika pagi hari, udara di sini begitu segar.
Pemilik Rumah Pohon Bukit Lemped, I Wayan Mudita menjelaskan, rumah pohon miliknya dibangun di atas lahan seluas 30 are. Satu are adalah sepuluh meter persegi.
Rumah Pohon Bukit Lemped belum lama berdiri. "Ini dibangunnya sudah sembilan bulan lalu. Pengerjaan tahap awal tiga bulan, sudah operasi enam bulan," ucapnya. Senin (5/3).
Baru dibuka, kunjungan awal ke Rumah Pohon Bukit Lemped cukup lumayan. Rata-rata 40 orang datang berkunjung ke sini. Ada turis domestik, ada pula turis mancanegara. Sayang, Gunung Agung bergeliat. Kunjungan anjlok. Dua bulan hampir tak ada wisatawan yang berkunjung.
Beruntung tak lama gunung setinggi 3.142 mdpl setelah itu aktivitasnya telah menurun. Rumah Pohon Bukit Lemped pun kembali dikunjungi wisatawan. Soal ide, Mudita menyebut datang begitu saja. Kebetulan tak jauh dari sana ada rumah pohon juga. Lokasi tanah yang berbukit dimanfaatkan olehnya untuk membuat destinasi serupa dengan konsep berbeda.
"Ini dana pribadi saya bangun. Pelan-pelan saya bangun. Sementara ini yang kita andalkan adalah turis domestik," jelas I Wayan Mudita.
Spot pemandangan di sini begitu asyik. Jika naik ke rumah pohon paling tinggi, bisa ber-swafoto dengan latar belakang pemandangan indah. Setidaknya ada dua pemandangan bagus, Gunung Agung dan hamparan pantai.
Dari sini keagungan gunung yang kini berstatus waspada itu terlihat begitu jelas. Besar sekali Gunung Agung. Dari atas puncak rumah pohon Gunung Agung terlihat begitu gagah.
"Ya di atas itu, di puncak memang menjadi spot selfie," ujar I Wayan Mudita.
Selain itu, di tempat ini juga bisa menikmati sarapan atau santap siang di atas pohon ditemani oleh semilir angin dan cukup murah. Untuk masuk ke Rumah Pohon Bukit Lemped dewasa hanya Rp10 ribu, sementara anak-anak Rp5 ribu. Untuk tarif parkir kendaraan dikenakan biaya Rp 5 ribu.
Tak perlu khawatir, soal keamanan terjamin. Sudah diteliti sebaik mungkin, asal memperhatikan rambu dan imbauan pengelola. Jika tertarik,bisa berkunjung dari Bandara Ngurah Rai diperlukan waktu sekitar 2 hingga 3 jam menuju lokasi. Di Karangasem sendiri Rumah Pohon Bukit Lemped cukup terkenal. (MKF)
Artikel berdasarkan laporan Davi Erlangga kontributor Merahputih.com untuk Bali dan sekitarnya
Bagikan
Berita Terkait
Bagus Wirata & Erika Dewi Rilis Sing Cande-Cande, Ini Liriknya
Waspada Potensi Rob di Pesisir Bali 1-4 Februari 2026
Cukai Minuman Berakohol di Indonesia Capai Rp 8,92 Triliun, Arak Dari Bali Sangat Digemari
Paus Sperma Terdampar di Bali, Diarahkan ke Laut Balik Lagi Akhirnya Dibawa ke Markas JSI
Waspada Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Bali pada 27-30 Januari
Pejahat Sadis Rumania Kabur ke Bali, Nikahi WNI Hidup dari Gaji Istri
Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan Bali 20-23 Januari 2026
Buron Pembunuhan Brutal Rumania Kabur ke Indonesia, Pelariannya Berakhir di Bali