Cukai Minuman Berakohol di Indonesia Capai Rp 8,92 Triliun, Arak Dari Bali Sangat Digemari

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Cukai Minuman Berakohol di Indonesia Capai Rp 8,92 Triliun, Arak Dari Bali Sangat Digemari

Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Puru Juli Ardika bahas peran industri minuman beralkohol bagi perekonomian, Badung, Bali, Kamis 29/1/2026. ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut industri minuman beralkohol merupakan bagian dari industri makanan dan minuman yang produksinya dikendalikan dan diawasi sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 74 tahun 2013 dan merupakan bidang usaha tertutup sesuai Peraturan Presiden Nomor 49 tahun 2019.

Kemenperin mengungkapkan bahwa industri minuman beralkohol faktanya ikut berperan bagi ekonomi Indonesia.

"Industri minuman beralkohol turut berperan dalam perekonomian nasional khususnya terhadap penerimaan negara melalui kontribusi cukai dan devisa hasil ekspor,” kata Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika.

Putu Juli dalam peringatan Hari Arak Bali Ke-6 di Kabupaten Badung, Kamis, menyebut produk minuman beralkohol dalam negeri memberi kontribusi cukai mencapai Rp 8,92 triliun sepanjang 2025. Ditambah Rp 361 miliar untuk minuman beralkohol produksi impor, sehingga total penerimaan mencapai Rp 9,28 triliun.

Baca juga:

Bea dan Cukai Solo Musnahkan 12 Juta Rokok dan Alkohol Ilegal, Rugikan Negara Rp 12 Miliar

"Jumlah cukai 2025 untuk produksi dalam negeri bahkan meningkat 0,73 persen dibandingkan 2024,” ucap Dirjen Industri Agro.

Jika dilihat dari sisi ekspor, komoditas minuman beralkohol juga turut berkontribusi, dimana pada Januari-November 2025 tercatat sebesar Rp 15,75 juta dolar AS nilai ekspornya.

“Ekspor terbesar selama periode tersebut adalah untuk jenis minuman beralkohol golongan C, salah satunya arak Bali dengan negara tujuan yaitu Thailand, Tiongkok, Belanda, dan Uni Emirat Arab,” ujar Putu Juli.

Kemenperin menegaskan angka ini menunjukkan bahwa permintaan untuk produk minuman beralkohol yang diproduksi Indonesia terus bertumbuh.

Ini juga penanda iklim usaha industri di Indonesia mendukung untuk menjadikan basis produksi minuman beralkohol berorientasi ekspor.

Putu Juli melihat berkembangnya industri minuman beralkohol tak lepas dari kearifan lokal tiap daerah di Indonesia.

Selain arak Bali yang terkenal dari Pulau Dewata, Sumatera Utara juga memiliki tuak, Nias memiliki tuo nifaro, Jawa Timur memiliki legen, Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki sopi, dan Papua memiliki swansrai.

Kemenperin melihat karakteristik tiap daerah mencerminkan kearifan lokal yang tidak lepas dari kegiatan upacara adat, ritual keagamaan, dan simbol kebersamaan.

“Keragaman minuman beralkohol tradisional Indonesia mencerminkan kekayaan budaya dan warisan lokal yang tidak ternilai, serta menjadi keunggulan yang tidak dimiliki oleh negara lain,” kata Putu Juli.

Industri minuman beralkohol di Indonesia didukung kekayaan alam yang indah sehingga mampu menarik wisatawan untuk datang menikmati.

Sebagai contoh Bali, dimana 45 persen dari total wisman yang masuk Indonesia turun disini. Pemerintah melihat ini merupakan potensi untuk produsen minuman beralkohol arak Bali dapat semakin memperkenalkan produknya.

“Ini untuk kebutuhan sektor wisata serta sebagai salah satu upaya untuk mendukung visi misi ekspor minuman beralkohol ke luar negeri, serta menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali,” ujar Putu Juli.

#Minum Alkohol #Bea Cukai #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Dunia
Sentuhan Ulos dan Adat Bali, Atlet Indonesia Hentak Pembukaan Asian Games 2026
Atlet Indonesia Dewa Ayu dan Daniel Hutapea tampil memesona membawa pakaian adat Bali dan Batak pada pembukaan Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Sentuhan Ulos dan Adat Bali, Atlet Indonesia Hentak Pembukaan Asian Games 2026
Indonesia
Menkeu Suahasil Nazara Segera Rombakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Fokus Kementerian Keuangan saat ini akan memperkuat keuangan negara dan melanjutkan kebijakan yang sudah dijalankan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Menkeu Suahasil Nazara Segera Rombakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Indonesia
Instruksi Menkeu Baru Suahasil Nazara ke Bea Cukai: Pak Djaka Gempur Terus
Menkeu Suahasil Nazara yang baru dilantik hari ini secara khusus menantang Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Instruksi Menkeu Baru Suahasil Nazara ke Bea Cukai: Pak Djaka Gempur Terus
Indonesiaku
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Mereren Fest 2026 di Pererenan, Bali, menghidupkan kembali tradisi lokal lewat festival layangan, musik, kreativitas, dan kolaborasi komunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Fun
Noema Resort Pererenan Dukung Minikino Film Week 2026, Ciptakan Ruang Kreatif bagi Komunitas
Kolaborasi dengan Minikino sejalan dengan salah satu pilar Noema yang menempatkan komunitas dan inklusivitas sebagai bagian penting dari identitas resor.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Noema Resort Pererenan Dukung Minikino Film Week 2026, Ciptakan Ruang Kreatif bagi Komunitas
Indonesia
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Rencana yang disiapkan akan menghubungkan kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Badung dengan sejumlah kawasan pariwisata di Bali Selatan hingga Canggu.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Indonesia
Kemenkeu Buka Opsi Jadikan Rokok Ilegal Jadi Legal Dengan Bayar Cukai Dengan Tarif Tertentu
Terkait potensi terjadinya downtrading atau peralihan konsumsi ke rokok dengan harga yang lebih murah, Purbaya mengatakan hal tersebut bergantung pada kondisi pasar
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Kemenkeu Buka Opsi Jadikan Rokok Ilegal Jadi Legal Dengan Bayar Cukai Dengan Tarif Tertentu
Indonesia
Marak Penyelundupan, Prabowo ‘Sentil’ Bea Cukai dan Bakamla
Presiden Prabowo Subianto menyoroti pengawasan Bea dan Cukai di tengah maraknya praktik penyelundupan.
Frengky Aruan - Jumat, 14 Agustus 2026
Marak Penyelundupan, Prabowo ‘Sentil’ Bea Cukai dan Bakamla
Bagikan