Inflasi di November Sangat Tipis

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 02 Desember 2024
Inflasi di November Sangat Tipis

Pedagang daging sapi. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia mengalami inflasi 0,30 persen (month-to-month/mtm) pada November 2024.

Tercatat, terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,01 pada Oktober 2024 menjadi 106,33 pada November 2024.

Dengan perkembangan tersebut, inflasi tahunan mencapai 1,55 persen (year-on-year/yoy) dan inflasi tahun kalender 1,12 persen (year-to-date/ytd).

Inflasi provinsi (yoy) tertinggi terjadi di Provinsi Papua Tengah sebesar 4,35 persen dengan IHK sebesar 110,39 dan terendah terjadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 0,22 persen dengan IHK sebesar 103,58.

Baca juga:

Target Inflasi AS 2% Tercapai, The Fed Pangkas Suku Bunga Acuan 25 Basis Poin

Sedangkan inflasi kabupaten/kota tertinggi terjadi di Kabupaten Nabire sebesar 4,48 persen dengan IHK sebesar 110,75 dan terendah terjadi di Kabupaten Muara Enim sebesar 0,08 persen dengan IHK sebesar 108,43.

Deflasi kabupaten/kota terdalam terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan sebesar 1,54 persen dengan IHK sebesar 104,77 dan terendah terjadi di Tanjung Pandan sebesar 0,09 persen dengan IHK sebesar 105,29.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan, Inflasi (yoy) terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,68 persen.

Lalu, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,20 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,59 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,08 persen.

Selain itu, kelompok kesehatan sebesar 1,65 persen; kelompok transportasi sebesar 0,03 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,49 persen; kelompok pendidikan sebesar 1,89 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,40 persen

Dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,26 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,28 persen. (*)

#Harga Bahan Pokok
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Update Harga Pangan Nasional Terbaru 21 April 2026: Cabai Rawit Merah 'Meledak' Nyaris Rp 90 Ribu, Daging Sapi Kualitas Wahid Dekati Rp 150 Ribu
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah menyentuh angka Rp89.650 per kilogram (kg).
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
Update Harga Pangan Nasional Terbaru 21 April 2026: Cabai Rawit Merah 'Meledak' Nyaris Rp 90 Ribu, Daging Sapi Kualitas Wahid Dekati Rp 150 Ribu
Indonesia
Inflasi Diproyeksikan Lebih Tinggi Didorong Peningkatan Harga Bahan Bakar
Terdapat tiga jenis inflasi yang berpotensi mendorong peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Maret 2026, yakni demand-pull inflation, cost-push inflation, serta imported inflation.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Inflasi Diproyeksikan Lebih Tinggi Didorong Peningkatan Harga Bahan Bakar
Indonesia
Harga Bahan Pokok Masih Tinggi Usai Lebaran, Pemerintah Siapkan Operasi Pasar
beberapa harga kebutuhan pokok memang belum turun sepenuhnya karena belum semua pedagang kembali berjualan dan sebagian distributor masih belum pulih.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Harga Bahan Pokok Masih Tinggi Usai Lebaran, Pemerintah Siapkan Operasi Pasar
Indonesia
5 Komoditas Pangan dengan Permintaan Tertinggi Jelang Lebaran 2026, Stok Aman
Cabai rawit merah, ayam potong, beras, dan bawang merah mengalami kenaikan harga.
Dwi Astarini - Jumat, 13 Maret 2026
5 Komoditas Pangan dengan Permintaan Tertinggi Jelang Lebaran 2026, Stok Aman
Indonesia
Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok di Kudus Stabil Jelang Lebaran 2026
Kementerian Perdagangan turun langsung ke pasar-pasar rakyat untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bapok menjelang Idul Fitri 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok di Kudus Stabil Jelang Lebaran 2026
Indonesia
Pramono Anung Pastikan Harga Pangan Jakarta Terkendali Jelang Lebaran 2026
Gubernur DKI Pramono Anung memastikan stok pangan di Jakarta aman dan harga komoditas diupayakan tidak naik melebihi inflasi menjelang Idulfitri 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Maret 2026
Pramono Anung Pastikan Harga Pangan Jakarta Terkendali Jelang Lebaran 2026
Indonesia
Jelang Lebaran 2026, Mendag Pastikan Pasokan Bahan Pokok di Jakarta Aman
Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan harga dan pasokan bahan pokok di Jakarta masih stabil menjelang Lebaran 2026 setelah meninjau Pasar Kramat Jati.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Maret 2026
Jelang Lebaran 2026, Mendag Pastikan Pasokan Bahan Pokok di Jakarta Aman
Indonesia
Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, DPRD DKI Minta Pemprov DKI Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok
mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperbanyak pasar murah, khususnya di tingkat kelurahan.
Dwi Astarini - Kamis, 05 Maret 2026
Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, DPRD DKI Minta Pemprov DKI Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok
Indonesia
Menteri Perdagangan Tegaskan Minyak Goreng Melimpah di Makassar, Warga Jangan Panik
Karena stok bahan pokok cukup dan harganya stabil, Mendag mengimbau masyarakat untuk berbelanja seperti biasa.
Dwi Astarini - Rabu, 04 Maret 2026
Menteri Perdagangan Tegaskan Minyak Goreng Melimpah di Makassar, Warga Jangan Panik
Indonesia
Jelang Idul Fitri 2026, Polda Metro Jaya Sidak Harga Bahan Pokok di Pasar Kopro
Sidak harga bahan pokok di Pasar Kopro Jakarta Barat. Cabai rawit merah tercatat mencapai Rp 140.000 per kilogram jelang Idul Fitri 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Maret 2026
Jelang Idul Fitri 2026, Polda Metro Jaya Sidak Harga Bahan Pokok di Pasar Kopro
Bagikan