Indonesia Sudah Terjunkan Bantuan 91,4 Ton Agar Warga Gaza Bisa Makan
Dua pesawat Hercules C-130J TNI AU dari Skadron Udara 31 dengan 66 personel gabungan menerjunkan 17,8 ton bantuan pangan di momen HUT Ke-80 RI pada Minggu, 17 Agustus 2025 di langit Gaza. (ANTARA/HO- Puspen TNI)
MerahPutih.com - Dewan Kemananan PBB membahas bencana kemanusiaan di Gaza bersama pejabat PBB dan organisasi kemanusiaan yang memperingatkan bahwa bencana kelaparan berpotensi merebak di seluruh wilayah Gaza.
Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan, Joyce Msuya, menyampaikan kepada anggota Dewan bahwa lebih dari setengah juta warga Palestina di Gaza menghadapi “kelaparan, kemiskinan ekstrem, dan kematian,” atau sekitar seperempat dari total populasi. Jumlah itu diperkirakan bisa meningkat menjadi lebih dari 640.000 orang pada akhir September.
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Brigjen TNI (Marinir) Freddy Ardianzah mengatakan hingga saat TNI melalui Satgas Garuda Merah Putih-ll telah mengirimkan 91,4 ton bantuan logistik untuk warga korban perang di Jalur Gaza, Palestina.
"Sampai dengan saat ini, Satgas telah menerjunkan 91,4 ton bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza melalui misi airdrop," kata Freddy saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Kamis (28/8).
Baca juga:
Israel Hancurkan Rumah Sakit di Gaza dalam Serangan Ganda
Pengiriman bantuan tersebut dilakukan dalam rangka misi perdamaian TNI sekaligus memperkuat dukungan diplomasi Indonesia kepada Palestina.
Freddy menjelaskan, misi tersebut sudah berlangsung sejak perayaan HUT Ke-80 RI Minggu (17/8) lalu. Sejak saat itu, TNI secara rutin mengerahkan pesawat angkut Hercules C-130 untuk membawa bantuan logistik ke Gaza.
Bantuan logistik yang dibawa berupa makanan, obat-obatan, pakaian hingga keperluan lain yang dibutuhkan warga untuk bertahan hidup.
Freddy melanjutkan, bantuan tersebut dijatuhkan dari pesawat ke beberapa titik permukiman wilayah jalur Gaza yang sudah dipastikan aman.
Hingga saat ini, Freddy memastikan seluruh proses pengantaran bantuan logistik berjalan dengan aman dan kondusif.
Ia berharap bantuan yang diberikan TNI dapat meringankan warga sipil yang masih bertahan di jalur Gaza.
Otoritas kesehatan Gaza, Rabu menyatakan kelaparan merenggut nyawa 10 orang lagi, termasuk 2 anak-anak. Dengan demikian, jumlah warga Gaza yang meninggal akibat kelaparan telah menyentuh 313 orang, termasuk 119 anak-anak.
Blokade total Zionis Israel sejak Maret telah menyebabkan bencana besar bagi 2,4 juta warga Gaza yang harus menghadapi ancaman kelaparan, penyakit menular, dan runtuhnya sistem layanan umum.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Presiden Prabowo Teken BoP Charter di Davos, Sebut sebagai Peluang Nyata Perdamaian Gaza
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Indonesia Setuju Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Donald Trump
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran