SIAPA bilang film Indonesia tak berani bersaing dengan film-film negara lain di ajang penghargaan internasional. Di Piala Oscar 2018 Indonesia berencana mengirimkan "Turah", film berbahasa Tegal garapan sutradara Wicaksono Wisnu Legowo.
Penunjukan film "Turah" untuk maju ke ajang penghargaan film internasional bergengsi tersebut diungkapkan Ketua Komite Seleksi Best Foreign Language Film Award ke 90 Christine Hakim di Jakarta, Selasa (19/9).
"Kekuatan film Turah adalah kejujuran dan keluguan dialognya di antara kemunafikan dan krisis kemanusiaan," ujar Christine Hakim yang juga aktris senior.
Sebelumnya Pesatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) ditunjuk oleh Academy of Motion Pictures Arts and Sciences (AMPAS) selaku penyelenggara gelaran Academy Award atau Oscar untuk memilih film yang akan diadu di kategori Best Foreign Language Film.
Film Turah menggambarkan problema sosial masyarakat di Kampung Tirang di pesisir utara, dekat dengan Pelabuhan Tegalsari, Kota Tegal Jawa Tengah.
Di perkampungan yang termasuk wilayah miskin serta terpencil tersebut listrik menyala hanya pada malam hari, sulit air bersih dan warganyan dihadapkan pada kerasnya persaingan hidup.
Film yang diproduseri Ifa Ifansyah, produser "Siti" tersebut sudah ditayangkan di bioskup di Tanah Air pada Agustus 2017 lalu. (*)
Selain artikel ini Anda bisa baca Iko Uwais Kembali Beradu Akting dengan Aktor Hollywood

