Indonesia Darurat Hoaks

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 03 Oktober 2018
Indonesia Darurat Hoaks

Pahamilah alur hoax. (Foto: gatewaynaturalmedicine)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDONESIA darurat hoaks. Setidaknya isu tersebut terjadi akhir-akhir ini. Beberapa tahun yang lalu, tak banyak orang yang menggunakan istilah hoaks. Namun kini, hoaks menjadi ancaman nyata bagi perkembangan informasi, demokrasi, atau kebebasan beropini. Hoaks merupakan kata serapan dari bahasa Inggris yaki hoax. dalam Kamus Oxford hoax didefinisikan sebagai malicious deception atau kebohongan yang dibuat dengan tujuan jahat.

Hoaks atau berita palsu telah beredar sejak tahun 1439 kala Johannes Gutenberg menciptakan mesin cetak. Namun, perkembangan teknologi informasi membuat persebaran berita hoaks lebih masif dan menyeluruh.

Kamus Oxford telah mengumumkan bahwa kata hoaks menjadi Word of the Year 2016. Sejumlah informasi hoax yang beredar di masyarakat seolah menjadi bom waktu yang bisa menyerang kapan saja. Kesimpangsiuran suatu informasi dapat menyebabkan keresahan hingga provokasi di kalangan warganet. Tak jarang berita hoax juga membuat orang saling lempar argumen hingga berakhir bentrok.

hoax
Hoax menyebabkan keresahan dalam masyarakat. (Foto: Pexels/Negative Space)

Orang-orang yang rentan terpapar berita hoaks yakni orang-orang yang tidak suka membaca dan jarang mengonsumsi berita. Ketika mereka mengetahui berita hoaks, dengan mudahnya mereka meyakini bahwa berita tersebut nyata. Mereka langsung mempercayai konten berita hoaks tersebut tanpa mengklarifikasi terlebih dahulu karena enggan. Diskusi tentang berita palsu telah memunculkan fokus baru pada literasi media secara lebih luas.

Berpikir kritis merupakan kunci dalam literasi media dan informasi sehingga kita bisa mendapatkan informasi yang faktual dan teruji kebenarannya. International Federation of Library Association and Institutions (IFLA) pun turut ambil bagian untuk mengendalikan persebaran berita hoaks yang semakin meluas. Sebagai pustakawan, IFLA menghimbau masyarakat untuk memiliki keterampilan untuk menavigasi informasi yang beredar sebelum mempercayainya.

Ada tujuh langkah yang bisa dilakukan untuk mendeteksi berita palsu:

1. Mengetahui Sumber

hoax
Profir sumber berita. (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Hal yang pertama yang bisa dilakukan adalah megetahui sumber berita yang beredar. Kita bisa mencaritahu profil sumber berita. Dengan begitu kita bisa mengetahui akurasi dari berita yang beredar.

2. Cari Tahu Sumber Pendukung

hoax
Carilah berita pendukung lainnya. (Foto: Pexels/Pixabay)

Dalam suatu artikel, penulis biasanya memperkuat data yang ada dengan memasukkan sejumlah sumber pendukung. Cari tahu pula profil tentang sumber pendukung tersebut dengan browsing terlebih dahulu di internet. Dengan demikian, kita bisa mengetahui seberapa akurat berita yang ditampilkan.

3. Baca Keseluruhan Berita

hoax
Baca berita jangan sepotong. (Foto: Pexels/Kaboompics.com)

Terkadang, penulis sengaja membuat judul berita yang bombastis supaya warganet tergoda untuk membaca tulisannya. Namun terkadang judul yang dibuat tidak sesuai dengan konteks tulisan. Pastikan berita yang kita baca tidak clickbait. Clickbait adalah ketidaksinambungan antara judul dengan artikel secara keseluruhan.

4. Cek Penulis

hoax
Nama penulis haruslah jelas. (Foto: Pexels/Pixabay)

Periksa siapa yang membuat tulisan tersebut. Apakah mereka kredibel atau tidak. Orang-orang yang menulis secara anonim biasanya dipertanyakan kebenaran isi beritanya,

#Berita Hoax
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, dikabarkan mengambil alih pengesahan RUU Perampasan Aset.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
WNI yang tidak membayar pajak akan dicabut status kewarganegaraannya. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Media sosial tengah viral adanya ajakan demo tidak bayar pajak. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Indonesia
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Pemerintah kini menelusuri video hoaks kerusuhan di media sosial. Menko Polkam, Djamari Chaniago, akan menindak tegas penyebarnya.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Indonesia
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yakin Jakarta tetap aman di tengah adanya isu kerusuhan.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Menteri ESDM, Bahlil Lahadaila, kabarnya akan menyita TV para penunggak pajak. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Viral emas 74 kg milik Febrie Adriansyah disebut palsu. Lalu, apakah informasi tersebut dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Bendera Iran tak Dikibarkan di Pembukaan Piala Dunia 2026
Bendera Iran dikabarkan tak dikibarkan saat pembukaan Piala Dunia 2026. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Bendera Iran tak Dikibarkan di Pembukaan Piala Dunia 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: KPK Hentikan Kasus Korupsi MBG karena Dibekingi Pejabat
KPK dilaporkan menghentikan kasus korupsi MBG karena dibekingi pejabat. Lalu, apakah informasi ini bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: KPK Hentikan Kasus Korupsi MBG karena Dibekingi Pejabat
Bagikan