Indonesia Butuh Pusat Pengendalian Ancaman Biologi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 27 Maret 2021
Indonesia Butuh Pusat Pengendalian Ancaman Biologi

ilustrasi (pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kepala Pusat Kesehatan TNI, Mayjen TNI Tugas Ratmono, menilai Indonesia butuh pusat pengendalian ancaman biologi. Karena, menghadapi hal tersebut bukanlah masalah mudah.

"Butuh kesiapan yang benar-benar siap karena musuh yang kita hadapi ini tak bisa dilihat secara kasat mata tetapi dampaknya betul-betul berat. Kita mengalaminya sekarang dengan pandemi COVID-19,” kata Mayjen Tugas di Jakarta, Jumat (26/3).

Baca Juga

Satgas COVID-19 Minta Pembukaan Sekolah Tatap Muka Dilakukan Bertahap



Ancaman biologi sebagai ancaman terbesar umat manusia di abad modern ternyata bukan isapan jempol. Pandemi COVID-19 terbukti sudah meluluhlantakkan dan menyengsarakan kehidupan di dunia.

Indonesia harus bersiap menghadapi ancaman pandemi di masa mendatang sehingga butuh sebuah lembaga khusus seperti Pusat Pengendalian Ancaman Biologi.

Koordinator Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu juga melihat ancaman biologi sebagai ancaman bagi pertahanan negara dan kehidupan masyarakat di era modern.

Sebelumnya dalam peringatan setahun RSDC Wisma Atlet Kemayoran, 23 Maret 2021, Mayjen Tugas Ratmono berharap adanya kesinambungan dalam penanganan ancaman biologi.

Keberadaan RSDC Wisma Atlet Kemayoran yang telah menangani lebih dari 60 ribu pasien COVID-19 menjadi modal penting bagi negeri ini dalam menyiapkan diri menghadapi ancaman serupa di masa mendatang.

ilustrasi (pixabay)



“Kami berharap ini suatu kesinambungan, karena negara perlu semacam pusat pengendalian ancaman biologi atau apapun namanya. Kalau melihat perjalanannya, wabah tidak pernah selesai, ini kita teruskan untuk menjadi suatu tempat pusat penanganan ancaman biologi ke depan untuk bangsa Indonesia yang kita cintai,” katanya.

Menurut Mayjen Tugas, Indonesia memang sudah memiliki berbagai elemen untuk menghadapi ancaman biologi. Namun, elemen tersebut perlu berjalan dalam sebuah keterpaduan yang integratif sehingga bisa efektif dalam menangani pandemi.

“Untuk itu perlunya pusat pengendalian ancaman biologi agar muncul keterpaduan semua kekuatan bangsa. Tanpa keterpaduan, tidak akan berjalan efektif,” katanya.

Ia mencontohkan pada awal masa pandemi, begitu banyak kesimpangsiuran informasi. Anggapan remeh terhadap potensi ancaman COVID-19 pun bermunculan.

“Pusat pengendalian penting keberadaannya untuk menjadi pusat penelitian ancaman biologi untuk memitigasi ancaman di masa mendatang. Agar tidak muncul kesimpangsiuran informasi, pusat pengendalian bisa melapor ke Presiden karena segala informasi ancaman biologi sudah diteliti,” ujarnya.

Baca Juga

Warga Madura dan Minang Paling Banyak Tolak Divaksin COVID-19



Seruan Mayjen TNI Tugas Ratmono agar Indonesia memiliki pusat pengendalian ancaman biologi mendapat dukungan banyak pihak antara lain Ketua Satgas COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo.

“RSDC Wisma Atlet Kemayoran bisa dijadikan tempat untuk laboratorium, sebagai tempat pembelajaran, tempat penelitian, sehingga ke depan manakala kita menghadapi pandemi-pandemi yang seperti ini, bangsa kita lebih siap dan lebih tangguh,” kata Doni Monardo. (Knu)

#TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Marsekal Yusuf Jauhari resmi dilantik jadi Wamenhan. Kemhan proses pengisian jabatan Kabaloghan yang kosong. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Indonesia
Tak Ada Toleransi, KSAD Pastikan Karier TNI Letkol Arman Penyulap Rumah Dinas Jadi Kantor Judol Tamat
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak pastikan tak ada toleransi bagi Letkol Arman usai rumah dinasnya disulap jadi markas judi online di Cijantung.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Tak Ada Toleransi, KSAD Pastikan Karier TNI Letkol Arman Penyulap Rumah Dinas Jadi Kantor Judol Tamat
Indonesia
Rumah Dinas Perwira TNI Cijantung Disulap Jadi Kantor Judol, Letkol Arman Terancam Sanksi Pecat!
Skandal judi online meledak di KPAD Cijantung! Letkol Arman ditahan Pomdam Jaya usai rumah dinasnya disulap jadi markas judol. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Rumah Dinas Perwira TNI Cijantung Disulap Jadi Kantor Judol, Letkol Arman Terancam Sanksi Pecat!
Indonesia
Rumah Dinas Perwira di Cijantung Jadi Markas Judol, TNI Angkat Suara
Markas Besar TNI buka suara terkait temuan praktik pengoperasian judi online (judol) di Kompleks Perumahan Perwira Angkatan Darat (KPAD) di Cijantung, Jakarta Timur.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Rumah Dinas Perwira di Cijantung Jadi Markas Judol, TNI Angkat Suara
Indonesia
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Letjen TNI Iwan Setiawan resmi ditunjuk sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. Simak profil dan jejak kariernya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Indonesia
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Keberadaan kodam-kodam baru ini juga diharapkan dapat lebih mempermudah TNI AD mengirim bantuan kepada warga jika terjadi bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Hadiri Peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap
Presiden Prabowo Subianto melakukan pemeriksaan pasukan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Didik Setiawan - Senin, 05 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Hadiri Peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap
Bagikan