MerahPutih.com - India mempertimbangkan memasok senjata ke pemerintah Myanmar sebagai tanda dukungan kuat bagi tetangga itu seperti dibahas dalam kunjungan kepala angkatan laut Myanmar. Dukungan India tersebut terjadi di tengah kecaman atas tindakan keras Myanmar terhadap Rohingya.
Pejabat India pada Kamis (21/9) menyatakan bahwa kedua pihak juga berbicara tentang pelatihan pelaut Myanmar dengan kursus tingkat tertinggi yang diajarkan kepada perwira militer di lembaga pertahanan khusus India.
Keputusan India membahas peningkatan kerja sama militer dengan tetangganya di timur itu diperkirakan menjadi bagian dari dorongan untuk melawan pengaruh Tiongkok di wilayah tersebut.
Kerja sama militer tersebut justru terjadi pada saat negara Barat meningkatkan tekanan pada pemerintah Myanmar atas kekerasan terhadap Rohingya di wilayah barat laut, negara bagian Rakhine.
Pada Rabu (20/9), Panglima Angkatan Laut Myanmar Laksamana Tin Aung San bertemu dengan Menteri Pertahanan India Nirmala Sitaraman dan kepala angkatan darat, angkatan laut dan angkatan udara India.
Kedua pihak membahas pasokan kapal patroli lepas pantai. Kepala angkatan laut Myanmar juga mengunjungi lokasi pembangunan kapal angkatan laut di Mumbai sebagai bagian dari perjalanan empat hari, yang berakhir pada Kamis.
Pada 2013, India menawarkan untuk memasok peralatan seperti senjata artileri, radar dan alat penglihatan malam ke tentara Myanmar. Sejak saat itu, fokusnya telah beralih ke kerja sama angkatan laut karena India berusaha untuk mendorong mundurnya pengaruh Tiongkok di wilayah tersebut. (*)
Sumber: ANTARA