Ilmuwan Temukan Kaki Seribu Raksasa yang Hidup 340 Juta Tahun Lalu

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 14 Oktober 2024
Ilmuwan Temukan Kaki Seribu Raksasa yang Hidup 340 Juta Tahun Lalu

Ilmuwan temukan kaki seribu raksasa yang hidup 340 juta tahun lalu. Foto: Universite Claude Bernard Lyon 1

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ilmuwan telah menemukan kaki seribu seukuran mobil yang hidup di Bumi pada 340 juta tahun lalu.

Setelah menjadi misteri selama berabad-abad, wajah Arthropleura akhirnya terungkap. Hal itu berkat dua fosil yang terpelihara dengan baik.

Arthropoda bersembunyi di hutan dekat khatulistiwa antara 346 hingga 290 juta tahun yang lalu di akhir era Paleozoikum. Arthopleura bisa tumbuh dengan panjang hingga 8,5 kaki dan berat lebih dari 45kg.

Lalu kaki seribu tersebut telah membingungkan para ahli paleontologi selama beberapa dekade. Tubuh makhluk itu memiliki ciri-ciri yang mirip kaki seribu, tetapi para ahli belum pernah melihat kepalanya.

Baca juga:

Ilmuwan Ingin Bangkitkan Beruang Raksasa yang Punah Ribuan Tahun Lalu

Jadi, mereka tidak dapat mengetahui hubungannya dengan artropoda modern. Namun, kini kepalanya telah ditemukan dengan struktur bundar yang dihiasi dua antena pendek berbentuk lonceng.

Menurut penelitian terbaru, ia juga memiliki dua mata yang menonjol seperti yang dimiliki kepiting saat ini. Kemudian, ada mulut kecil untuk mengais daun dan kulit kayu.

Meskipun ukurannya sangat besar, tetapi kemungkinan besar makanan makhluk ini hanyalah tumbuh-tumbuhan dari hutan tempat ia tinggal.

Seperti artropoda lainnya, Arthopleura akan melepaskan kerangka luarnya melalui lubang kepala. Jadi, hal itu meninggalkan petunjuk mengenai ukurannya yang sangat besar dan tidak ada indikasi struktur wajahnya.

Baca juga:

Asal-usul Asteroid yang Musnahkan Dinosaurus 66 Juta Tahun Lalu Ditemukan

Kaki seribu raksasa hanya memakan tumbuh-tumbuhan
Kaki seribu raksasa hanya memakan tumbuh-tumbuhan. Foto: Unsplash/Elena Mozhvilo

Kini, dengan semakin banyaknya fosil remaja yang ditemukan, para ahli dapat mempelajari kepalanya dan mengetahui lebih banyak tentang binatang itu. Arthopleura merupakan kelompok arthropoda yang mencakup serangga, kepiting, dan laba-laba modern.

Penulis studi, Mickael Lheritier menjelaskan: "Kami menemukan bahwa ia memiliki tubuh kaki seribu, tetapi kepalanya seperti kelabang."

Saat proses memodelkan kepala, para peneliti menggunakan teknik CT scan canggih sambil memeriksa fosil. Lalu, fosil-fosil tersebut diambil pada 1980-an di ladang batu bara Prancis dan masih tertanam di dalam batuan.

Pemindaian tersebut memungkinkan tim untuk memeriksa detail tersembunyi tanpa menyebabkan kerusakan pada fosil yang sangat berharga tersebut.

Baca juga:

Ilmuwan Siapkan Rencana ala 'Armageddon', Tembak Nuklir ke Asteroid

Sementara itu, Ahli Palebiologi, James Lamsdell, yang tidak terlibat dalam penelitian ini mengatakan: “Kami sudah lama ingin melihat seperti apa bentuk kepala hewan ini."

“Saat Anda memotong batu, Anda tidak tahu bagian mana dari fosil halus yang mungkin hilang atau rusak," ujarnya.

Meskipun fosil tersebut hanya berukuran panjang sekitar dua inci, para peneliti yakin fosil tersebut memberikan wawasan penting tentang seperti apa Arthropleura. (sof)

#Penelitian #Sains #Hewan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan Peringatkan Nyaris Semua Terumbu Karang Bisa Hilang dalam 50 Tahun
Penilaian dari International Union for Conservation of Nature (IUCN) menemukan 96 persen sistem terumbu karang air dangkal kritis dan dapat lenyap pada 2075.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
 Ilmuwan Peringatkan Nyaris Semua Terumbu Karang Bisa Hilang dalam 50 Tahun
Lifestyle
NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan
Wahana penjelajah NASA, Volatiles Investigating Polar Exploration Rover (VIPER), dijadwalkan untuk memulai misi ke wilayah kutub selatan bulan pada 2027.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan
Lifestyle
Misi Antariksa Meluncur ke Mars, Ambil Sampel dari Phobos
Jika berhasil, ini akan menjadi kali pertama sampel dari Mars atau bulan-bulannya dikembalikan untuk dianalisis di laboratorium di Bumi.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Misi Antariksa Meluncur ke Mars, Ambil Sampel dari Phobos
Lifestyle
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Para arkeolog dan ilmuwan internasional bersama BRIN menemukan bukti empiris praktik ini telah dilakukan sejak 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Dunia
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Data terbaru menyebut hal itu terjadi akibat gelombang panas musim panas yang ekstrem di puncak-puncak pegunungan Alpen.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Lifestyle
Penelitian Ungkap Orang Indonesia sudah Tahu Narkotika Sejak 25.000 Tahun Lalu, Teler Pakai Biji Pinang
Bukti terbaru menunjukkan biji pinang telah digunakan sebagai zat psikoaktif oleh sejumlah komunitas di Indonesia pada 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Penelitian Ungkap Orang Indonesia sudah Tahu Narkotika Sejak 25.000 Tahun Lalu, Teler Pakai Biji Pinang
Indonesia
Puluhan Dokter Hewan di Jakarta Tidak Miliki Izin Praktik
Pendataan juga mencakup dokter hewan yang sedang dalam proses pengajuan maupun perpanjangan Surat Izin Praktik (SIP)
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Puluhan Dokter Hewan di Jakarta Tidak Miliki Izin Praktik
Fun
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Mengunggah ‘konten marmot tanpa sensor'.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Lifestyle
Berdiri Tegak atau Membungkuk? Penelitian Sebut Bisa Mencerminkan Kepribadian
Penelitian Universitas McGill mengungkap postur tubuh saat berdiri dapat menjadi indikator kepribadian. Simak hubungan bahasa tubuh dengan karakter seseorang.
ImanK - Minggu, 26 Juli 2026
Berdiri Tegak atau Membungkuk? Penelitian Sebut Bisa Mencerminkan Kepribadian
Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Bagikan