SALAH satu selebriti populer Instagram Kim Kardashian West, ikut serta dalam kampanye #StopHateforProfit. Hal ini dilakukan istri Kanye West itu sebagai wujud protes atas kebijakan Facebook yang hingga saat ini masih mengizinkan berbagai postingan bernada ujaran kebencian, propaganda, hingga hoaks mengalir di plaftorm mereka.
Mengutip laman The Verge, Kardashian akan vakum selama 24 jam dari Instagram dan Facebook dalam waktu dekat. Ia pun mengunggah postingan karena tidak bisa tinggal diam dengan ujaran kebencian di Instagram dengan tujuan untuk mencari profit.
Baca juga:
“Saya senang bisa terhubung langsung dengan penggemar saya lewat Instagram dan Facebook, namun saya tidak bisa diam ketika kedua platform ini mengizinkan pengguna untuk menyebar kebencian, propaganda, dan hoaks,” tulis selebriti dengan 188 juta pengikut ini.
freezing
View this post on Instagram I love that I can connect directly with you through Instagram and Facebook, but I can’t sit by and stay silent while these platforms continue to allow the spreading of hate, propaganda and misinformation - created by groups to sow division and split America apart – only to take steps after people are killed. Misinformation shared on social media has a serious impact on our elections and undermines our democracy. Please join me tomorrow when I will be my Instagram and FB account to tell Facebook to #StopHateForProfit. Link in bio for more info on how to preserve truth. A post shared by Kim Kardashian West (@kimkardashian) on Sep 15, 2020 at 11:50am PDT
“Misinformasi yang dibagikan di media sosial berdampak serius ke pemilihan umum dan merusak demokrasi kita,” lanjutnya.
Kampanye yang dimulai pada Juni lalu ini mendapatkan dukungan dari ratusan perusahaan besar, yang akhirnya memboikot pasangan iklan di jejaring sosial tersebut.
Baca juga:
Sebuah koalisi organisasi hak-hak sipil, seperti Stop Hate for Profit, Defamation League, NAACP, dan Color of Change, muncul pertama kali pada 17 Juni lalu. Mereka mendorong para pengiklan untuk meninggalkan Facebook sampai platform tersebut berkomitmen untuk memenuhi tujuan hak-hak sipilnya. Alhasil, perusahaan besar seperti Coca-Cola, Microsoft, dan Starbucks menarik iklan mereka dari Facebook.
Tak hanya Kardashian, gerakan #StopHateforProfit ini juga ramai digaungkan oleh sejumlah pihak dan pesohor internasional. Sebut saja Katy Perry, Orlando Bloom, Jennifer Lawrence, Sacha Baron Cohen, Leonardo DiCaprio, Judd Apatow, Ashton Kutcher, Jamie Foxx, hingga Michael B. Jordan.
Mengutip laman BBC, Mark Zuckerberg mengatakan Facebook akan melarang iklan yang berisi klaim bahwa orang dari ras, etnis, asal kebangsaan danafiliasi agama.
“Pemilu 2020 sudah dipastikan akan memanas. Selama momen ini, Facebook akan mengambil tindakan pencegahan esktra untuk membantu semua orang tetap aman dan tetap terinformasi,” tulisnya dalam sebuah pernyataan.
Akibat dari boikot itu, saham di Faceobok turun drastis dan membuat kekayaan bersih pribadi Zuckerberg berkurang USD 7,2 miliar atau sekitar Rp106 triliun. (and)
Baca juga: