Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Hujan Disertai Angin Kencang, Agam Alami Longsor di Empat Titik

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Sabtu, 23 Desember 2017
Hujan Disertai Angin Kencang, Agam Alami Longsor di Empat Titik

Ilustrasi (ANTARA FOTO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat sebanyak empat titik longsor melanda daerah tersebut pascacurah hujan disertai angin kencang melanda daerah itu semenjak Jumat (22/12) sore sampai Sabtu (23/12) dini hari.

"Longsor tersebut dengan panjang 20 sampai 40 meter menimbun badan jalan provinsi yang menghubungkan Pasaman Barat dengan Bukittinggi. Longsor tersebut juga mengakibatkan badan jalan terban," kata Kepala BPBD Agam, Muhammad Lutfi seperti dilansir Antara, Sabtu (23/12).

Longsor pertama terjadi di Pasar Palembayan, Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan dengan panjang 30 meter dan tinggi satu meter. Sedangkan longsor kedua terjadi di Lubuk Gadang, Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Palembayan dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi satu meter.

"Longsor ini menimbun badan jalan mengakibatkan kendaraan tidak bisa melewati daerah itu," ujarnya.

Lalu longsor ketiga berada di Sungai Pua, Nagari Sungai Pua, Kecamatan Palembayan mengakibatkan badan jalan terban sepanjang 40 meter.

Selanjutnya longsor keempat berada di Kampuang Tabu, Nagari Sipinang, Kecamatan Palembayan mengakibatkan badan jalan terban sepanjang 20 meter.

Untuk membersihkan material longsor, BPBD telah menurunkan personel dan tim reaksi cepat.

Pembersihan material longsor juga melibatkan Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari dan masyarakat setempat.

"Kita juga menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor, agar kendaraan bisa melewati daerah itu," katanya.

Curah hujan disertai angin kencang melanda daerah itu juga mengakibatkan satu unit rumah milik Murcan (52) di Pasar Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjungmutiara tertimpa pohon.

Dengan kejadian ini, pihaknya mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara menghindari lokasi rawan longsor saat hujan melanda daerah itu.

"Ini bertujuan agar tidak menjadi korban saat longsor melanda daerah itu," lanjutnya.

Salah seorang warga Palembayan, Fadli (29), mengatakan jalan provinsi yang menghubungkan Bukittinggi menuju Pasaman Barat merupakan daerah rawan longsor.

Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah untuk membersihkan perbukitan sepanjang jalan tersebut agar dapat meminimalkan longsor sehingga pengguna jalan tidak terganggu. "Ini kita harapkan agar longsor berkurang ," katanya. (*)

#Tanah Longsor #Kota Padang #Sumatera Barat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Rapat Koordinasi Pimpinan DPR dengan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 25 Mei 2026
Rapat Koordinasi Pimpinan DPR dengan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Indonesia
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Kecelakaan, Sopir tak Bisa Kendalikan Mobil di Jalur Menikung
Mobil dinas yang ditumpangi orang nomor dua di Sumbar itu diduga mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi jalur yang menikung.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Kecelakaan, Sopir tak Bisa Kendalikan Mobil di Jalur Menikung
Indonesia
Tertutup Longsor Sejak Rabu, Jalur Utama Caringin Garut Sudah Bisa Dilalui Motor
Jalur utama Bungbulang–Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali bisa dilintasi kendaraan bermotor dari kedua arah
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Tertutup Longsor Sejak Rabu, Jalur Utama Caringin Garut Sudah Bisa Dilalui Motor
Indonesia
Jalan Cadas Pangeran Sumedang Jawa Barat Lumpuh Total Akibat Longsor
Akses Jalan Nasional Cadas Pangeran di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tertutup total akibat longsoran tebing sejak Rabu (8/4) petang tadi.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 April 2026
Jalan Cadas Pangeran Sumedang Jawa Barat Lumpuh Total Akibat Longsor
Indonesia
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Kayu hanyutan akibat banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar dimanfaatkan untuk hunian sementara hingga sumber PAD. Ini strategi pemerintah pascabencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Indonesia
Longsor di Jalur KA Maswati–Sasaksaat Bandung, PT KAI Butuh Waktu hingga 5 Jam untuk Lakukan Pembersihan
Material longsoran yang menutup jalur di Km 142+8/9 menyebabkan perjalanan KA 174 Ciremai serta sejumlah kereta api lainnya mengalami gangguan operasional.
Dwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Longsor di Jalur KA Maswati–Sasaksaat Bandung, PT KAI Butuh Waktu hingga 5 Jam untuk Lakukan Pembersihan
Berita Foto
Pulang Basamo 2026 Berangkatkan Ribuan Pemudik Menuju Sumatera Barat
Bus yang mengangkut peserta mudik dalam program Pulang Basamo 2026 bersiap meninggalkan kawasan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 15 Maret 2026
Pulang Basamo 2026 Berangkatkan Ribuan Pemudik Menuju Sumatera Barat
Indonesia
6 Kontrakan di Tebet Hancur, Pemkot Jaksel Andalkan Kayu Dolken Cegah Longsor Ciliwung Makin Parah
Ancaman tanah longsor di bantaran Kali Ciliwung, tepatnya di Jalan X, RT 06/10, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, kian parah.
Wisnu Cipto - Kamis, 12 Maret 2026
6 Kontrakan di Tebet Hancur, Pemkot Jaksel Andalkan Kayu Dolken Cegah Longsor Ciliwung Makin Parah
Indonesia
Nilai Spiritual Tradisi Balimau Masyarakat Minangkabau
Balimau telah berlangsung turun-temurun dalam masyarakat Minangkabau, yang dikenal kuat memegang falsafah “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.”
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
 Nilai Spiritual Tradisi Balimau Masyarakat Minangkabau
Indonesia
Gunung Marapi Erupsi, Semburkan Abu Vulkanis 1.500 Meter
Pos Gunung Api (PGA) melaporkan erupsi Gunung Marapi dengan lontaran abu setinggi 1.500 meter mengarah ke tenggara.
Dwi Astarini - Minggu, 01 Maret 2026
Gunung Marapi Erupsi, Semburkan Abu Vulkanis 1.500 Meter
Bagikan