Houthi Serang Kapal Tanker Inggris Andromeda Star
Houthi membajak sebuah kapal milik sebuah perusahaan Israel di Laut Merah. ANTARA/Anadolu/tm
MerahPutih.com - Gerakan Ansar Allah (Houthi) di Yaman utara telah melakukan serangkaian serangan pada kapal komersial maupun militer di kawasan selama berbulan-bulan, sebagai tanggapan atas operasi militer Israel di Jalur Gaza.
Serangan itu memicu AS membentuk koalisi multinasional untuk melindungi pelayaran di kawasan itu, serta menyerang target-target Houthi di daratan.
Terkini, Houthi mengatakan anggotanya menyerang kapal tanker Inggris Andromeda Star di Laut Merah dengan rudal anti kapal dan menembak jatuh pesawat nirawak (drone) MQ-9 Reaper Amerika Serikat.
"Angkatan Laut Yaman, menyerang kapal minyak Inggris Andromeda Star di Laut Merah dengan beberapa rudal anti kapal, yang mengenainya langsung. Pasukan Pertahanan Udara Angkatan Bersenjata Yaman juga berhasil menembak jatuh pesawat nirawak MQ-9 AS di wilayah udara provinsi Saada,” tulis juru bicara militer Houthi Yahya Saria di Telegram.
Baca juga:
AS Hancurkan Sistem Udara Tak Berawak Milik Houthi
Saria mengatakan, Houthi akan terus melakukan operasi militer sampai blokade (di Jalur Gaza oleh Israel) dihentikan dan hingga agresi terhadap warga Palestina" di Gaza berhenti.
Pemimpin Houthi Abdul Malik al-Houthi mengatakan dalam 202 hari pertempuran di Jalur Gaza, mereka telah menyerang 102 kapal yang berkaitan dengan Israel, dan pelabuhan Eilat Israel telah berhenti berfungsi karena serangan terus-menerus.
Sementara itu, pejabat militer Amerika Serikat mengonfirmasi kepada CBS News bahwa pesawat nirawak MQ-9 Angkatan Udara AS jatuh di Yaman pada Jumat.
Setelah dimulainya operasi militer terhadap warga Palestina di Jalur Gaza pada Oktober 2023,
Baca juga:
Houthi Dituduh Lancarkan 27 Serangan Terhadap Kapal Komersial di Laut Merah
Houthi mengatakan mereka akan menggunakan segala cara untuk mencegah perjalanan kapal-kapal yang terkait dengan Israel melalui Laut Merah dan Laut Arab, serta kapal-kapal lain menuju pelabuhannya, sampai Israel mengakhiri blokade dan peperangan di Gaza.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Resmi Tetapkan Pulau Galang Riau untuk Dijadikan ‘Rumah Sementara’ Rakyat Gaza Palestina yang Jadi Korban Perang
DPR Sebut Mengirim TNI ke Gaza Tanpa Jaminan Kesejahteraan Keluarga yang Ditinggalkan Merupakan Keputusan Zolim
Empat Syarat Wajib Jenderal Bintang Tiga Pimpin Misi Gaza, Apa Saja?
Panglima TNI Seleksi Jenderal Bintang Tiga Pimpin Pasukan Perdamaian ke Gaza
Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Perjanjian Gencatan Senjata
Rencana Pengiriman Pasukan ke Gaza, Legislator Ingatkan Presiden Prabowo untuk Berhati-Hati
Dewan Keamanan PBB Putuskan Kirim Pasukan ke Gaza, Indonesia Siap Berkontribusi
Dapat Restu dari PBB Kirim Pasukan ke Gaza, TNI Tunggu Perintah Prabowo
Thailand Bakal Bersihkan Ranjau Darat di Perbatasan Kamboja, Negara ASEAN Diminta Memantau
Dewan Keamanan PBB Setujui Pembentukan Pasukan Internasional Jaga Stabilitas Gaza