[HOAKS atau FAKTA]: Hanya Anies, Gubernur di Indonesia yang Didatangi 40 Dubes Tanpa Diundang

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2020
[HOAKS atau FAKTA]: Hanya Anies, Gubernur di Indonesia yang Didatangi 40 Dubes Tanpa Diundang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Sebuah akun Facebook Diana Ana mengunggah screenshot layar foto Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan beberapa orang diplomat asing. Dalam unggahannya tersebut ia menuliskan narasi:

Sejak Indonesia merdeka hingga sekarang, baru sekali ini seorang GUBERNUR mendapat kunjungan 40 Duta besar di dunia, tanpa di undang….,

Akun itu juga menambahkan tulisan “KAN #AniesKeren ????,”.

Baca Juga

Jokowi Harusnya Berterima Kasih ke Anies, Gerindra: Jangan Ada Kompetisi Tidak Sehat

CEK FAKTA:

Foto tersebut memang benar yaitu foto Gubernur Anies dengan 40 Duta Besar (Dubes) di antaranya berasal dari negara Kawasan Afrika, Amerika Latin dan Timur Tengah yang diambil di Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis, 11 April 2019.

Diketahui di Instagram Gubernur Anies yakni @aniesbaswedan, pada Selasa, 9 April 2019, Ia mengunggah beberapa foto Bersama para dubes di Balai Kota DKI Jakarta. Pada unggahan tersebut, Gubernur Anies menuliskan keterangan yang mengatakan bahwa kehadiran dubes yang ada adalah diundang dalam rangka kegiatan Diplomatic Corps Gathering.

“Diplomatic Corps Gathering tahun lalu langsung mengundang semua duta besar ke Balai Kota, berlangsung baik, namun sayangnya jadi sedikit kesempatan untuk berinteraksi lebih dekat dengan mereka. Jadi pada tahun ini kami undang bergelombang, pada gelombang pertama siang ini adalah duta besar dari negara-negara Asia Pasifik,” tulis akun Instagram @aniesbaswedan, Selasa (9/4/2019).

Foto tersebut mirip dengan foto karya Jurnalis Tribun News, Pebby Ade Liana pada artikel bertajuk “Terima Dubes 40 Negara, Anies Baswedan Dicurhati Pelayanan Transjakarta.”
Namun klaim akun Facebook Diana Ana yang mengatakan Gubernur Anies mendapat kunjugan dari 40 dubes ini tanpa diundang adalah salah.

KESIMPULAN:

Tim Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menegaskan unggahan akun Facebook Diana Ana itu keliru. Tentu saja kedatangan para duta besar itu merupakan undangan resmi dari Anies. (Knu)

#Anies Baswedan ##HOAKS/FAKTA
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Orang berinisial RS yang ditangkap polisi terkait kasus narkoba bukan Roy Suryo, melainkan Roby Satria, gitaris grup musik Geisha.
Dwi Astarini - 1 jam, 5 menit lalu
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
Tidak ada data, dokumen, atau keterangan resmi yang mendukung klaim konflik global, khususnya perang antara Amerika Serikat dan Iran, akan berdampak langsung pada terhentinya pasokan listrik maupun layanan internet di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
Kali ini, beredar informasi yang menyebut Menteri ESDM Bahlil mengancam akan mundur dari jabatannya jika Purbaya menurunkan harga BBM.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan Indonesia siap berperang melawan Isreal demi membela Palestina.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
tidak ditemukan pernyataan resmi dari Purbaya mengenai keinginan menstabilkan harga bahan bakar, beras, atau sembako seperti pada masa Presiden Soeharto.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Beredar informasi yang menyebut Garuda Indonesia merekrut pramugari gadungan yang sempat viral, cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Persiapkan Menkeu Purbaya Jadi Presiden di Periode Selanjutnya
Tidak ada pembahasan mengenai Prabowo yang ingin jadikan Purbaya sebagai presiden seperti klaim narasi.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Persiapkan Menkeu Purbaya Jadi Presiden di Periode Selanjutnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
Diketahui, video merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menggunakan Handphone di Ruangan Gelap bisa Sebabkan Kebutaan pada Mata
Penggunaan handphone dalam kondisi gelap memang dapat menyebabkan gangguan mata, tetapi tidak terbukti menyebabkan kebutaan permanen
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menggunakan Handphone di Ruangan Gelap bisa Sebabkan Kebutaan pada Mata
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
Prabowo disebut mencopot sejumlah menterinya ketika retret di retret, Sentul beberapa waktu lalu.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
Bagikan