[HOAKS atau FAKTA] : Wapres Gibran Bikin Program Bedah Rumah di Seluruh Indonesia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 21 November 2024
[HOAKS atau FAKTA] : Wapres Gibran Bikin Program Bedah Rumah di Seluruh Indonesia

Informasi itu diunggah akun Facebook “beda rumah” (Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dikabarkan membuat program bedah rumah gratis.

Informasi itu diunggah akun Facebook “beda rumah” membagikan foto yang menginformasikan adanya “Program Bedah Rumah” yang dibuat oleh Gibran.

Dalam narasinya disebutkan masyarakat yang ingin rumahnya direnovasi hanya perlu mendaftar ke kantor kantor Kecamatan terdekat.

NARASI

“PROGRAM BEDAH RUMAH YANG DI SELENGGARAKAN LANGSUNG OLEH Gibran Rakabuming Raka, B.Sc.

Daftarkan diri!!! Anda,keluarga,tetangga,kerabat atau orang yang menurut anda rumah sudah tidak layak huni dengan cara kirim poto rumah mengirim foto rumah nya dan foto orang yang menurut anda rumah sudah tidak layak huni. DAFTAR SEKARANG.
INI BERLAKU DI SELURUH WILAYAH INDONESIA”
“Segera Daftar diri anda tersedia di seluruh kabupaten , kecamatan dan kota yang ada di Indonesia”

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Cagub Jakarta Ridwan Kamil Sebut Jakmania Tak Spesial

FAKTA

Ternyata, informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran di laman resmi wapresri.go.id dengan memasukkan kata kunci “Bedah Rumah” dalam kolom pencarian.

Hasilnya, tidak ditemukan informasi mengenai “Program Bedah Rumah” dari Wapres Gibran. TurnBackHoax lalu mencari tahu seputar “Program Bedah Rumah”.

Diketahui, pemerintah pusat memiliki program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dijalankan Direktorat Jenderal Perumahan.

Program itu diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan mengajukan diri ke kepala desa atau lurah setempat, bukan lewat tautan di media sosial.

Penelusuran berlanjut menggunakan Google Lens untuk mengetahui keaslian foto dalam unggahan akun Facebook “beda rumah”.

Diketahui, foto itu berasal dari pemberitaan BeritaSatu.com yang tayang Juli 2024.

Konteks asli foto adalah momen pertemuan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep bersama Airlangga Hartarto (yang kala itu merupakan Ketua Umum Partai Golongan Karya).

Tidak ada pembahasan mengenai “Program Bedah Rumah” dalam pertemuan tersebut.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Ancam Bekukan KPK kalau Gagal Kejar Koruptor dalam 100 Hari

KESIMPULAN

Tidak ditemukan informasi resmi dari laman wapresri.go.id tentang program tersebut.

Unggahan berisi narasi “Program Bedah Rumah yang diselenggarakan langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming” merupakan konten tiruan.

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada para pelaku yang diduga menjalankan aktivitas di lapangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Bagikan