[HOAKS atau FAKTA]: Sindikat Pembiusan Untuk Perdagangan Organ Ilegal Berkeliaran di Pusat Perbelanjaan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 Maret 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Sindikat Pembiusan Untuk Perdagangan Organ Ilegal Berkeliaran di Pusat Perbelanjaan

Tangkapan layar hoaks.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Media sosial tengah viral soal adanya sindikat pembiusan yang berkeliaran di toilet mall di Jakarta.

Disebut-sebut, sindikat itu melakukan pembiusan untuk kemudian mengambil organ tubuh korbannya untuk dijual kembali.

Bahkan, sindikat itu terkait dengan perdagangan organ ilegal.

Informasi ini diunggah akun Facebook “Jejak Digital News” [arsip] dan akun TikTok “maklong_93”

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Gantikan Patrick Kluivert, STY Kembali Latih Timnas Indonesia


NARASI:

“Waspada! Sindikat Pembiusan di Toilet Mal Jakarta, Diduga untuk Perdagangan Organ. Kasus mengejutkan terjadi di salah satu mal di Jakarta, di mana sindikat pembiusan di toilet diduga terkait dengan perdagangan organ ilegal. Seorang pelaku telah diaman…”

“waspada untuk kitas semua,selalu berhati-hati jika henda ketempat sepi dan kalau bisa ajaklah teman anda jangan sendirian. hampir aja kakak kaos ptih ini kena bius oleh wanita baju biru lengan pjg di kamar mandi mall. perlengkapan bedahnya sungguh mengerikan.”

Namun, akun itu tak menyebutkan dimana lokasi mall yang dimaksud dan kapan peristiwa itu terjadi.

FAKTA:

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri gambar tangkapan layar dari video tersebut melalui Yandex Image.

Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan tribunnews.com “Video Viral Pembiusan di WTC Mangga Dua, Ternyata Bukan Pencurian Organ dan Terungkap Fakta Aslinya”.

Dari pemberitaan yang tayang Maret 2019 itu, diketahui bahwa memang terjadi penyekapan.
Namun, motif dari aksi tersebut tidak ada kaitannya dengan pembiusan untuk perdagangan organ ilegal.

Terkait jarum suntik yang ada dalam tas pelaku, Polisi menjelaskan pelaku sering membawa benda tersebut karena bekerja di bidang kosmetik.

Lalu, tak ada informasi resmi yang menyebut ada sindikat pembiusan untuk perdagangan organ ilegal berkeliaran di pusat perbelanjaan.

KESIMPULAN:

Konteks asli video sama sekali tak ada kaitannya dengan pembiusan untuk perdagangan organ. Video disertai klaim “sindikat pembiusan di mal untuk perdagangan organ” merupakan konten yang menyesatkan. (Knu)

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks #Viral
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Beredar informasi peserta Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara dipungut bayaran. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Olahraga
Aksi Baku Hantam, Main Sikut dan Tekel Horor Pemain Johor Darul Ta'zim Lawan Chelsea Banjir Hujatan Netizen
Namun, atmosfer pertandingan di Malaysia berubah menjadi memanas akibat tekel keras berbahaya pilar JDT ke sejumlah pemain The Blues
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Aksi Baku Hantam, Main Sikut dan Tekel Horor Pemain Johor Darul Ta'zim Lawan Chelsea Banjir Hujatan Netizen
Indonesia
Penyebab Kebakaran Nipah Mall Makassar Terungkap, BPBD Minta Masyarakat Waspada Berita Hoaks
Peristiwa amukan si jago merah tersebut terjadi pada Minggu (9/8) pukul 21.30 WITA
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Penyebab Kebakaran Nipah Mall Makassar Terungkap, BPBD Minta Masyarakat Waspada Berita Hoaks
Indonesia
Viral Unggahan Komentar Tenaga Kesehatan ke Pasien BPJS Meninggal, Nakes Harus Tanpa Diskriminasi,
Tenaga kesehatan yang terbukti melanggar etika profesi di media sosial diberikan pembinaan dan sanksi sesuai ketentuan agar menjadi pembelajaran Bersama
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Viral Unggahan Komentar Tenaga Kesehatan ke Pasien BPJS Meninggal, Nakes Harus Tanpa Diskriminasi,
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Bagikan