[HOAKS atau FAKTA]: Sindikat Pembiusan Untuk Perdagangan Organ Ilegal Berkeliaran di Pusat Perbelanjaan
Tangkapan layar hoaks.
MerahPutih.com - Media sosial tengah viral soal adanya sindikat pembiusan yang berkeliaran di toilet mall di Jakarta.
Disebut-sebut, sindikat itu melakukan pembiusan untuk kemudian mengambil organ tubuh korbannya untuk dijual kembali.
Bahkan, sindikat itu terkait dengan perdagangan organ ilegal.
Informasi ini diunggah akun Facebook “Jejak Digital News” [arsip] dan akun TikTok “maklong_93”
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Gantikan Patrick Kluivert, STY Kembali Latih Timnas Indonesia
NARASI:
“Waspada! Sindikat Pembiusan di Toilet Mal Jakarta, Diduga untuk Perdagangan Organ. Kasus mengejutkan terjadi di salah satu mal di Jakarta, di mana sindikat pembiusan di toilet diduga terkait dengan perdagangan organ ilegal. Seorang pelaku telah diaman…”
“waspada untuk kitas semua,selalu berhati-hati jika henda ketempat sepi dan kalau bisa ajaklah teman anda jangan sendirian. hampir aja kakak kaos ptih ini kena bius oleh wanita baju biru lengan pjg di kamar mandi mall. perlengkapan bedahnya sungguh mengerikan.”
Namun, akun itu tak menyebutkan dimana lokasi mall yang dimaksud dan kapan peristiwa itu terjadi.
FAKTA:
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri gambar tangkapan layar dari video tersebut melalui Yandex Image.
Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan tribunnews.com “Video Viral Pembiusan di WTC Mangga Dua, Ternyata Bukan Pencurian Organ dan Terungkap Fakta Aslinya”.
Dari pemberitaan yang tayang Maret 2019 itu, diketahui bahwa memang terjadi penyekapan.
Namun, motif dari aksi tersebut tidak ada kaitannya dengan pembiusan untuk perdagangan organ ilegal.
Terkait jarum suntik yang ada dalam tas pelaku, Polisi menjelaskan pelaku sering membawa benda tersebut karena bekerja di bidang kosmetik.
Lalu, tak ada informasi resmi yang menyebut ada sindikat pembiusan untuk perdagangan organ ilegal berkeliaran di pusat perbelanjaan.
KESIMPULAN:
Konteks asli video sama sekali tak ada kaitannya dengan pembiusan untuk perdagangan organ. Video disertai klaim “sindikat pembiusan di mal untuk perdagangan organ” merupakan konten yang menyesatkan. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Persiapkan Menkeu Purbaya Jadi Presiden di Periode Selanjutnya
Lagu “Tega” Rita Sugiarto Viral Lagi, Bagian Liriknya Dijadikan Tantangan Kreator TikTok
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
Lirik Lengkap "LOVE YOU LESS" dari Joji, Lagu Wajib Buat Korban Ghosting dan PHP
Viral di TikTok! Lagu ‘Die On This Hill’ Sienna Spiro, Ini Dia Liriknya