[HOAKS atau FAKTA]: Sidang Sengketa Pilpres 2024 Masih akan Dilanjutkan?

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 03 Mei 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Sidang Sengketa Pilpres 2024 Masih akan Dilanjutkan?

Sidang sengketa Pilpres 2024 kabarnya masih akan dilanjutkan. Foto: Dok/Turn Back Hoax

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polemik soal sidang sengketa Pemilu Presiden 2024 masih ramai dibahas di media sosial, meski hakim Mahkamah Konstitusi (MK) sudah mengetok palu.

Salah satunya Channel YouTube bernama AKTUAL yang membagikan sebuah video. Unggahan itu menampilkan gambar thumbnail suasana ruang sidang disertai dengan narasi yang menyatakan, bahwa tiga hakim MK membantah hasil sidang sengketa Pilpres 2024. Kemudian, sidang masih akan dilanjutkan.

NARASI

BREAKING NEWS

SIDANG MK BELUM SELESAI

3 HAKIM MK BANTAH HASIL MK PILPRES 2024

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Bertemu Megawati Sambil Makan Siang dan Bahas Pilkada 2024

FAKTA

Foto asli dari thumbnail yang beredar di channel YouTube AKTUAL
Foto asli dari thumbnail yang beredar di channel YouTube AKTUAL. Foto: Dok.Turn Back Hoax

Berdasarkan hasil penelusuran Turn Back Hoax, informasi yang beredar tersebut merupakan hoaks. Thumbnail yang ditampilkan dalam video itu merupakan momen ketika suasana pembacaan keputusan MK terkait penarikan atau pencabutan permohonan uji batas minimal usia Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden pada 2 Oktober 2023.

Foto aslinya juga dimuat dalam artikel Murianews.com dengan judul “Tok! Permohonan Uji Batas Usia Capres-Cawapres Resmi Dicabut”.

Narator dalam video tersebut pun hanya membacakan ulang artikel dari Mediaindonesia.com dengan judul “3 Hakim MK Beda Pandangan, Perludem: Putusan MK Tetap Harus Dipatuhi” yang dimuat pada 24 April 2024.

Artikel itu membahas peneliti dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Kahfi Adlan Hafiz, yang meminta agar masyarakat tetap menghormati hasil putusan dari MK terkait putusan sengketa Pilpres 2024, meski ada pro dan kontra terkait hasil putusan tersebut.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Tol Semarang-Demak Dijual ke China Seharga Rp 400 Miliar

Lalu, MK juga menolak permohonan yang diajukan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Jadi, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sudah ditetapkan sebagai Presiden-Wapres terpilih. Mereka akan segera dilantik pada 20 Oktober 2024 mendatang.

KESIMPULAN

Tidak ditemukan informasi terkait tiga hakim MK yang membantah hasil sidang sengketa Pilpres 2024 dan sidang masih akan dilanjutkan.

Video tersebut hanya berisi gabungan dari beberapa cuplikan video berbeda yang ditambahi dengan narasi yang menyesatkan. (knu)

#Berita Hoax #Hoax Atau Fakta #Sidang Mk #Pilpres 2024
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
Presiden RI, Prabowo Subianto, kabarnya menghentikan gaji anggota DPR selama tiga bulan. Uangnya akan digunakan untuk korban bencana alam.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesawat ATR 42-500 Jatuh karena Power Bank Penumpang Terbakar
Pesawat ATR 42-500 terjatuh karena power bank milik penumpang terbakar. Namun, apakah informasi ini bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Senin, 26 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesawat ATR 42-500 Jatuh karena Power Bank Penumpang Terbakar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Presiden AS, Donald Trump, dikabarkan akan menangkap Presiden RI, Prabowo Subianto, jika melakukan kerusakan alam hingga terjadi bencana.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
Hakim PN Surakarta memastikan, bahwa ijazah Jokowi palsu. Namun, apakah informasi ini bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, disambut ribuan orang saat tiba di lokasi bencana Sumatra. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Senin, 12 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Penularan virus Super Flu dinilai lebih cepat dan berbahaya dibanding COVID-19. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, terlihat asyik berjoget di tengah duka korban bencana Sumatera. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Australia Bagi-bagi Uang untuk Modal Usaha, Dititip Lewat Kementerian Agama
Pemerintah Australia bagi-bagi uang untuk modal usaha. Uang tersebut kabarnya dititipkan ke Kementerian Agama RI. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]:  Pemerintah Australia Bagi-bagi Uang untuk Modal Usaha, Dititip Lewat Kementerian Agama
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, kabarnya ingin merekrut Menkeu Purbaya ke PDIP. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke Sumatra hanya untuk pencitraan. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
Bagikan