[HOAKS atau FAKTA]: Satu Keluarga Hanya Makan Terigu Gegara Pembagian Sembako Tak Merata

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 23 Desember 2020
[HOAKS atau FAKTA]: Satu Keluarga Hanya Makan Terigu Gegara Pembagian Sembako Tak Merata

Tangkapan layar Instagram soal warga Depok makan tepung terigu karena bantuan COVID-19 tak merata. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar video di media sosial Instagram ada satu keluarga di Depok, Jawa Barat, bercerita hanya makan tepung untuk dikonsumsi sehari-hari akibat tidak kebagian bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Mereka pun melancarkan komentar dengan kurang meratanya pembagian bansos bagi warga yang terimbas COVID-19.

NARASI:

“Tak Dapat Bansos, Cerita Keluarga Ilma Kerap Makan Tepung Goreng.

Di tengah ramainya pemberitaan korupsi bantuan sosial (bansos), Ilma Ferzia Handayani (22) justru berjuang imbas bansos yang tak merata.

Usai Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara ditangkap Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK), sejumlah masyarakat mengungkapkan kekecewaan mereka.

Tak hanya warga net, beberapa masyarakat juga meluapkan kekesalan mereka. Ilma contohnya. Secara terang-terangan ia mengaku kecewa.

Pasalnya, di luaran sana banyak masyarakat yang menanti-nantikan bansos untuk keberlangsung hidup keluarganya.

Terutama mereka yang hidup mengontrak”

Narasi selengkapnya dibagian setelah referensi.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Jerman Bantu Bebaskan Rizieq Shihab

FAKTA:

Informasi tersebut tidak benar. Asep sang kepala keluarga yang berprofesi sebagai tukang ojek online dan Ilma istrinya adalah seorang penjual tepung terigu. Keduanya mengaku hanya diperintahkan untuk membenarkan pernyataan dan pertanyaan dari si penanya.

Dalam narasi video yang beredar, dijelaskan jika keluarga Asep tidak pernah mendapat bansos sembako dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Video yang beredar luas di medsos tersebut sampai diberitakan media daring hingga mengundang kehebohan di masyarakat.

Tangkapan layar Instagram soal warga Depok makan tepung terigu karena bantuan COVID-19 tak merata. (Foto: MP/turnbackhoax.id)
Tangkapan layar Instagram soal warga Depok makan tepung terigu karena bantuan COVID-19 tak merata. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

Kabar tersebut langsung direspons petugas Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Kecamatan Cimanggis, Polsek Cimanggis, dan Polrestro Depok.

Lurah PGS Supriyatun mengklarifikasi perihal video tersebut.

Menurut Supriyatun, Asep merupakan keluarga yang terdaftar mendapat bansos. Supriyatun selaku lurah juga sudah memberikan bantuan, baik berupa sembako atau pun uang tunai secara pribadi.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pohon Natal Dipasang di Halaman Istana Negara

KESIMPULAN

Berdasarkan penjelasan itu, sekeluarga yang hanya makan tepung selama sepekan tersebut tidak benar sehingga informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Beredar Kondom Halal Mengandung Air Zam-zam

##HOAKS/FAKTA #Depok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Usai Ditemukan Ruangan Musik Keras, Ratusan Narapidana Depok Dipindah ke Nusakambangan
Pemindahan tersebut juga menjadi peringatan bagi narapidana agar tidak melakukan pelanggaran terhadap aturan pemasyarakatan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Usai Ditemukan Ruangan Musik Keras, Ratusan Narapidana Depok Dipindah ke Nusakambangan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Kampus Unpad dan Undip disebut setuju dan siap jadi PTN pertama Program Pendidikan Gratis Prabowo. Cek Kebenaran Informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Indonesia
Pesta Sabu Diiringi Musik di Lapas Depok, Petugas Lapas Mulai Ditindak
Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno mengatakan pihaknya telah mengambil langkah hukum terhadap oknum pegawai yang diduga terlibat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pesta Sabu Diiringi Musik di Lapas Depok, Petugas Lapas Mulai Ditindak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Isi video terdapat cuplikan wawancara Mahfud MD yang membahas isi serta kelemahan RUU Perampasan Aset.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Setelah disimak, tidak benar ada 18 gubernur yang memberontak ingin keluar dari NKRI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Bagikan