[HOAKS atau FAKTA]: Rokok Herbal Menyehatkan, Bisa Jaga Kesehatan Jantung hingga Sembuhkan Virus

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juli 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Rokok Herbal Menyehatkan, Bisa Jaga Kesehatan Jantung hingga Sembuhkan Virus

Beredar unggahan di media sosial Facebook yang menyebut rokok herbal lebih sehat daripada rokok biasa (Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar unggahan di media sosial Facebook yang menyebut rokok herbal lebih sehat daripada rokok biasa. Dalam unggahan akun Agus Iswahyudi itu disebutkan rokok herbal menggunakan campuran berbagai tumbuhan dan rempah. Seperti daun cengkeh, bunga mawar, bunga melati, atau ginseng.

Karena bahan dasar alami inilah rokok herbal dipercaya lebih sehat daripada rokok biasa. Disebutkan beberapa manfaat rokok herbal seperti menjaga kesehatan jantung, membersihkan virus, mengobati sesak nafad hingga terapi hidung.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Rokok Elektronik Aman karena Tidak Mengandung Tar

FAKTA

Dari hasil penelusuran Turn Back Hoaks (Mafindo), informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Faktanya, rokok herbal juga mengandung zat berbahaya.

Rokok herbal mengandung tanaman yang jika dibakar akan menghasilkan karbon monoksida dan tar, yang sifatnya beracun bagi tubuh.

Banyak orang yang percaya bahwa label ‘alami’, ‘rendah tar’, atau ‘organik’ pada kemasan rokok herbal berarti tidak menimbulkan bahaya bagi kesehatan.

Berapapun tar yang dihasilkan dari rokok herbal tetap membahayakan kesehatan, apalagi bila rokok herbal terlalu sering digunakan.

Paparan karbon monoksida dari asap rokok herbal tidak hanya berdampak pada si perokok, tetapi juga orang di sekitar yang menghirup asapnya.

Hal ini karena karbon monoksida mampu merusak dinding saluran pernapasan dan pembuluh darah. Karena efek tersebut, perokok aktif maupun perokok pasif memiliki risiko penyakit pernapasan dan pembuluh darah, seperti bronkitis, penyakit paru obstruktif kronis, pneumonia, aterosklerosis, dan penyakit jantung.

Sejak tahun 2000, Federal Trade Commission (FTC) Amerika mengharuskan semua produk rokok herbal menuliskan peringatan “’Rokok herbal berbahaya bagi kesehatan Anda’ sebab menghasilkan tar dan karbon monoksida” di setiap kemasan.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA ]: Vape jadi Solusi Terbaik Berhenti Merokok

KESIMPULAN

Faktanya, rokok herbal juga mengandung zat berbahaya. Rokok herbal mengandung tanaman yang jika dibakar akan menghasilkan karbon monoksida dan tar, yang sifatnya beracun bagi tubuh. (Knu)

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Isi video terdapat cuplikan wawancara Mahfud MD yang membahas isi serta kelemahan RUU Perampasan Aset.
Dwi Astarini - 1 jam, 21 menit lalu
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Setelah disimak, tidak benar ada 18 gubernur yang memberontak ingin keluar dari NKRI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Klasifikasi resmi World Bank sendiri menempatkan Indonesia di kelompok negara berpenghasilan menengah-atas, bukan negara paling miskin.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Narasi itu merujuk pada peristiwa yang terjadi hampir tiga bulan sebelumnya, yakni aksi demonstrasi mahasiswa di Kota Malang pada Senin (15/6).
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Bagikan