[HOAKS atau FAKTA]: Polisi Bernyanyi Mandarin Bukan Warga Indonesia

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 10 Mei 2021
[HOAKS atau FAKTA]: Polisi Bernyanyi Mandarin Bukan Warga Indonesia

Tangkapan layar media sosial soal hoaks polisi Indonesia warga negara Tiongkok. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Akun Facebook Fahmi Gustino (fb.com/fahmi.gustino) pada 5 Mei 2021 mengunggah sebuah video ke grup PARTAI BERKARYA BANYUASIN.

Video itu memperlihatkan seorang polisi yang menyanyikan lagu berbahasa Mandarin dan terdapat narasi:

“Wereng coklat skrg dikuasai Aseng, Sesuatu yg tabu di era Orba. hatam china jadi APARATUR NEGARA, Negara ini sedang rusak, sadar lah Polisi Indonesia???, sebentar lagi bangsamu Dikuasai aseng!!!, mereka pakai nama pribumi menyaru, Menangis Indonesia? polisi jadi skrg jadi Musuh rakyat Indonesia, sombong nya mereka, sebantar lagi ilegal china masuk Indonesia Besar besaran Indonesia diperkosa china via Jokowi, menangis’ lah ibu Pertiwi, memalukan!!!!!,

Indonesia dirampok china Para pahlawan Nasional menngis, China Komunis dg polisi, presiden Indonesia china ngaku solo, ini harusnya diharamkan!!!!, hayo jgn diam bersiaplah berjihad Fisabilillah, LAWAN SEMUANYA INI!!!, Negeri ini bukan milik Aseng, Serentak Umat bersatulah Indonesia!!, Cegah semua ini!!!!, China itu pahamnya PKI!???”

Sumber: https://archive.ph/dJboj (Arsip)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ada Beda Paru-Paru Orang Sudah Divaksin COVID-19 dan Belum

FAKTA:

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, klaim adanya video polisi Tiongkok yang menyanyikan lagu berbahasa Mandarin merupakan klaim yang menyesatkan. Faktanya, bukan polisi Tiongkok.

Sosok polisi di video itu adalah Aipda Ucok Hans Simangunsong, anggota Bid Propam Polda Jambi yang memang terkenal karena sering menyanyikan lagu-lagu Mandarin yang ia unggah di saluran berbagi video.

Video yang sama, sebelumnya pernah beredar dengan klaim polisi cabang Tiongkok atau polisi Cina yang pindah ke Indonesia. Klaim ini sudah diperiksa faktanya, salah satunya di artikel berjudul [SALAH] Video “POLISI CABANG TIONGKOK, Polisi China Pinda Ke Indonesia” yang terbit di situs turnbackhoax.id pada 5 Januari 2021.

Tangkapan layar media sosial soal hoaks polisi Indonesia warga negara Tiongkok. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar media sosial soal hoaks polisi Indonesia warga negara Tiongkok. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Dikutip dari artikel tersebut, nama Ucok Hans Simangunsong melejit lewat sebuah tembang berbahasa Mandarin berjudul "Jiayou Wuhan" yang berarti "Ayo Semangat Wuhan" di tengah kondisi wabah virus corona pada Februari 2020.

Lagu itu sengaja ia persembahkan untuk menjadi penyemangat bagi warga Wuhan, termasuk juga ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang sedang melalui proses karantina di Natuna setelah dievakuasi dari Wuhan.

Dilansir dari Tribunnews, Aipda Hans Simangunsong anggota Bid Propam Polda Jambi yang sempat viral karena lagu "Jiayo Wuhan" itu lulus seleksi sekolah perwira.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Said Aqil Sebut Arab Merupakan Negara Komunis


KESIMPULAN:

Bukan polisi Tiongkok. Sosok polisi di video itu adalah Aipda Ucok Hans Simangunsong, anggota Bid Propam Polda Jambi yang memang terkenal karena sering menyanyikan lagu-lagu Mandarin yang ia unggah di saluran berbagi video. (Knu)

Baca Juga:

Apa Arti Kode Warna di Kemasan Pasta Gigi?

##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Kampus Unpad dan Undip disebut setuju dan siap jadi PTN pertama Program Pendidikan Gratis Prabowo. Cek Kebenaran Informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Isi video terdapat cuplikan wawancara Mahfud MD yang membahas isi serta kelemahan RUU Perampasan Aset.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Setelah disimak, tidak benar ada 18 gubernur yang memberontak ingin keluar dari NKRI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Bagikan